Derby della Madonnina: 10 Hal Menarik Jelang Laga AC Milan vs Inter Milan
Editor Bolanet | 2 April 2011 00:12
Bola.net - Oleh: Zulfikar Aleksandri
Andai Milan tak banyak kehilangan poin dan Inter tak memecat Rafa Benitez, Derby della Madonnina tak akan sepenting akhir pekan ini.
Makna laga dua tim kota Milan pekan ini hampir sama dengan final Serie A. Laga penentu scudetto.
Sang juara bertahan lebih diunggulkan. Selain performa yang terus menanjak -di liga domestik dan Liga Champions- lawan tak akan diperkuat Zlatan Ibrahimovic. Tanpa Ibra, kekuatan Rossoneri bakal tereduksi, tapi tak akan menurunkan gengsi dan tensi laga ini.
Berikut lima faktor penting jelang Derby della Madonnina edisi kedua musim 2010/11.
1. Tanpa Zlatan Ibrahimovic
Dengan 14 gol dan sejumlah assist yang dibuatnya musim ini, sulit membantah peran vital Ibra di lini depan Rossoneri.
Tapi kelakuan bodoh Ibra saat menerima kartu merah lawan Bari harus dibayar mahal. Milan kalah dari Palermo dan makin sulit melepaskan ketergantungan mereka pada Ibra. Orang Italia menyebutnya Ibradipendenza.
2. Duel De Oranje
Belanda tampil luar biasa di Piala Dunia lalu dan tak tertandingi selama kualifikasi Piala Eropa. Kehebatan Belanda adalah gambaran sosok Wesley Sneijder. Playmaker Inter Milan yang serius diburu Manchester United.
Salah satu alasan utama bangkitnya Inter pada paruh kedua musim ini adalah fantastisnya performa Sneijder. Gol-gol spektakuler dan umpan-umpan brilian terus dihasilkan pemain berusia 26 tahun ini.
Lawa Milan pada laga derby, Sneijder punya lawan sepadan. Siapa lagi kalau bukan seniornya di timnas Belanda, Mark van Bommel. Duel antar sesama De Oranje ini dipastikan seru dan menarik.
3. Hentikan Eto'o
Mantan striker Barcelona ini sudah tak muda lagi. Tapi rekor golnya musim ini fantastis. Ia berpeluang mencetak gol ke-20 nya di liga pada laga derby. 'Kebetulan" Ibra absen. Praktis fokus perhatian bakal ditujukan pada Eto'o.
Duo bek Milan, Alessandro Nesta dan Thiago Silva harus kerja keras menghentikan Eto'o. Sulit berharap Eto'o akan mengulang blunder saat gagal menyelesaikan peluang 99% gol di depan gawang Juventus beberapa pekan lalu.
4. Faktor Julio Cesar
Kiper asal Brasil ini tampil konsisten sepanjang musim, meski sempat membuat blunder di Liga Champions saat lawan Bayern Munich. Tapi saat dalam konfidensi tinggi, Julio Cesar akan menjadi faktor kunci laga Derby della Madonnina kali ini.
5. Gol Pertama, Gol Penentu Kemenangan
Pada pertemuan putaran pertama 14 November lalu, Milan menang tipis berkat gol tunggal penalti Zlatan Ibrahimovic pada menit kelima. Ini menjadi bukti bahwa gol cepat di laga ini bisa menentukan hasil pertandingan.
Bagi Milan, skor 1-0 bisa jadi jaminan tiga poin karena pada lima kemenangan mereka pada 12 derby terakhir selalu diakhiri dengan skor 1-0.
6. Tensi Tinggi
Di mana pun dan level kompetisi apa pun, aroma derby selalu panas, adu gengsi, rivalitas, dan tensi tinggi. Demikian pula Derby della Madonnina yang menghasilkan enam kartu merah dari lima pertemuan terakhir kedua tim. Pada putaran pertama lalu kartu merah diberikan pada pemain Milan, Ignacio Abate.
7. Revolusi Leonardo
Sejak menggantikan Rafa Benitez, Leonardo mencatat 12 kemenangan dan sekali seri dari 15 laga terakhir di Serie A. Total meraih 37 poin.
Pada 15 laga saat masih dilatih Benitez, Inter hanya mengoleksi 23 poin. Leonardo unggul 14 poin dari Benitez. Sebuah revolusi yang membawa Inter ke posisi runner up menempel Milan jelang Della Madonnina.
8. Reuni Leonardo vs Allagri
Saat masih melatih Milan musim lalu, Leonardo meraih kemenangan kandang-tandang (double) atas Allegri yang saat itu mengarsiteki Cagliari. Uniknya, musim lalu Leonardo selalu kalah saat lawan Inter yang masih dilatih Jose Mourinho, kebobolan enam gol tanpa mampu mencetak satu pun gol ke gawang La Beneamata.
9. Serangan Terbaik vs Pertahanan Terbaik
Musim ini Milan memiliki rekor pertahanan terbaik di Serie A dengan hanya kebobolan 22 gol dari 30 pertandingan. Dalam 11 laga terakhir, mereka hanya kebobolan lima kali.
Sebaliknya bagi Inter, Nerazzurri memiliki barisan penyerangan terbaik dengan total 56 gol, jumlah gol terbanyak di antara tim-tim Serie A musim ini.
10. Perubahan Klasemen
Bila Inter menang, Nerazzurri bakal mengkudeta Milan di peringkat capolista. Belum cukup? Napoli bisa menyamai poin Milan bila menang atas Lazio, sementara Udinese terus menempel bila meraih tiga poin di kandang Lecce. Seru? Pasti. Karena tajuk Derby della Madonnina kali ini memang final-nya Serie A 2010/11.
Laga derby yang sayang untuk dilewatkan. (bola/zul)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gol ke-2000 Milan Era Berlusconi Milik Cassano
Editorial 30 September 2011, 16:00 -
Akankah Batista Menjadi Pelepas Dahaga Argentina?
Editorial 23 Juni 2011, 13:00 -
KILAS BALIK: Final Liga Champions Eropa 2009
Editorial 28 Mei 2011, 12:30 -
NIGHTS TO REMEMBER, Enam Laga Final Barcelona
Editorial 28 Mei 2011, 04:50 -
Komparasi Antara Messi dan Rooney
Editorial 27 Mei 2011, 16:00
LATEST UPDATE
-
4 Klub Premier League Bisa Tuntut Manchester City, Nilai Kompensasinya Tembus Rp4 Triliun
Liga Inggris 26 September 2026, 17:01
-
Manchester United Bisa Dapat 2 Gelar Premier League jika Trofi Manchester City Dicabut
Liga Inggris 26 September 2026, 16:31
-
Rodri Percaya Manchester City Tidak Bersalah dalam Kasus Pelanggaran Finansial
Liga Inggris 26 September 2026, 16:01
-
Manchester City Dilaporkan Bersalah dalam 114 Kasus, Apa Hukuman yang Menanti?
Liga Inggris 26 September 2026, 15:31
-
Manchester City Dilaporkan Bersalah atas 114 Pelanggaran Finansial Premier League
Liga Inggris 26 September 2026, 15:01
-
Prediksi Norwegia vs Portugal 28 September 2026
Piala Eropa 26 September 2026, 14:16
-
Prediksi Jerman vs Yunani 28 September 2026
Piala Eropa 26 September 2026, 13:17
-
Prediksi Denmark vs Wales 27 September 2026
Piala Eropa 26 September 2026, 12:10
-
Prediksi Serbia vs Belanda 27 September 2026
Piala Eropa 26 September 2026, 11:51
-
5 Alasan Pau Cubars Jadi Sosok Penting di Lini Belakang Barcelona
Lain Lain 26 September 2026, 10:00
-
Italia Sudah Memberikan Segalanya
Piala Eropa 26 September 2026, 08:54
-
Italia Sebenarnya Punya Peluang, tapi Kecolongan Serangan Balik Belgia
Piala Eropa 26 September 2026, 07:47
-
Kemenangan Belgia atas Italia Terasa Istimewa
Piala Eropa 26 September 2026, 07:43
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33


