5 Pemain yang Pernah Bermasalah dengan Josep Guardiola
Aga Deta | 8 September 2020 17:03
Bola.net - Josep Guardiola bisa dibilang salah satu pelatih sepak bola terbaik di era modern. Juru taktik asal Catalan itu muncul bersama Barcelona pada 2008 danBerikut ini 5 pemain yang bermasalah dengan Josep Guardiola memperkenalkan dimensi baru ke dalam olahraga dengan ide-ide revolusionernya.
Selama karier kepelatihannya, Guardiola sudah meraih banyak kesuksesan. Ia pernah mengantarkan Barcelona, Bayern Munchen dan Manchester City memenangkan gelar bergengsi.
Guardiola juga sudah sangat sering bekerja sama dengan pemain terhebat dari lapangan hijau. Lionel Messi, Kevin de Bruyne, dan Robert Lewandowski adalah pemain-pemain tersebut.
Meski dikenal sebagai pelatih juara, tapi karier Guardiola sebagai seorang pelatih ternyata tak selalu mulus. Pria asal Spanyol itu pernah beberapa kali mengalami perselisihan dengan anak buahnya.
Guardiola lebih menyukai pemain tertentu. Karena itu, pemain yang tidak memenuhi kriterianya, meski berstatus bintang, sulit mendapatkan tempat di timnya.
Berikut ini 5 pemain yang bermasalah dengan Josep Guardiola seperti dikutip dari Sportskeeda:
Joe Hart

Joe Hart adalah salah satu pemain terpenting Manchester City. Kiper Inggris ini memiliki refleks yang sangat baik dan sedang dalam perjalanan untuk menjadi legenda Manchester City dan menjadi favorit penggemar di Etihad Stadium.
Namun, kedatangan Pep Guardiola membuat Hart harus tersingkir. Gaya permainan Guardiola membutuhkan kiper yang sangat baik dengan bola di kakinya dan Hart tidak sesuai dengan keinginan Guardiola. Meski tidak pernah bertengkar, Hart mengakui bahwa ekspektasi Guardiola yang menyebabkan kepergiannya dari klub.
Hart meninggalkan Manchester City pada 2018 dan bergabung dengan Burnley untuk mencari kesempatan bermain di tim utama. Kiper Inggris ini sekarang bermain untuk Tottenham Hotspur bersama Jose Mourinho.
Mario Gotze

Mario Gotze masuk ke tim Borussia Dortmund pada tahun 2010. Ia saat itu secara luas dianggap sebagai Lionel Messi versi Jerman.
Gotze pindah ke Bayern Munchen pada 2013 dan menghabiskan beberapa tahun di bawah Pep Guardiola di klub Bavaria. Meski Bayern mendominasi di Bundesliga, Gotze justru terpinggirkan di bawah Guardiola.
PGuardiola dan Jurgen Klopp saat ini adalah dua manajer terbaik di Premier League dan memiliki kualitas yang kontras. Namun bagi Mario Gotze, memilih di antara keduanya tidak terlalu sulit.
Samuel Eto'o

Samuel Eto'o adalah salah satu dari banyak korban dari revolusi Pep Guardiola di Barcelona pada tahun 2008 dan 2009. Striker Kamerun itu juga tidak punya hubungan yang bagus dengan Guardiola.
Eto'o menjadi bagian penting dari kesuksesan Barcelona meraih treble di musim 2008-2009 tetapi tidak pernah akur dengan sang pelatih. Guardiola langsung menjual Ronaldinho dan Deco setelah kedatangannya. Satu musim kemudian giliran Eto'o yang diminta untuk meninggalkan Camp Nou.
Eto'o meninggalkan Barcelona untuk bergabung dengan Inter Milan dan memenangkan treble lagi di bawah Jose Mourinho pada musim 2009-10. Dia secara terbuka mengungkapkan permusuhannya dengan Guardiola dan mengklaim memiliki hubungan yang jauh lebih baik dengan Jose Mourinho dan pelatih legendaris Spanyol Luis Aragones.
Yaya Toure

Yaya Toure bermain di bawah asuhan Pep Guardiola di Barcelona dan Manchester City. Namun, pemain asal Pantai Gading itu selalu diabaikan pelatih asal Spanyol tersebut.
Meski kehadiran Xavi dan Andres Iniesta telah menghambat peluangnya di tim utama Barcelona, Yaya merupakan salah satu pemain kunci di Manchester City. Tapi, ia kehilangan posisinya setelah Guardiola datang.
Guardiola adalah sosok yang disegani di dunia sepak bola dan tuduhan serius Yaya Toure tetap menjadi noda pada rekor manajer Catalan tersebut. Meskipun Guardiola tidak pernah mendiskriminasikan para pemainnya atas dasar apa pun selain taktik, bukan rahasia lagi bahwa tidak ada cinta yang hilang antara manajer Manchester City itu dan Yaya Toure.
Zlatan Ibrahimovic

Ibrahimovic bergabung dengan Barcelona asuhan Pep Guardiola pada 2009. Awalnya ia cukup sukses di klub Catalan.
Dengan kemunculan Lionel, striker Swedia itu kehilangan tempatnya di klub dan terpaksa bermain di sayap. Ibrahimovic tidak bisa menerima perubahan taktik Guardiola tersebut.
Ibrahimovic bisa dibilang musuh paling terkenal Guardiola di dunia sepakbola. Namun, lemari trofi pelatih Catalan itu sulit untuk diperdebatkan dan Guardiola akan selalu dikenang sebagai salah satu pelatih paling sukses dalam sepak bola.
Sumber: Sportskeeda
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil BRI Super League: Dewa United Tekuk PSS Sleman dan Naik ke Puncak Klasemen
Bola Indonesia 20 September 2026, 17:28
-
Karate Tambah Satu Medali Perunggu bagi Indonesia di Asian Games 2026
Olahraga Lain-Lain 20 September 2026, 16:43
-
Mourinho dan Simeone Kembali Bertemu di Derby Madrid Setelah 12 Tahun
Liga Spanyol 20 September 2026, 15:52
-
Ini Alasan Declan Rice Lolos dari Kartu Merah saat Arsenal Kalah dari Brighton
Liga Inggris 20 September 2026, 15:00
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 20 September 2026, 14:45
LATEST UPDATE
-
Link Streaming Atletico Madrid vs Real Madrid di La Liga, 20 September 2026
Liga Spanyol 20 September 2026, 20:05
-
Tampil Impresif di Awal Musim, Xavi Espart Dapat Kontrak Baru dari Barcelona
Liga Spanyol 20 September 2026, 20:00
-
Hansi Flick Sebut Raphinha Kapten Terbaik Barcelona
Liga Spanyol 20 September 2026, 19:09
-
Link Streaming Man City vs Sunderland di Premier League, 20 September 2026
Liga Inggris 20 September 2026, 18:45
-
Link Streaming Bournemouth vs Liverpool di Premier League, 20 September 2026
Liga Inggris 20 September 2026, 18:30
-
Link Streaming Persijap vs Persib, 20 September 2026
Bola Indonesia 20 September 2026, 17:59
-
Hasil BRI Super League: Dua Kartu Merah Warnai Laga, Borneo FC Tekuk Bali United 1-0
Bola Indonesia 20 September 2026, 17:31
-
Hasil BRI Super League: Dewa United Tekuk PSS Sleman dan Naik ke Puncak Klasemen
Bola Indonesia 20 September 2026, 17:28
-
Karate Tambah Satu Medali Perunggu bagi Indonesia di Asian Games 2026
Olahraga Lain-Lain 20 September 2026, 16:43
-
Sumaya Sumbang Perak untuk Indonesia dari Teqball Putri di Asian Games 2026
Olahraga Lain-Lain 20 September 2026, 16:34
-
Mourinho dan Simeone Kembali Bertemu di Derby Madrid Setelah 12 Tahun
Liga Spanyol 20 September 2026, 15:52
-
Ini Alasan Declan Rice Lolos dari Kartu Merah saat Arsenal Kalah dari Brighton
Liga Inggris 20 September 2026, 15:00
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 20 September 2026, 14:50
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 20 September 2026, 14:47
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 20 September 2026, 14:45
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
