Adios Blancos, Kumpulan Penghinaan Untuk Mourinho
Editor Bolanet | 21 Mei 2013 10:36
Bola.net - Orang boleh suka ataupun benci kepada seorang Jose Mourinho, dan pilihan itu sendiri setara dan tidak ada bobot yang bakal membedakannya, sama hal seperti sebuah selera, tidak ada patokan yang pasti mana yang lebih baik dan mana yang lebih buruk.
Pastinya ucapan 'adios blancos atau selamat tinggal Real Madrid' sudah ia siapkan untuk tanggal 1 Juni 2013 nanti, ketika ia menyelesaikan tugas terakhirnya memimpin armada Los Blancos melawan .
Presiden Florentino Perez sudah mengeluarkan titahnya, per 1 Juni Mourinho akan pergi. Kesepakatan bersama alias mutual consent memastikan 'perceraian' dari 3 musim kebersamaan di Santiago Bernabeu.
Sekali pun ia tidak bisa dibilang tanpa sumbangsih selama di Real tetap saja ada orang yang tidak menyukainya, well memang pembawaan Mourinho yang seperti itu adanya kadang memang menyebalkan bagi sebagian orang maka tak heran kata-kata pedas nan memanaskan telinga kadang balik mengarah padanya.
Berikut ini kami sajikan kumpulan kata-kata pedas pilihan dari beberapa tokoh sepak bola yang mengarah ke Jose Mourinho, pelatih hebat namun dinilai sebagian pihak terlalu kontroversial. (bola/lex)
(Volker Roth, 2005)

Orang seperti Mourinho adalah musuh bagi sepak bola
Ucapan ini mungkin akan menjadi yang paling diingat, gara-gara tuduhan Mourinho di laga Semi Final liga Champions
antara Chelsea kontra Barcelona, ia menuduh pelatih Barca saat itu Frank Rijkaard sempat bersekongkol dengan wasit yang saat itu bertugas Anders Frisk di saat jeda laga.
Tuduhan itu berbuah ancaman pembunuhan kepada Frisk dari orang yang dikenal, dan ia pun memutuskan pensiun dari profesinya sebagai wasit saat itu, juru bicara UEFA, Volker Roth, saat itu berucap Kita tidak bisa menerima salah satu wasit terbaik kami harus pensiun karena hal seperti ini, orang seperti Mourinho jelas-jelas musuh dalam dunia sepak bola,
(Rafael Benitez, 2006)

Roman Abramovich adalah kunci keberhasilan Chelsea
Sewaktu Benitez bertugas di Anfield tidaklah singkat dan dalam jangka waktu itu ia tak kunjung bisa menjadikan The Reds sebagai jawara Liga Premier, namun sejak kedatangan Mourinho tugasnya kian berat.
Mou datang dan dua tahun berturut-turut langsung membuat Chelsea menjadi jawara Liga inggris secara back to back, Mourinho mengejek Rafa dengan menyebut dalam dua tahun Liverpool lebih buruk 45 poin dari Chelsea.
Lalu salah satu musuh utama Mou ketika di Premier League tersebut membalas, Saya selalu mengatakan Roman Abramovich telah melakukan tugasnya dengan baik di Chelsea, dan itulah kuncinya.
(Sir Alex Ferguson, 2007)

Kancingkan saja mulutmu Mourinho!
Mourinho boleh saja mengklaim ia bersahabat dengan Sir Alex, namun hal itu tak menutupi fakta bahwa ia pernah berselisih dengan manajer tersukses tersebut selama berkiprah di Inggris.
Fergie masih memiliki dendam kepada Mou yang menari-nari di lapangan ketika Porto berhasil menyingkirkan United di ajang Liga Champions 2004, dan ketika Mou datang ke Inggris pun sambutan sama sekali tidak hangat.
Dia seringkali berbicara tetang wasit yang berpihak pada lawannya, saya pikir dia adalah orang terakhir yang harus bicara tentang wasit, klubnya dilibatkan begitu banyak masalah dengan ulahnya itu,
Ferguson lalu menambahkan kalimatnya sambil tersenyum, Saya pikir Jose harus mengancingkan mulutnya sekarang untuk kebaikannya sendiri, untuk sisa musim ini.
(Cristiano Ronaldo, 2007)

Bahkan dia sendiri tidak pernah mau mengakui kesalahannya.
Ronaldo mungkin saat ini sering menyanjung-nyanjung pelatihnya di Real Madrid itu, namun tidak dengan dulu, ketika mereka masih berseberangan di Chelsea dan United.
Mou kerap menyebut Chelsea jarang diberi penalti, sementara United sebaliknya padahal Ronaldo ia anggap sering kali diving untuk memperolehnya.
Dia selalu mengatakan sesuatu karena dia tidak bisa mengakui kegagalannya. Seluruh dunia tahu siapa Mourinho ... ia tidak pernah mengakui bahwa ia salah..
Namun akhirnya tetap CR7 yang kalah, Mou sempat balik membalasnya, bahwa Ronaldo besar di lingkungan yang sulit hingga tak mampu mengecap pendidikan moral.
(Pietro Lo Monaco, 2008)

Dia harusnya dipukul tepat pada mulutnya.
Tahun 2008 Mou akhirnya menuju ke Italia, ia menjadi pelatih Inter Milan namun belum genap setahun ia di sana sudah membuat para tokoh di negeri Mafia itu berang.
Salah satunya ketika usai mempermalukan Catania, ia menyebut laga tersebut begitu mudah baginya, bahkan meski ia yang turun sebagai penjaga gawang pun ia yakin Inter masih akan bisa menang.
Ledekan itu disambut kemurkaan oleh sang direktur lawan, Pietro Lo Monaco, dengan berkata Mourinho, itu orang polos dan sederhana, jenis orang yang harus mendapatkan pukulan di mulutnya hingga membuat hancur pada giginya, komentar kasar yang khas dari warga negara yang berbudaya Mafioso tersebut.
Namun lagi-lagi Mou yang menjadi orang terakhir yang menutup perang mulut ini, ia meledek Monaco harus membayar padanya karena menyebut nama Mourinho dalam komennya.
Bahkan ia mengaku sama sekali tidak pernah mendengar nama Pietro Lo Monaco dan tak mengenalnya, menurutnya satu-satu Monaco yang ia tahu adalah nama sirkuit di balapan F1.
(Luciano Spalletti, 2010)

Dia itu mirip seorang pembunuh berdarah dingin.
Luciano Spalletti menjadi pelatih yang kerap menjadi sasaran hujatan Mou selama berkiprah di Italia, bisa dimaklumi selama Inter Mou berkuasa lebih banyak Roma Spalletti yang menjadi pesaing mereka, Roma menjadi Anti inter di musim-musim saat itu.
Spaletti meski begitu menjadi orang Italia yang paham skenario psikologis milik Mourinho, Spalletti menjadi orang yang jeli ia bahkan memuji Mourinho.
The Special One adalah orang yang terlalu bijak. Ia memenangkan semuanya, dia berkata apa yang dia harus katakan,
Dia ingin membuat kita semua untuk ikut ke dalam permainannya, memenangkan semuanya, memperoleh apa ia perlukan, mengucapkan kata selamat tinggal dan akhirnya pergi ke Madrid.
(Massimo Allegri, 2010)

Dia di sini untuk dua tahun dan untuk mencemooh semua orang.
Allegri pernah mengalahkan Mourinho dalam Oscar Del Calcio, Max terpilih sebagai pelatih terbaik, padahal Mourinho adalah peraih Scudetto di tahun yang sama, tingkahnya yang menyebalkan menjadi kunci kekalahannya pastinya.
Dia memberi contoh buruk dan menghina semua orang di Italia, kata Allegri pada La Gazzetta dello Sport. Dia berada di sini selama dua tahun dan membuat semua orang terhina.
(Almarhum Manolo Preciado, 2010)

Who The F??k does he think he is?
Rasanya untuk ucapan yang ini tidak perlu diterjemahkan pun Anda pasti akan paham maknanya, kata yang disensor adalah salah satu kata umpatan yang paling masyur di dunia.
Ucapan tersebut diluncurkan Preciado saat masih melatih Sporting Gijon yang marah ketika ia dituduh Mou sengaja mengalah dari Barcelona di awal musim ini.
Preciado yang marah itu pun melontarkan kata-kata di atas, sambil menambahkan, Dia pikir siapa dia? Bisa seenaknya mengucapkan hal seperti itu kepada kami, tim yang rendah hati akan berjuang sepenuh hati agar tetap bisa bertahan di divisi tertinggi ini? baiklah, kami mungkin memang miskin, namun kami tidak bodoh, dia itu rekan yang buruk dan begitu egois,
Masalah belum usai, ketika Gijon bertemu Madrid, Los Blancos menang 1-0 dan di akhir laga Mourinho memberikan tanda V dengan jarinya kepada Preciado.
Lalu pelatih Gijon tersebut berkata, Dia itu Canalla (bahasa kotor Spanyol, yang dalam bahasa Inggris adalah scumbag)
Saya mungkin terlalu jauh dengan kata-kata kasar saya, karena saya sedikit marah, saya tidak tahu apa tanda V dengan kedua jarinya itu berarti Victory (kemenangan) atau itu ledekan untuk angka 2, yang artinya kami akan terdegradasi ke divisi dua, saya bisa membayangkannya,
Lalu saat Preciado meninggal, Mourinho turut memberikan ucapan belasungkawanya kepada si mantan musuh.
(Unai Emery, 2010)

Mourinho itu tidak lebih seperti bayi yang cengeng.
Kegemaran Mourinho memprotes wasit tidak hanya ia lakukan di Inggris dan Italia saja, ketika ia resmi sebagai pelatih Real pun hobinya itu masih ia bawa, termasuk ketika memberikan komplain keputusan wasit di laga kontra Valencia.
Meski akhirnya Madrid menang, Mou tak berhenti ngoceh tentang wasit, Unai Emery sang lawan pun menimpalinya, Kami di Valencia punya alasan kuat untuk membuat komplain terhadap semua kesalahan yang telah menyebabkan kami kalah, tapi kami tidak melakukannya. Posisi Mourinho seperti bayi cengeng.
Wasit membuat kesalahan baik bagi tim Anda maupun tim lawan Anda, tapi pastinya kita harus lebih bisa menahan argumen kita untuk mengajukan keluhan dari mereka.
(Franz Beckenbauer, 2011)

Dia itu orang yang kasar dan sama sekali tidak berpendidikan.
Serangan verbal yang paling terknal tentu saja yang diluncurkan Franz Beckenbauer di awal tahun 2011 silam, seusai Mou dinobatkan sebagai Pelatih Terbaik Dunia 2010 versi FIFA, Der Kaizer memiliki ucapan untuknya.
Dia itu orang kasar dan tidak berpendidikan. Fakta bahwa dia memakai sweater kasmir tidak berarti dia menjadi seperti seorang 'gentleman'.
Kapten dan pelatih di seluruh dunia menganggap Mourinho mendapatkan hasil terbaik karena sumber daya yang kurang dari para pesaingnya,
Tetapi dia tetap saja dia telah tidak sopan dan tidak memiliki pendidikan dalam berperilaku untuk mencapai tujuan-Nya.
Mungkin Der Kaiser masih sakit hati karena Mourinho membawa Inter mengalahkan klub tercintanya Bayern Munich di Final Liga Champions tahun 2010 lalu.
(Germán ‘Mono’ Burgos, 2013)

''Saya bukan Tito! Saya akan robek kepalamu!''
Dalam salah satu episode Derby Madrileno musim ini, Jose Mourinho sempat membuat kesal asisten pelatih Atletico Madrid, German Burgos. Kala itu Madrid menang 2-0 dan dalam salah satu momen di laga itu Burgos naik pitam.
''Aku bukan Tito Vilanova! Aku akan merobek wajahmu!,'' hardiknya di tepi lapangan. Ketika ditanyai tentang insiden tersebut pada saat konfrensi pers usai laga, Mourinho dengan santai menjawab, “Siapa itu Burgos Mono?”.
(Juan Carlos, 2013)

'Mourinho Rusak Citra Real Madrid.'
Pemain legenda Barcelona FC, Juan Carlos menilai kehadiran Jose Mourinho buat citra Real Madrid rusak parah, dengan opini-opini kontroversial yang telah diucapkan.
Mungkin musim 2012-13 adalah mimpi buruk bagi The Special One. Setelah gagal di La Liga dan Liga Champions, Mourinho turut gagal mempersembahkan trofi Copa del Rey, setelah dipecundangi Atletico Madrid dengan skor 1-2.
Juan Carlos yang saat ini menjadi direktur teknis Real Valladolid, ikut memberikan opininya mengenai kontroversi di sekitar Mourinho. Baginya, citra Madrid telah tercemar karena Mou.
Citra dari Madrid telah rusak parah. Dengan segala hormat, Mou lebih banyak bicara daripada memberikan banyak titel juara, ujar Carlos yang ikut menanggapi kontroversi yang dihadirkan The Special One.
Di Chelsea dan Inter, ia telah melakukan pekerjaan yang luar biasa. Tetapi di Madrid, Mourinho lebih banyak mencari masalah dan tak mendapatkan apa yang dikejar, tutup Carlos seperti dilansir Sport.es.
(Amancio Amaro Varela, 2013)

'Mourinho Khianati Florentino Perez'
Legenda Real Madrid, Amancio Amaro Varela mengatakan bahwa Jose Mourinho adalah biang kekacauan yang terjadi di dalam intern klub. Bukan Florentino Perez.
Perpecahan dalam kubu Los Blancos bukanlah isapan jempol semata. Hal ini benar adanya. Berawal dari perseteruan Mou-Perez, berlanjut dengan dipinggirkannya sang ikon; Iker Casillas, hingga sang kompatriot; Pepe juga terkena imbas dari perselisihan tersebut.
Mourinho adalah pelatih yang bagus, namun kontroversi yang ia kembangkan merusak reputasinya sendiri. Namun, ia begitu arogan untuk mengakui kesalahannya, ujar Amancio Varela seperti dilansir Marca.
Dia tak hanya melukai klub, Mourinho juga mengkhianati sang Presiden. Florentino berusaha selalu mendukungnya, tetapi ia tidak pernah merespon niatan Perez untuk berdamai. Saya tak menyukai sikapnya.
(Xavi Hernandez, 2013)

Apakah kepergian Mourinho akan menguntungkan bagi Barcelona? Saya tak tahu.
Xavi Hernandez memberikan komentar cukup pedas kepada Jose Mourinho. Dalam salah satu sesi konferensi pers musim ini, Xavi sempat mengkritik Mourinho karena dua hal.
Yang pertama, Xavi menyayangkan perlakuan Mou terhadap Iker Casillas. Ia menganggap Casillas tak layak diperlakukan seperti saat ini oleh Mou.
Saya tak tahu apakah Mourinho akan pergi. Saya hanya merasa tak nyaman melihat apa yang dialami Iker saat ini. Mereka sebelumnya menyebut Iker pantas memenangkan Ballon d'Or, kini sudah berbeda lagi. Iker adalah teman, pemimpin dan kapten Spanyol. Dia tak layak diperlakukan seperti ini, tegas Xavi.
Gelandang elegan ini merasa tak yakin bahwa kepergian Mourinho dari Real Madrid akan menguntungkan bagi Barca. Xavi menganggap Mou belum sukses menghentikan siklus juara Barcelona FC sejauh ini.
Apakah kepergian Mourinho akan menguntungkan bagi Barcelona? Saya tak tahu. kami belum berhenti juara sejak kedatangan Mourinho di Spanyol. Kami masih terus menang dan tetap kompetitif.
Mourinho Paham Karakternya

Salah satu sahabat Mou pernah bilang, boleh saja Mourinho dibenci sebagian orang, namun itu memang karena persona yang memang sengaja ia ciptakan untuk memuluskan ambisinya, seorang pelatih yang berbekal ilmu psikologis cerdik.
Namun jika diruntut ke belakang pun kita bisa mengingat sisi manusiawi Mourinho, dalam sebuah kesempatan ia pernah berucap Bahkan seorang Jesus pun tidak disukai oleh semua orang, lalu apa yang bisa saya harapkan.
Saya sama sekali tidak terganggu jika ada orang yang membenci saya, ucapnya kemudian. Mourinho memang pribadi yang unik, selalu bisa membuat cerita dari kata-katanya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Guillermo Ochoa, Ikon Timnas Meksiko di Piala Dunia
Piala Dunia 9 Juni 2026, 20:31
-
3 Tim kuda hitam di Piala Dunia 2026: Norwegia Punya Erling Haaland!
Piala Dunia 9 Juni 2026, 20:30
-
Daftar Pemain dan Nomor Punggung Timnas Portugal di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 9 Juni 2026, 19:58
-
Daftar 48 Negara Peserta Piala Dunia 2026
Tim Nasional 9 Juni 2026, 19:45
-
Daftar Pemain dan Nomor Punggung Timnas Brasil di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 9 Juni 2026, 18:51
-
Pembagian Grup Piala Dunia 2026
Piala Dunia 9 Juni 2026, 18:40
-
Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday
Tim Nasional 9 Juni 2026, 18:31
-
Daftar Pemain dan Nomor Punggung Timnas Argentina di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 9 Juni 2026, 18:22
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19












