Dari Postecoglou hingga De Boer, Inilah Masa Kepelatihan Tersingkat di Premier League
Aga Deta | 21 Oktober 2025 00:58
Bola.net - Menjadi manajer di Premier League bukan pekerjaan mudah. Tekanan hasil dan ekspektasi besar sering kali membuat pelatih harus angkat kaki lebih cepat dari yang diharapkan.
Hal itu baru saja dialami oleh Ange Postecoglou bersama Nottingham Forest. Ia resmi dipecat setelah hanya memimpin selama 39 hari, tanpa satu pun kemenangan dari delapan laga.
Pelatih asal Australia itu menggantikan Nuno Espirito Santo pada awal September 2025. Namun, kekalahan telak 0-3 dari Chelsea pada pertengahan Oktober menjadi akhir dari petualangannya di City Ground.
Dengan catatan tersebut, Postecoglou kini tercatat sebagai salah satu manajer dengan masa kerja tersingkat dalam sejarah Premier League. Sejak 1992, hanya sepuluh pelatih permanen yang pernah bertahan kurang dari 100 hari di klubnya.
Artikel ini akan mengulas lima nama dengan masa jabatan paling singkat di Premier League. Dari yang hanya sebulan hingga yang nyaris tak sempat memimpin pertandingan penuh.
6. Frank de Boer di Crystal Palace – 77 Hari

Frank de Boer ditunjuk Crystal Palace pada Juni 2017 dengan harapan membawa filosofi sepak bola modern. Ia datang setelah Sam Allardyce mundur di akhir musim sebelumnya.
Namun, awal musim berjalan sangat buruk. Palace kalah dalam empat pertandingan Premier League tanpa mencetak satu gol pun.
De Boer akhirnya dipecat hanya setelah 77 hari bertugas. Roy Hodgson kemudian mengambil alih dan membawa Palace keluar dari zona degradasi.
5. Rene Meulensteen di Fulham – 75 Hari

Fulham menunjuk Rene Meulensteen pada Desember 2013 setelah pemecatan Martin Jol. Ia sebelumnya menjadi asisten pelatih di klub tersebut.
Meulensteen hanya memimpin 13 pertandingan dengan raihan 10 poin. Hasil buruk membuatnya digantikan oleh Felix Magath pada Februari 2014.
Fulham tetap terdegradasi ke Championship di akhir musim itu. Masa kerja Meulensteen pun berakhir setelah 75 hari.
4. Javi Gracia di Leeds United – 69 Hari

Javi Gracia diangkat sebagai manajer Leeds pada Februari 2023. Ia menggantikan Jesse Marsch yang dipecat karena hasil buruk.
Gracia memimpin 12 pertandingan dengan tiga kemenangan dan tujuh kekalahan. Leeds pun memutuskan melakukan pergantian pelatih lagi dengan menunjuk Sam Allardyce.
Meski gagal bertahan lama, Gracia sempat mengangkat Leeds keluar dari zona degradasi. Namun hasil buruk di akhir musim membuatnya tak bertahan lebih dari 69 hari.
3. Les Reed di Charlton Athletic – 40 Hari
Les Reed dipercaya menangani Charlton Athletic pada November 2006. Padahal sebelumnya, ia belum pernah melatih klub profesional secara penuh.
Dalam tujuh laga Premier League, Reed hanya mengumpulkan empat poin. Klub juga tersingkir memalukan di Piala Liga oleh Wycombe Wanderers.
Setelah 40 hari bertugas, dewan klub memutuskan untuk memecatnya. Charlton kemudian menunjuk Alan Pardew, tetapi tetap terdegradasi di akhir musim.
2. Ange Postecoglou di Nottingham Forest – 39 Hari

Ange Postecoglou datang menggantikan Nuno Espirito Santo pada September 2025. Ia diharapkan bisa membawa gaya bermain menyerang ke Nottingham Forest.
Namun, sistem baru yang ia terapkan tidak berjalan sesuai harapan. Forest gagal menang dalam delapan pertandingan di bawah asuhannya.
Kekalahan 0-3 dari Chelsea menjadi akhir dari masa tugasnya pada 18 Oktober 2025. Hanya 39 hari sejak diangkat, Postecoglou resmi dipecat oleh klub.
1. Sam Allardyce di Leeds United – 30 Hari

Sam Allardyce mencatat rekor baru ketika ditunjuk Leeds United pada Mei 2023. Ia menjadi pelatih kedelapan yang pernah menangani delapan klub berbeda di Premier League.
Leeds saat itu berada di peringkat ke-17 dan hanya unggul selisih gol dari zona degradasi. Sayangnya, Allardyce gagal menghindarkan klub dari jurang Championship.
Dalam empat pertandingan terakhir musim itu, Leeds hanya meraih satu poin. Kontraknya berakhir pada 2 Juni 2023, menjadikannya pelatih permanen dengan masa terpendek di Premier League.
Sumber: Opta
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Man City vs Brighton 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 10:38
-
Prediksi Chelsea vs Man Utd 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 09:38
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
-
Manchester United Hidupkan Lagi Minat pada Bintang Berbakat Barcelona Ini
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 22:18
LATEST UPDATE
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
-
Chelsea Bisa Percepat Pemecatan Michael Carrick di Man Utd
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:36
-
3 Hal yang Patut Diperhatikan Jelang Barcelona vs Alaves
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:27
-
Kylian Mbappe Kini Memahami Kekecewaan Vinicius Junior di Ballon d'Or
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:23
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:05
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:03
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:01
-
Lille vs Lens: Giroud Masuk Menit 72, Cetak Gol Kemenangan Menit 86
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:40
-
Man of the Match Le Havre vs PSG: Achraf Hakimi
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:27
-
Hasil Le Havre vs PSG: Hakimi Cetak Hat-Trick, Luis Enrique Cetak Sejarah
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:20
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





