ANALISIS: Torino 3-3 Inter, Dominasi vs Akurasi
Editor Bolanet | 21 Oktober 2013 12:29
Bola.net - Sebuah laga menegangkan tersaji di Turin ketika bermain imbang 3-3 melawan 10 pemain Inter Milan pada giornata 8 Serie A 2013/14, Senin (21/10). Secara garis besar, thriller ini merupakan adu dominasi kontra akurasi yang disuguhkan oleh kedua tim di atas arena.
Bermain dengan 10 orang sejak kiper Samir Handanovic dikartu merah pada menit 5 membuat Inter berada dalam situasi sulit. Pelatih Walter Mazzarri pun terpaksa mengubah skema permainan Inter dengan mengorbankan second striker Mateo Kovacic untuk kiper pengganti Juan Carrizo.
Meski kalah jumlah pemain, Inter masih bisa bertahan, karena Carrizo sukses menepis eksekusi penalti Alessio Cerci. Namun, lama-lama, Inter keteteran juga. Penguasaan bola lantas dikuasai sepenuhnya oleh pasukan Giampiero Ventura.
Setelah 20 menit berlalu, Torino mendapatkan gol yang mereka incar. Memanfaatkan kelengahan Rolando dalam menjaga wilayahnya di kanan, Alexander Farnerud bisa lolos dan mengubah skor jadi 1-0.
Tebalnya lini tengah Torino membuat Inter memprioritaskan serangan dari sayap, terutama dari kanan lewat Fredy Guarin dan . Guarin pun berperan besar dengan menyamakan kedudukan lewat tendangan overhead memanfaatkan satu dari dua corner yang didapat Inter sepanjang laga.
Di babak kedua, Torino meningkatkan tekanan dan kembali unggul setelah sepakan keras Ciro Immobile bersarang di gawang Carrizo. Namun, Inter yang kalah possession menandinginya dengan efektivitas serangan dan berbalik memimpin lewat dua gol Rodrigo Palacio memanfaatkan kegagalan kiper Daniele Padelli dalam menangkap bola serta assist pemain pengganti Ishak Belfodil.
Bukan situasi yang diharapkan oleh Torino. Unggul jumlah pemain merupakan keuntungan. Akan sangat disayangkan kalau mereka tak bisa memanfaatkannya. Torino pun semakin gencar menyerang dan mengurung Inter di wilayahnya sendiri.
Di menit 90, Torino akhirnya sukses mencetak gol penutup sekaligus memastikan laga berkesudahan imbang setelah tendangan bebas pemain pengganti Nicola Bellomo salah diantisipasi oleh Carrizo.
Secara keseluruhan, ini adalah hasil paling adil bagi kedua kubu. Saat Torino menciptakan begitu banyak peluang dan mendapat tiga gol berkat keunggulan penguasaan bola, Nerazzurri mengimbanginya dengan akurasi di depan gawang.
Namun, mungkin Cerci bakal jadi orang paling menyesal karena gagal mencetak gol dari penalti, satu peluangnya menerpa mistar, dan tak bisa membantu timnya meraih kemenangan dalam situasi yang sebenarnya sudah sangat menguntungkan.
Seandainya Torino memiliki finisher top seperti Palacio, mungkin Inter sudah dipaksa pulang dengan tangan hampa.
*Semua data dan statistik via WhoScored.com. (bola/gia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Atas Perintah Amorim, AC Milan Coba Bajak Bek MU Ini
Liga Italia 17 Juli 2026, 19:00
-
Bek AC Milan Ini Segera Tinggalkan San Siro untuk Main di Inggris!
Liga Italia 17 Juli 2026, 08:00
-
Resmi! Juventus Daratkan Bintang Timnas Turki ini ke Turin!
Liga Italia 17 Juli 2026, 05:21
-
Tersisa 6 Pemain Serie A di Semifinal Piala Dunia 2026
Piala Dunia 14 Juli 2026, 00:19
LATEST UPDATE
-
Inter Milan Dekati Cristian Romero, Tottenham Minta 50 Juta Euro
Liga Italia 22 Juli 2026, 08:01
-
Luka Modric Sepakat Perpanjang Kontrak di AC Milan
Liga Italia 22 Juli 2026, 05:52
-
Italia Siap Buat Pengecualian Anggaran demi Datangkan Pep Guardiola
Piala Dunia 22 Juli 2026, 05:26
-
Emi Martinez Pertimbangkan Mundur dari Timnas Argentina
Piala Dunia 22 Juli 2026, 01:18
-
Kejutan Bursa Transfer: Real Madrid Pantau Ferran Torres!
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 00:15
-
Arda Guler Jadi Pilar Proyek Baru Jose Mourinho di Real Madrid
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 23:59
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55











