9 Momen Paling Gila Dalam Sepakbola
Editor Bolanet | 6 Oktober 2012 05:39
Bola.net - Sepakbola adalah olahraga penuh drama. Tak ada yang benar-benar pasti dalam sepakbola sampai wasit meniupkan peluit terakhirnya.
Pemain sepakbola, seberapa pun hebatnya, tetaplah manusia. Mereka memiliki perasaan dan bisa terbawa suasana permainan. Penggemar sepakbola sudah sering melihat bagaimana euforia kemenangan, tangis kesedihan, hingga luapan kemarahan pemain sepakbola.
Berikut adalah sembilan momen paling gila dalam sepakbola dunia yang terekam kamera. (tfm/hsw)
Zidane Menanduk Materazzi
Zidane selalu dikenal sebagai pribadi yang kalem, tak banyak tingkah dan jauh dari kesan emosional. Penampilannya di lapangan juga tidak eksplosif, namun elegan dan berkelas. Ia adalah salah satu pemain terhebat dalam sejarah sepakbola.
Namun penampilan gemilang Zinedine Zidane di Piala Dunia 2006 Jerman ternoda oleh iniden tandukannya kepada Marco Materazzi. Zidane yang sebelum pertandingan telah menyatakan akan pensiun usai Piala Dunia dan telah terpilih sebagai pemain terbaik turnamen mengakhiri kariernya dengan buruk.
Namun siapa yang tak akan marah jika ada yang menghina adiknya sebagai pelacur? Zidane juga mengatakan lebih baik mati daripada meminta maaf kepada Materazzi.
Bowyer dan Dyer Berkelahi di Lapangan
Memiliki dua sosok bad boy dalam satu tim bisa berakibat besar. Newcastle sudah pernah membuktikannya. Newcastle memiliki dua sosok nakal, Lee Bowyer dan Kieron Dyer.
Saat itu, Newcastle kalah 0-3 dari Aston Villa. Entah apa sebabnya, Bowyer dan Dyer terlibat saling pukul ketika di lapangan. Perkelahian itu akhirnya bisa dilerai oleh pemain dari kedua tim.
Setelah pertandingan, kedua pemain meminta maaf kepada fans atas tindakannya, namun mereka tak mau meminta maaf satu sama lain.
Eric Cantona Menghajar Fans Crystal Palace
Pada Januari 1995, Eric Cantona mendapatkan kartu merah karena melanggar Richard Shaw. Pelanggaran menarik jersey lawan itu sebenarnya cukup 'normal'. Namun reaksi Cantona yang kemudian bikin heboh.
Saat meninggalkan lapangan, Cantona beradu mulut dengan seorang suporter Palace. Kehilangan kesabaran, The King Cantona melepaskan tendangan terbang ke arah sang suporter. Belum puas, Cantona juga melepaskan bogem mentah.
Cantona mendapat hukuman ganda, dari pengadilan dan dari FA.
Ben Tatcher Membuat Pedro Mendes Pingsan
Ben Tatcher mendapat banyak cercaan atas kelakuan kasar yang dia tunjukkan ketika bermain. Salah satu yang paling diingat adalah pelanggarannya terhadap Pedro Mendes.
Tatcher yang membela Manchester City berlari ke arah Mendes dan langsung menyikutnya. Mendes terlempar ke papan iklan dan sempat tak sadarkan diri. Anehnya, wasit hanya memberikan kartu kuning. Namun Tatcher akhirnya mendapat hukuman laranangan bermain dalam enam pertandingan.
Roy Keane Mengakhiri Karir Haaland
Roy Keane memiliki dendam kesumat yang dipendam kepada Alf-Inge Haaland. Keano melampiaskannya dalam derby Manchester pada 2001.
Keano mendapat kartu merah atas pelanggaran berat itu. Namun nasib Haaland lebih tragis karena harus mengakhiri kariernya karena cedera serius yang didapatnya.
Roy Keane menegaskan bahwa dia sama sekali tak menyesal telah melakukan pelanggaran itu.
Tendangan Kungfu De Jong
Mungkin insiden ini masih segar di ingatan kita. Walaupun sudah terjadi dua tahun lalu, namun pelanggaran Nigel De Jong ke dada Xabi Alonso ini begitu ikonik hingga masih sering dibicarakan.
Yang mengejutkan, wasit hanya mengeluarkan kartu kuning untuk pelanggaran kelas berat ini. Alonso mengatakan bahwa itu adalah pelanggaran paling menyakitkan yang pernah dia terima.
Gattuso 'Menantang' Joe Jordan
Salah satu kesalahan terbesar Gennaro Gattuso dalam kariernya, demikianlah publik Inggris menyebut insiden ini. Barisan hardmen Inggris mengatakan bahwa Gattuso salah memilih lawan.
Gattuso menyerang Joe Jordan dalam pertandingan Liga Champions antara AC Milan melawan Tottenham.
Jordan yang sudah berusia 59 tahun nampak lebih tenang. Tetapi jelas terlihat bahwa Jordan tak menunjukkan tanda-tanda rasa takut. Harry Redknapp siap bertaruh untuk kemenangan Jordan jika perkelahian dilanjutkan.
Wasit Mengkartu Merah 36 Orang
Pertandingan panas di Argentina antara Claypole melawan Victoriano Arenas. Pada akhir laga, wasit telah menggunakan kartu merahnya 36 kali.
Saat Claypole unggul 2-0, permainan menjadi kasar dan para pemain mulai bentrok. Setelah itu, semua orang memutuskan untuk ikut dalam pesta perkelahian.
Pelatih Victoriano Arenas mengatakan: mereka ingin membunuh kami. Di lain pihak, pelatih Claypole dengan santai mengatakan bahwa wasit bereaksi terlalu berlebihan.
Felipe Melo Menendang Wajah Lawan
Felipe Melo dikenal sebagai pemain yang bagus, tapi sering berbuat brutal. Ia sempat menghajar Arjen Robben ketika membela Brasil.
Setelah insiden itu, Melo kembali berbuat gila. Pada Januari 2011, Melo membela Juventus dalam laga melawan Parma. Melo dilanggar pemain Parma Massimo Paci.
Gelandang Brasil ini bereaksi dengan menendang wajah Paci. Wasit melihat kejadian itu dan menghukum Melo dengan kartu merah langsung.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Beda Sendiri, Legenda Ini Justru Jagokan Arsenal Juara Liga Champions!
Liga Champions 29 April 2026, 21:59
-
Kobbie Mainoo Bertahan di MU: Sepakati Kontrak hingga 2031
Liga Inggris 29 April 2026, 21:20
-
Mourinho Kembali ke Real Madrid? Ini Rencana Besar Florentino Perez
Liga Spanyol 29 April 2026, 20:45
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs Persita 30 April 2026
Bola Indonesia 29 April 2026, 20:19
-
Martin Odegaard Angkat Bicara Soal Gosip Hengkang dari Arsenal
Liga Inggris 29 April 2026, 20:15
-
Prediksi BRI Super League: Bhayangkara vs Persib 30 April 2026
Bola Indonesia 29 April 2026, 19:52
-
PSG Sanggup Back-to-Back Juara Liga Champions!
Liga Champions 29 April 2026, 19:49
-
Atletico vs Arsenal: Duel Tim 'Penjaga Trofi' Domestik di Pentas Eropa
Liga Champions 29 April 2026, 19:19
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain yang Perlu Dijual Real Madrid Musim Panas Ini
Editorial 29 April 2026, 15:20
-
5 Rekor yang Masih Bisa Dipecahkan atau Disamai Bayern Munchen Musim Ini
Editorial 28 April 2026, 14:07









