6 Pemain Terpinggirkan Chelsea yang Layak Diberi Kesempatan oleh Frank Lampard
Aga Deta | 12 Juli 2019 15:19
Manajer baru Chelsea Frank Lampard punya tugas yang berat pada musim pertamanya di klub. Sang manajer tidak bisa membeli pemain baru karena The Blues terkena hukuman larangan transfer.
Situasi itu membuat Chelsea tidak bisa melakukan peremajaan skuat. The Blues hanya bisa memaksimalkan pemain yang ada atau pilar-pilar mereka yang kembali dari masa peminjaman dari klub lain.
Chelsea baru saja kehilangan ikon tim, Eden Hazard, yang mengejar mimpinya pindah ke klub raksasa La Liga, Real Madrid.
Kendati tak bisa berbelanja pemain, Lampard masih bisa memanfaatkan para pemain-pemain yang musim lalu tidak mendapat kesempatan entah karena dipinjam atau sulit bersaing dengan skuat utama.
Chelsea sejatinya punya banyak stok pemain berkualitas. Mereka butuh kesempatan. Siapa saja mereka?
Mason Mount

Gelandang berusia 20 tahun, Mason Mount, sudah bekerja sama dengan Frank Lampard ketika menjalani masa peminjamannya di Derby Country pada musim 2018/19 lalu.
Bersama The Rams, dirinya juga terus mampu mendapatkan menit bermain reguler, dan Mount dapat membantu Derby lolos ke babak play-off. Walau pada akhirnya harus menelan kekalahan atas Aston Villa di laga final, penampilannya tetap terbilang impresif dengan mengoleksi delapan gol dan lima assist.
Michy Batshuayi

Sudah dua musim beruntun Michy Batshuayi terlempar dari skuat Chelsea, dan harus rela hengkang ke berbagai klub (Borussia Dortmund, Valencia, dan Crystal Palace), sebagai pemain pinjaman.
Kendati begitu, masa depan Batshuayi di The Blues nampaknya mulai bertemu kejelasan. Karena, setelah klub asal kota London enggan untuk mempermanenkan Gonzalo Higuain, dirinya berkesempatan untuk bisa menembus skuat utama.
Callum Hudson-Odoi

Bakat dari Callum Hudson-Odoi sudah terlihat di musim lalu. Akan tetapi, pemain berpapsor Inggris tersebut tidak cukup sering untuk bisa memperlihatkan tajinya secara maksimal, karena kalah saing dengan pemain-pemain bintang lainnya seperti Eden Hazard dan Pedro Rodriguez.
Di bawah kepelatihan Frank Lampard, sepertinya menjadi waktu yang tepat baginya untuk mulai mendapatkan kepercayaan lebih banyak lagi. Terlebih, Hazard telah hengkang ke Real Madrid.
Andreas Christensen

Melihat inkosistensi performa yang ditunjukkan bek tengah Chelsea, David Luiz di musim lalu, nampaknya membuat dirinya akan kehilangan tempat regulernya di musim 2019-2020.
Hal tersebut, membuat Frank Lampard kemungkinan besar mulai mencoba Andreas Christensen untuk berduet dengan Antonio Rudiger.
Ruben Loftus-Cheek

Musim lalu, Ruben Loftus-Cheek, memang mampu tampil sebanyak 24 kali di ajang Premier League. Akan tetapi, dirinya lebih sering diturunkan dari bangku cadangan dan hanya delapan kali dipercaya sebagai starter.
Maka dari itu, dirinya sangat berambisi bisa mendapatkan kepercayaan lebih banyak lagi di bawah asuhan Frank Lampard. Mengingat Mateo Kovacic yang juga sering mengalami inkonsistensi performa, membuat Loftus-Cheek berkesempatan mengambil tempat utamanya.
Tammy Abraham

Tiga musim beruntun disekolahkan ke klub lain (Bristol City, Swansea City, dan Aston Villa), membuat penampilan Tammy Abraham semakin terlihat matang. Bahkan, di musim lalu ketika memperkuat The Villans, dirinya mampu membantu skuat asuhan Dean Smith promosi ke Premier League, usai mengalahkan Derby Country pada laga final Play-off.
Musim 2019-2020 Abraham berkemungkinan besar akan bisa menembus skuat utama Chelsea. Mengingat klub yang bermarkas di Stamford Bridge tersebut hanya mempunyai tiga pemain yang bisa berperan sebagai penyerang (Olivier Giroud, Michy Batshuayi, dan dirinya).
Sumber: Bola.com
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
Daftar Transfer Resmi Premier League Januari 2026
Liga Inggris 20 Januari 2026, 12:09
LATEST UPDATE
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Monaco: Live SCTV, Mengenang Drama 2004 di Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:08
-
Tempat Menonton Bodo/Glimt vs Man City: Live SCTV dan Streaming di Vidio
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:00
-
Tempat Menonton Inter vs Arsenal: Jam Berapa Siaran Langsung UCL Laga Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:45
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06








