5 Kelebihan Pellegrini Yang Membuat City Lebih Berbahaya
Editor Bolanet | 14 Mei 2013 08:00
Bola.net - Roberto Mancini resmi dipecat sebagai Manajer Manchester City, pada Senin (13/5) malam waktu setempat. Petinggi City menyebut Mancini gagal memenuhi target musim ini, kecuali target untuk lolos ke Liga Champions musim depan.
Pelatih Malaga, Manuel Pellegrini dipercaya akan segera terbang ke kota Manchester untuk menggantikan tempat Mancini. Guardian menuliskan jika pelatih asal Chile itu sudah mencapai kesepakatan kontrak dengan The Citizen. Hanya tinggal formalitas sebelum Pellegrini menangani Sergio Aguero dkk.
Bagaimana gambaran kekuatan City di bawah kendali Pellegrini? Berikut paparan Guardian tentang kelebihan Pellegrini yang mampu membawa elang City terbang lebh tinggi. (guard/mac)
Formasi Yang Fleksibel

Manuel Pellegrini bukan tipe manajer yang terpaku dengan satu pola permainan. Pellegrini fleksibel, menyesuaikan formasi dengan skuad yang dimilikinya. Di Villarreal, ia sering menggunakan formasi 4-4-2 yang berubah menjadi 4-3-1-2 dengan menempatkan Juan Roman Riquelme sebagai penyerang lubang.
Di Real Madrid, yang mempunyai banyak gelandang handal, Pellegrini menumpuk pemain di lini tengah dan memakai formasi diamond, 4-2-3-1. Sementara di Malaga, Pellegrini memakai formasi 4-2-3-1 dan 4-4-2 secara bergantian.
Tugas Manuel Pellegrini di Manchester City dipercaya untuk menerapkan formasi 4-3-3 seperti yang Direktur Olahraga City, Txiki Begiristain inginkan. Pellegrini tidak memiliki banyak pengalaman menggukan formasi tersebut, tetapi pelatih asal Chile itu kemungkinan besar tidak akan sulit beradaptasi.
Permasalahan yang terjadi justru berada di dalam skuad City yang sudah terbiasa dengan pola permainan menumpuk gelandang di tengah. Di jaman Mancini, City jarang memaksimalkan kedua sayap untuk menyerang. Mancini lebih menyukai penguasaan bola dengan gelandang difokuskan untuk mengalirkan bola dari lini tengah, hal ini terlihat jelas ketika City kalah 0-1 dari Wigan di Final Piala FA.
Favorit Menggunakan Playmaker

Gaya permainan yang diusung Pellegrini kerap kali memaksimalkan potensi seorang playmaker, dan ia luar biasa dalam melakukan hal itu. Saat masih membesut River Plate, Pellegrini sukses melambungkan nama Andres D'Alessandro yang dimainkannya sebagai playmaker. Di Villarreal, Pellegrini mampu membangkitkan kembali skill Riquelme dengan menempatkannya di posisi playmaker setelah tampil kurang maksimal di Barcelona.
Di Real Madrid, Pellegrini punya sedikit masalah dengan menumpuknya gelandang berkualitas. Ini yang kemudian ia coba adaptasi dengan menggunakan formasi 4-2-3-1. Formasi milik Pellegrini berpusat di lini tengah untuk mengeluarkan kemampuan terbaik gelandang-gelandang mahal Madrid seperti Kaka dan Cristiano Ronaldo.
Di Malaga, Pellegrini sukses memaksimalkan peran Santi Cazorla dan juga Isco yang menggantikan peran Cazorla. Pellegrini piawai memanfaatkan pemain dengan skill olah bola tinggi. David Silva bisa lebih berbahaya lagi di bawah polesan Pellegrini.
Pola Permainan Terstruktur

Pola permainan Pellegrini mengandalkan kolektivitas tim, memanfaatkan pemain skill tinggi sebagai otak serangan. Bola dialirkan untuk melancarkan serangan brutal dengan memanfaatkan semua sisi lapangan.
Sementara untuk pertahanan, Pellegrini menggunakan 4 bek sejajar dengan satu gelandang bertahan. Berbeda dengan tipikal pelatih asal Chile yang fokus pada serangan brutal, Pellegrini lebih senang dominasi permainan, mengatur tempo dan menyerang secara efektif.
Mental Kompetisi Eropa

Perbedaan mencolok antara Mancini dan Pellegrini terlihat ketika bermain di kompetisi Eropa. Tersingkir di babak penyisihan grup dua tahun beruntun (meski City masuk dalamm grup sulit), jelas catatan yang memalukan. Bandingkan dengan Pellegrini yang sanggup membawa dua debutan (Villarreal dan Malaga) untuk setidaknya melaju ke babak perempat final.
Pellegrini mampu membawa timnya beradaptasi dengan iklim kompetisi Eropa. Villarreal sebagai contoh, mengandalkan pertahanan solid ketika hampir melaju ke babak final Liga Champions di tahun 2006. Villarreal hanya mencetak 8 gol di 12 laga Liga Champions, tetapi cukup membawa mereka ke babak perempat final.
Berbeda saat Pellegrini membesut Malaga, catatan gol yang membawa mereka lolos dari babak penyisihan grup. Sebaliknya, melawan Porto dan Dortmund, Malaga bermain dengan hati-hati tetapi tetap bisa mengintimidasi lawan. Melihat fakta ini, City mempunyai peluang lebih baik di Liga Champions di tangan Pellegrini.
Manajer Visioner

Meski Pellegrini terlihat cepat beradaptasi dengan sebuah klub, tetapi sejatinya ia melalui itu semua dengan proses panjang. Ketika menangani klub, Pellegrini memisahkan pemain yang perlu dipoles lagi agar bisa bermain sebagai kesatuan dengan tim.
Pellegrini tidak akan memiliki kontrol penuh di City, tetapi ia bersama dengan Begiristain perlu bekerja sama untuk membeli pemain yang bisa digunakan secara maksimal. Di Villarreal dan Malaga, Pellegrini berhasil menerapkan pola permainan yang akhirnya mampu menjadi ciri khas dan identitas klub, hal yang hilang dari City ketika masih ditangani Mancini.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Setelah Anderson, MU Juga Incar Bintang Nottingham Forest Ini
Liga Inggris 8 Juni 2026, 11:49
-
Michael Carrick Diklaim Mau Bawa Pulang Eks Anak Akademi Man United
Liga Inggris 8 Juni 2026, 06:36
LATEST UPDATE
-
Guillermo Ochoa, Ikon Timnas Meksiko di Piala Dunia
Piala Dunia 9 Juni 2026, 20:31
-
3 Tim kuda hitam di Piala Dunia 2026: Norwegia Punya Erling Haaland!
Piala Dunia 9 Juni 2026, 20:30
-
Daftar Pemain dan Nomor Punggung Timnas Portugal di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 9 Juni 2026, 19:58
-
Daftar 48 Negara Peserta Piala Dunia 2026
Tim Nasional 9 Juni 2026, 19:45
-
Daftar Pemain dan Nomor Punggung Timnas Brasil di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 9 Juni 2026, 18:51
-
Pembagian Grup Piala Dunia 2026
Piala Dunia 9 Juni 2026, 18:40
-
Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday
Tim Nasional 9 Juni 2026, 18:31
-
Daftar Pemain dan Nomor Punggung Timnas Argentina di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 9 Juni 2026, 18:22
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19











