5 Pemain Pekerja Keras Di Piala Dunia 2014
Editor Bolanet | 3 Juli 2014 04:52
Bola.net - Piala Dunia 2014 adalah ajang tempat pembuktian setiap pemain untuk menunjukkan besarnya kontribusi mereka untuk tim yang mereka bela. Persaingan mendapatkan gelar 'Raja Dunia' tentu juga menjadi sebuah motivasi tersendiri bagi setiap pemain untuk menunjukkan usaha terbesar mereka.
Beberapa pemain mungkin bisa dengan mudah dilihat kontribusinya dengan cara mencetak gol atau melakukan penyelamatan gemilang. Namun ada juga pemain beberapa yang menunjukkan kontribusinya dengan bekerja keras berlarian kesana-kemari mengejar bola untuk memberikan rekan-rekannya kesempatan memenangkan pertandingan.
Saat bola berada di kaki lawan, mereka akan mengejarnya mati-matian demi melindungi area pertahanan. Setelah bola kembali ke kaki kawan, mereka juga kembali berlari mencari ruang untuk menciptakan peluang emas demi gol kemenangan.
Di tengah panasnya lapangan mereka tidak kenal menyerah dan memilih untuk terus bekerja keras membantu tim mengejar mimpi menjadi 'Raja Dunia'. Berikut adalah pemain-pemain pekerja keras yang telah membuktikan besarnya kontribusi mereka di Piala Dunia 2014. (gms/art)
Charles Aranguiz

Kecepatan tertinggi: 29,1 kmph
Aranguiz bekerja sangat keras untuk bisa mengantarkan Chile meraih prestasi tertinggi di Piala Dunia 2014. Usaha kerasnya akhirnya bisa membuat Brasil harus susah payah meladeni Chile hingga drama adu penalti di babak 16 besar. Sayang Julio Cesar bermain terlalu gemilang di laga tersebut dan Chile harus mengakui keunggulan Brasil setelah kalah adu penalti.
Gokhan Inler

Kecepatan tertinggi: 28,5 kmph
Swiss dengan gemilang telah berhasil menahan imbang Argentina dalam laga 16 besar Piala Dunia 2014 lalu hingga pertandingan harus dilanjutkan dengan babak perpanjangan waktu. Kapten tim nasional Swiss ini adalah seorang sosok yang telah dengan hebat menahan gempuran dari Lionel Messi dkk. Namun apa daya sebuah serangan cepat Argentina akhirnya harus mengakhiri mimpi mereka setelah Angel Di Maria mencetak gol satu-satunya di penghujung babak tambahan.
Jermaine Jones

Kecepatan tertinggi: 31,6 kmph
Jermaine Jones adalah seorang pemain yang rela mengejar bola ke area pertahanan sendiri demi mengirimnya kembali ke area pertahanan lawan. Pada laga terakhirnya melawan Belgia pun Jones adalah pemain yang paling sering nampak di kamera. Itu karena dia memang benar-benar ada di mana-mana dan berlarian ke seluruh penjuru lapangan.
Marcelo Diaz

Kecepatan tertinggi: 28 kmph
Kerja kerasnya adalah fondasi dari tusukan maut Alexis Sanchez dan Arturo Vidal ke gawang lawan. Pada pertandingan melawan Brasil, kubu tuan rumah harus susah payah menjauhkan bola dari pantauan pemain ini atau mereka harus rela bertarung dengannya. Dia adalah satu dari dua pemain yang telah menembus jarak tempuh lebih dari 50 kilometer di Piala Dunia 2014.
Michael Bradley

Kecepatan tertinggi: 30,9 kmph
Bradley mungkin sering diharapkan menjadi seorang pemain yang memberikan umpan-umpan cantik untuk rekan-rekannya di Piala Dunia 2014 ini dan dikritik karena kontribusinya dalam hal tersebut dinilai kurang. Namun diam-diam ternyata peran terbesarnya untuk Amerika Serikat bukanlah dari umpan-umpan cantiknya. Dia adalah pemain paling pekerja keras menurut statistik di Piala Dunia 2014. Dia adalah pemain yang memiliki catatan jarak tempuh terbanyak diantara ratusan pemain-pemain lainnya di Piala Dunia 2014 ini.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Perempat Final Piala Dunia 2014: Mimpi Timnas Belgia Hancur di Tangan Gonzalo Higuain
Piala Dunia 15 September 2022, 20:36
-
Mengenang Kecemerlangan Memphis Depay di Piala Dunia 2014
Piala Dunia 14 September 2022, 18:04
-
Kilas Balik Perjalanan Brasil Selaku Tuan Rumah Piala Dunia 2014
Piala Dunia 14 September 2022, 17:45
-
Piala Dunia 2014: Tim Cahill Bersinar, Tetapi Australia Tenggelam
Piala Dunia 12 September 2022, 17:08
-
Mengenang Perjuangan Yunani di Piala Dunia 2014
Piala Dunia 9 September 2022, 18:29
LATEST UPDATE
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06




