Best XI Milan Dengan Balotelli

Editor Bolanet | 2 Februari 2013 02:00
Best XI Milan Dengan Balotelli

Bola.net - Akhirnya, tuntas sudah. Selalu ada tanda tanya besar setiap kali bursa transfer dibuka. Januari ini, perhatian tertuju pada Mario Balotelli dan AC Milan.

Manchester City sempat menegaskan bahwa mereka takkan menjualnya. Presiden Milan Silvio Berlusconi bahkan pernah menyebut striker timnas itu sebagai sebuah apel busuk. Berkaca pada dua hal tersebut, transfer Super Mario dari Etihad ke San Siro sepertinya takkan pernah menjadi kenyataan.

Terlebih, sempat pula berembus kabar tentang Juventus yang siap membajak deal City dengan Milan demi membelokkan Balotelli ke Turin. Namun, semua akhirnya terjawab setelah Balotelli memilih seragam merah-hitam.

Milan kini memiliki salah satu lini depan paling segar dan paling menakutkan di seantero Eropa. Sungguh sebuah pemandangan yang kontras jika dibandingkan dengan 18 bulan lalu, di mana ruang ganti mereka tampak seperti sebuah perkumpulan para veteran perang. Semua berubah sejak Massimiliano Allegri dan Adriano Galliani memutuskan untuk lebih mengandalkan tenaga-tenaga muda dengan talenta menjanjikan.

Kini, Rossoneri punya sederet penggawa muda berkualitas plus beberapa pemain kaya pengalaman. Lalu, kira-kira seperti apakah starting lineup mereka yang paling pas setelah kedatangan Balotelli untuk mengarungi sisa musim ini? (br/whs/gia)

1 dari 11 halaman

Kiper: Marco Amelia

Kiper: Marco Amelia

AFP

Marco Amelia, 30, adalah salah satu penggawa Italia yang menjuarai Piala Dunia 2006. Setelah beberapa kali pindah klub, akhirnya dia mendapatkan tempat di Milan.

Memang masih ada Christian Abbiati dalam persaingan menjadi kiper utama Milan. Namun, Abbiati sudah berusia 35 dan kemampuannya mengawal mistar pun mulai memudar.

Kiper muda Gabriel baru-baru ini dipanggil timnas senior Brasil, tetapi di usia 20 tahun sepertinya masih terlalu cepat bagi Allegri untuk menjadikannya nomor satu Rossoneri.

2 dari 11 halaman

Bek Kanan: Mattia De Sciglio

Bek Kanan: Mattia De Sciglio

AFP

Mantan pemain Milan Alberigo Evani, yang melatihnya di musim 2007/08, menyebut Mattia De Sciglio sebagai seorang pelari cepat dengan teknik bagus dan memiliki kemampuan menempati lebih dari satu posisi.

Pemain 20 tahun ini hebat untuk urusan tackling, passing dan crossing serta bagus dalam menjaga bola dan mengamankan wilayah. Di Serie A 2012/13 sejauh ini, menurut statistik Opta, performa De Sciglio bahkan lebih baik dari seniornya, Ignazio Abate.

3 dari 11 halaman

Bek Kiri: Kevin Constant

Bek Kiri: Kevin Constant

AFP

Kevin Constant, 25, memiliki kemampuan dribbling mumpuni dan operan-operan terobosannya pun berbahaya. Selain itu, bek Guinea tersebut juga kuat dalam bertahan.

Constant merupakan salah satu ancaman bagi lawan-lawan Milan dalam situasi serangan balik.

Di Serie A dan Liga Champions musim ini, Constant sudah menyumbangkan masing-masing satu asssist untuk Rossoneri.

4 dari 11 halaman

Bek Sentral: Philippe Mexes

Bek Sentral: Philippe Mexes

AFP

Philippe Mexes memang masih kerap dibekap cedera sejak pindah dari AS Roma 2011 silam, tapi bek 30 tahun Prancis itu pasti jadi starter setiap kali dia berada dalam kondisi fit.

Mexes adalah pemain belakang tangguh yang kuat dalam duel udara dan cukup berbahaya jika melakukan overlap ke area pertahanan lawan. Bola-bola panjangnya juga bisa menjadi santapan empuk bagi Stephan El Shaarawy maupun Mario Balotelli di barisan depan.

5 dari 11 halaman

Bek Sentral: Mario Yepes

Bek Sentral: Mario Yepes

AFP

Kelapa makin tua makin berminyak. Jika diibaratkan, maka seperti itulah Mario Yepes. Yepes sudah 37 tahun, tapi mantan bek River Plate dan PSG itu sangat kaya akan pengalaman serta masih tampak kuat di atas lapangan. Dia merupakan palang pintu tangguh di lini pertahanan Milan.

Untuk urusan tackling, duel udara dan membaca serangan lawan, Yepes adalah jagonya.

Berdasarkan statistik Opta, Yepes adalah bek dengan rating terbaik di skuad Milan musim ini. Dia juga pemilik rating terbaik kedua Rossoneri setelah Stephan El Shaarawy.

6 dari 11 halaman

Gelandang Bertahan: Massimo Ambrosini

Gelandang Bertahan: Massimo Ambrosini

AFP

Cederanya Nigel De Jong, 28, sampai Mei 2013 merupakan sebuah kehilangan besar bagi Milan. Pengalaman bersama tiga klub top Eropa dan timnas Belanda serta kinerja hebat De Jong sebenarnya bisa menjaga keseimbangan lini tengah Milan. Beruntung, Rossoneri masih punya kapten Massimo Ambrosini.

Ambrosini, 35, memang sering melakukan pelanggaran, tapi kemampuannya dalam membaca permainan lawan, mengantisipasi serangan, melepas operan, dan membantu pertahanan tak perlu diragukan.

Ini bakal jadi musim terakhir Ambrosini bersama Milan. Dengan kehadiran Mario Balotelli, dia pasti berharap bisa membantu Rossoneri meraih prestasi manis sebelum meninggalkan San Siro nanti.

7 dari 11 halaman

Gelandang: Riccardo Montolivo

Gelandang: Riccardo Montolivo

AFP

Setiap tim besar Italia membutuhkan seorang pemain tengah hebat yang bisa melepas semua jenis operan dan mengoptimalkan potensi para attacante di lini depan. Di Milan sekarang, Riccardo Montolivo lah orangnya.

Montolivo, 28, merupakan pemain reguler timnas Italia bersama Mario Balotelli. Kini, mereka jadi satu di Milan. Sepertinya, takkan butuh waktu lama bagi keduanya untuk 'saling mengenal'.

Jangkauan serta kualitas operan Montolivo yang dipadu dengan keseimbangan dari Ambrosini bisa mempermudah sang striker baru dalam menjalankan tugasnya. Serangan Milan pun bakal jadi lebih berbahaya.

8 dari 11 halaman

Gelandang: Antonio Nocerino

Gelandang: Antonio Nocerino

AFP

Antonio Nocerino melengkapi tiga gelandang dalam formasi 4-3-3 Milan.

Nocerino, 27, merupakan pemain multiposisi dengan kemampuan menyerang mumpuni, konsentrasi tinggi dan kontribusi positif. Nocerino bukan tipe pemain yang mudah dijatuhkan, dan itu membuatnya jadi ancaman konstan bagi lawan.

Di Serie A musim ini, Nocerino sudah menyumbang dua gol dan satu assist dalam 17 pertandingan.

Selain itu, Nocerino juga bagian dari skuad Azzurri.

9 dari 11 halaman

Trequartista: Kevin-Prince Boateng

Trequartista: Kevin-Prince Boateng

AFP

Kevin-Prince Boateng memainkan peran sebagai nomor 10.

Boateng, 25, memiliki power, speed, dan skill yang dibutuhkan untuk jadi seorang trequartista di antara para gelandang dan pemain depan.

Boateng telah menciptakan satu gol serta dua assist di Serie A dan satu assist di Liga Champions musim ini.

10 dari 11 halaman

Striker: Stephan El Shaarawy

Striker: Stephan El Shaarawy

AFP

Pilihan yang tak bisa dibantah.

Stephan El Shaarawy, 20, adalah top scorer dan pemain terbaik Milan sejauh ini.

Seperti Mario Balotelli, El Shaarawy juga muda, bertenaga, tajam, dan memiliki potensi untuk jadi yang terbaik di dunia. Keduanya pun berteman baik berkat kebersamaan mereka di timnas Italia.

El Shaarawy adalah partner terbaik untuk Balotelli. Jika Allegri sanggup membuat duet keduanya tampil konsisten dan bekerjasama dengan baik, maka lini depan Milan pasti bisa jadi salah satu ancaman terbesar bagi barisan pertahanan setiap klub di tanah Italia maupun Eropa.

11 dari 11 halaman

Striker: Mario Balotelli

Striker: Mario Balotelli

AFP

Kita tahu siapa pemilik punggung dalam foto di atas. Ya..., Super Mario sudah pulang ke Italia.

Setelah menjalani masa-masa sulit di Inggris, Mario Balotelli akhirnya mendapat kesempatan untuk menghidupkan kembali potensi terbaik dalam dirinya bersama Milan.

Balotelli, 22, dikenal bermasalah dengan kedisiplinan. Namun, striker Azzurri itu memiliki speed, power, dribbling, long shot, dan finishing nomor satu.

Seperti kata sang agen Mino Raiola, kita belum melihat kemampuan terbaik Balotelli seutuhnya.

Eks manajer Balotelli di Manchester City, Roberto Mancini, pun bersuara senada. Semoga dia terus berkembang, karena dia punya potensi untuk jadi salah satu pemain terbaik dunia, kata Mancini seperti dilansir The Telegraph.

Rossoneri, Milanisti, Azzurri, dan Balotelli sendiri pasti punya harapan yang sama.

TAG TERKAIT

BERITA TERKAIT

LATEST UPDATE