7 Pelatih Penakluk El Clasico di Camp Nou

Aga Deta | 2 Desember 2016 11:02
7 Pelatih Penakluk El Clasico di Camp Nou
Lionel Messi dan Josep Guardiola (c) AFP

Bola.net - Bola.net - akan menerima kunjungan Real Madrid dalam lanjutan La Liga pada akhir pekan ini. Duel panas bertajuk El Clasico ini memang sangat ditunggu oleh penggemar sepakbola dari seluruh penjuru dunia.

Luis Enrique tentunya bertekad menumbangkan seteru abadinya itu guna memangkas jarak enam poin dengan Madrid. Namun, hal tersebut juga bukan pekerjaan yang mudah lantaran Los Blancos sedang dalam performa yang bagus.

Advertisement

Enrique sendiri sudah menjalani pertandingan El Clasico sebagai pelatih Barca sebanyak empat laga dengan catatan dua kemenangan dan dua kekalahan. Namun, ia baru sekali saja mempersembahkan kemenangan jika bermain di Camp Nou.

Mengingat duel Barcelona vs Real Madrid akan berlangsung di Camp Nou, berikut ini para pelatih yang mampu meraih kemenangan terbanyak di El Clasico jika bertarung di markas Barca.

1 dari 7 halaman

Johan Cruyff (Barcelona)

Johan Cruyff (Barcelona)

8 pertandingan: 6 menang, 2 seri (17-4)
  • 1988-1989: 0-0
  • 1989-1990: 3-1
  • 1990-1991: 2-1
  • 1991-1992: 1-1
  • 1992-1993: 2-1
  • 1993-1994: 5-0
  • 1994-1995: 1-0
  • 1995-1996: 3-0
Johan Cruyff merupakan sosok yang tidak bisa dilepaskan dari kesuksesan Barcelona. Sebagai pemain, Cruyff membawa Barca meraih gelar liga untuk pertama kalinya dalam 14 tahun. Sebagai pelatih ia mampu mengantarkan Blaugrana berprestasi di level Eropa.

Selama delapan tahun di Camp Nou, Cruyff mampu mengantarkan klub Spanyol itu empat kali menjadi juara La Liga, tiga kali meraih Piala Super Spanyol, satu Piala Eropa, satu gelar Copa Del Rey dan beberapa trofi lainnya. Dengan total 11 gelar, Cruyff dianggap sebagai salah satu pelatih Barcelona tersukses sebelum dilewati Josep Guardiola.
2 dari 7 halaman

Miguel Munoz (Real Madrid)

Miguel Munoz (Real Madrid)

14 pertandingan: 6 menang, 3 seri, 5 kalah (18-20)
  • 1960-1961: 3-5
  • 1961-1962: 3-1
  • 1962-1963: 1-5
  • 1963-1964: 1-2
  • 1964-1965: 1-2
  • 1965-1966: 2-1
  • 1966-1967: 2-1
  • 1967-1968: 1-1
  • 1968-1969: 1-1
  • 1969-1970: 1-0
  • 1970-1971: 0-1
  • 1971-1972: 1-0
  • 1972-1973: 1-0
  • 1973-1974: 0-0
Munoz menghabiskan hampir seluruh karir bermainnya di Real Madrid sebelum mulai menangani klub pada tahun 1959. Berbekal pemain bintang seperti Alfredo Di Stefano dan Ferenc Puskas di skuatnya, Munoz mampu memberikan kesuksesan besar baik di level domestik maupun Eropa.

Munoz sanggup membawa Los Blancos meraih sembilan gelar liga domestik, dua gelar Piala Champions, dan satu gelar Piala Interkontinental. Tak ayal, pencapaian ini membuat namanya tercatat dengan tinta emas dalam sejarah kebesaran Madrid sebagai pelatih tersukses yang pernah menangani Madrid.
3 dari 7 halaman

Fernando Daucik (Barcelona)

Fernando Daucik (Barcelona)

4 pertandingan: 4 menang (17-5)
  • 1950-1951: 7-2
  • 1951-1952: 4-2
  • 1952-1953: 1-0
  • 1953-1954: 5-1
Daucik adalah pelatih asal Slovakia yang mempunyai karir kepelatihan yang panjang dan salah satunya bersama Barcelona. Ia mampu mengantarkan Barcelona meraih kejayaan pada era 1950an. Selama empat tahun, Daucik mampu mempersembahkan tujuh trofi termasuk dua gelar La Liga. Sayangnya, ia meninggalkan klub pada tahun 1954 setelah berselisih dengan beberapa pemainnya.
4 dari 7 halaman

Terry Venables (Barcelona)

Terry Venables (Barcelona)

4 pertandingan: 4 menang (10-5)
  • 1984-1985: 3-2
  • 1985-1986: 2-0
  • 1986-1987: 3-2
  • 1986-1987: 2-1
Setelah meraih  kesuksesan bersama Crystal Palace dan QPR, Venables menerima tawaran melatih Barcelona atas rekomendasi Sir Bobby Robson. El Tel menghabiskan tiga tahun di Barca dan sukses mempersembahkan gelar La Liga pada musim 1984-1985. Namun, Venables akhirnya dipecat Barcelona pada tahun 1987 setelah gagal mempersembahkan trofi juara.
5 dari 7 halaman

Helenio Herrera (Barcelona)

Helenio Herrera (Barcelona)

3 pertandingan: 3 menang (9-2)
  • 1958-1959: 4-0
  • 1959-1960: 3-1
  • 1980-1981: 2-1
Herrera pernah menangani Barcelona dalam dua periode terpisah dan mempersembahkan berbagai macam gelar. Yang pertama adalah antara 1958 dan 1960. Meski hanya dua tahun saja ia mampu mempersembahkan satu Piala Fairs (1958), dua gelar La Liga (1958/1959 dan 1959/1960) dan satu Copa del Generalissimo alias Copa del Rey (1959).

Pada akhir kariernya sebagai pelatih, Herrera memutuskan kembali ke Barca dan menangani klub itu selama dua tahun antara 1979 dan 1981. Ia masih sempat memenangkan satu Copa del Generalissimo pada 1981 sebelum menutup karir kepelatihannya.
6 dari 7 halaman

Josep Samitier (Barcelona)

Josep Samitier (Barcelona)

3 pertandingan: 3 menang (9-2)
  • 1944-1945: 5-0
  • 1945-1946: 1-0
  • 1946-1947: 3-2
Josep Samitier ditunjuk menangani Barcelona pada tahun 1944. Mantan gelandang Barcelona dan Real Madrid ini pun langsung meraih sukses dengan mengantarkan Barcelona meraih gelar La Liga di tahun 1945 atau gelar kedua klub Catalan tersebut di musim pertamanya. Samitier juga punya rekor yang cukup impresif ketika berhadapan dengan Real Madrid di Camp Nou.
7 dari 7 halaman

Josep Guardiola (Barcelona)

Josep Guardiola (Barcelona)

3 pertandingan: 3 menang, 1 kalah (gol: 9, kebobolan 2)
  • 2008-2009: 2-0
  • 2009-2010: 1-0
  • 2010-2011: 5-0
  • 2011-2012: 1-2
Josep Guardiola adalah salah satu pelatih yang cukup sukses memberikan banyak gelar kepada Barcelona. Selama menangani Blaugrana selama empat musim antara tahun 2008-2012, Guardiola tak kurang sudah memberikan 15 gelar termasuk tiga titel La Liga dan dua trofi Liga Champions. Setelah meninggalkan Barca, Guardiola melanjutkan karirnya di Bayern Munchen dan sekarang Manchester City.

LATEST UPDATE