6 Kandidat Pengganti Erik Ten Hag di Manchester United, Thomas Tuchel Masuk!
Aga Deta | 1 Februari 2024 18:32
Bola.net - Manajer Manchester United Erik ten Hag tengah berada di bawah tekanan. Ia berpotensi didepak dari jabatannya pada akhir musim nanti.
Ten Hag saat ini memasuki musim keduanya di Old Trafford. Eks pelatih Ajax Amsterdam itu belum berhasil membawa Manchester United tampil menjanjikan sepanjang musim 2023/2024.
Manchester United sudah tersingkir dari ajang Liga Champions dan Carabao Cup musim ini. Bruno Fernandes dan kolega juga cuma mampu menempati peringkat 8 klasemen Premier League dengan torehan 32 poin dari 21 pertandingan.
Manchester United berpotensi gagal finis di zona Liga Champions pada akhir musim nanti. Kalau itu terjadi, Sir Jim Ratcliffe bisa saja mengakhiri kerja sama dengan Ten Hag.
Berikut ini enam kandidat pengganti Erik Ten Hag di Manchester United.
1. Thomas Tuchel

Thomas Tuchel baru bergabung dengan skuad Bayern Munchen pada Maret 2023 lalu. Mantan manajer Chelsea itu ditunjuk sebagai pengganti Julian Nagelsmann yang dipecat.
Sayangnya, situasi Bayern di bawah Tuchel saat ini tak bagus-bagus amat. Mereka tertinggal dua poin dari Bayer Leverkusen yang memimpin klasemen sementara Bundesliga.
Alhasil, Tuchel kerap mendapat kritik dari berbagai macam pihak, termasuk mantan pemain Bayern. Menurut laporan Metro, Tuchel masuk dalam daftar kandidat pengganti Erik Ten Hag.
2. Ruben Amorim

Ruben Amorim saat ini merupakan pelatih Sporting Lisbon. Dia pernah dikaitkan dengan Manchester United dan sepertinya akan dikaitkan lagi apabila Erik Ten Hag dipecat.
Amorim berhasil mengubah Sporting menjadi tim kuat di Liga Portugal. Dia berhasil membawa timnya meraih juara liga pada musim 2020/2021 lalu.
Pada musim 2023/2024, Sporting saat ini berada di puncak klasemen Liga Portugal. Mereka berpeluang besar mengakhiri musim ini dengan status juara.
3. Xavi

Xavi saat ini menjabat sebagai pelatih Barcelona. Namun, dia akan tersedia pada musim panas ini karena akan mundur dari Camp Nou setelah musim ini berakhir.
Xavi mengambil alih Barcelona pada November 2021 lalu. Dia berhasil membawa Blaugrana meraih gelar La Liga dan Piala Super Spanyol pada musim lalu.
Sayangnya, penampilan Barcelona pada musim ini kurang mengesankan. Karena itu, Xavi memutuskan mundur dari jabatannya pada akhir musim ini.
4. Graham Potter

Graham Potter punya kinerja yang bagus bersama Brighton. Dia berhasil menyulap The Seagulls menjadi tim kuda hitam di Premier League.
Sayangnya, Potter gagal total di Chelsea. Pelatih asal Inggris tersebut pada akhirnya dipecat setelah serangkaian hasil buruk yang diraih klub.
Potter tidak berhasil saat menangani Chelsea. Meski begitu, Sir Jim Ratcliffe sepertinya merupakan penggemar Potter dan sempat ingin merekrutnya untuk melatih Nice.
5. Michael Carrick

Michael Carrick bertugas sebagai asisten Ole Gunnar Solskjaer di Manchester United. Dia kemudian diangkat menjadi manajer interim Setan Merah setelah Solskjaer dipecat.
Carrick sebenarnya menunjukkan kinerja yang cukup bagus di Old Trafford. Dia memimpin Setan Merah dalam tiga pertandingan sebelum akhirnya digantikan Ralf Rangnick.
Kini Carrick sedang menangani Middlesbrough. Boro berhasil menembus semifinal Carabao Cup sebelum disingkirkan Chelsea.
6. Kieran McKenna
Kieran McKenna juga pernah menjadi anggota staf pelatih Manchester United. Pria berusia 37 tahun tersebut kemudian ditunjuk menjadi manajer Ipswich Town pada 16 December 2021.
McKenna berhasil memimpin Ipswich meraih promosi otomatis ke Championship musim lalu. The Tractor Boys finis di peringkat kedua klasemen akhir League One.
Sekarang timnya menduduki peringkat kedua di klasemen Championship setelah 28 pertandingan. Mereka hanya terpaut satu poin dari pemimpin klasemen Leicester City dan berpeluang besar promosi ke Premier League.
Sumber: Mirror
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Lawan Singapura, John Herdman Ingatkan Timnas Indonesia untuk Bersabar
Tim Nasional 25 September 2026, 17:06
-
3 Pilar Timnas Indonesia yang Bisa Jadi Penentu Lawan Singapura
Tim Nasional 25 September 2026, 16:06
-
Arsenal Cemas, Kai Havertz Cedera Hamstring Saat Bela Jerman
Liga Inggris 25 September 2026, 14:27
-
Sepak Takraw Putri Indonesia Raih Medali Perunggu Asian Games 2026
Olahraga Lain-Lain 25 September 2026, 13:24
-
Jadwal Timnas Indonesia vs Singapura Hari Ini
Tim Nasional 25 September 2026, 10:52
LATEST UPDATE
-
5 Alasan Pau Cubars Jadi Sosok Penting di Lini Belakang Barcelona
Lain Lain 26 September 2026, 10:00
-
Italia Sudah Memberikan Segalanya
Piala Eropa 26 September 2026, 08:54
-
Italia Sebenarnya Punya Peluang, tapi Kecolongan Serangan Balik Belgia
Piala Eropa 26 September 2026, 07:47
-
Kemenangan Belgia atas Italia Terasa Istimewa
Piala Eropa 26 September 2026, 07:43
-
Mengungkap Masalah Italia Saat Kalah dari Belgia
Piala Eropa 26 September 2026, 07:33
-
Tumbangkan Italia, Mika Godts Menikmati Permainan Menyerang Belgia
Piala Eropa 26 September 2026, 07:23
-
Kylian Mbappe Cedera, Zidane: Bisa Serius dan Absen di Laga Berikutnya
Piala Eropa 26 September 2026, 06:50
-
Turki vs Prancis: Jangan Hanya Melihat Skor Akhir
Piala Eropa 26 September 2026, 06:42
-
Instruksi Zinedine Zidane kepada Para Pemainnya saat Prancis Hadapi Turki
Piala Eropa 26 September 2026, 06:30
-
Membandingkan Debut Zidane, Mancini, Van Bommel, Xavi, Klopp, dan Jorge Jesus
Piala Eropa 26 September 2026, 06:20
-
Hasil Italia vs Belgia: Periode Kedua Mancini Diawali dengan Kekalahan
Piala Eropa 26 September 2026, 05:34
-
Hasil Turki vs Prancis: Cedera Mbappe Warnai Debut Kemenangan Zidane
Piala Eropa 26 September 2026, 05:28
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33



