Diego Milito: The Treble Maker
Editor Bolanet | 23 Mei 2010 11:00
Bola.net -
Oleh: Ronny Wicaksono
Siapa tak kenal Diego Alberto Milito? Musim ini ia mengalami musim yang fenomenal bersama Internazionale Milan dengan membantu La Beneamata mencatat sejarah berkat prestasi treble winners yang mereka capai, di mana ia menjadi aktor protagonis dari semua gelar tersebut. Namun tahun lalu mungkin tak banyak yang tahu sepak terjang pria Argentina kelahiran 12 Juni 1979 ini. Sampai tahun lalu, sebelum ia direkrut Internazionale Milan pada tanggal 20 Mei 2009, ia hanya bermain untuk klub papan tengah Serie A Italia sekelas . Semusim sebelumnya ia bahkan hanya membela klub 'penggembira' di La Liga Primera Spanyol, Real Zaragoza. Namun semua itu tak menghalangi pesonanya. Di Zaragoza ia sukses menjadi top skorer klub berkat 16 gol yang ia lesakkan di musim pertamanya. Ia bahkan mencetak empat gol di semifinal pertama Copa Del Rey 2006 untuk menghancurkan tim raksasa Real Madrid dengan skor 6-1! Di musim berikutnya, ia mencetak 23 gol di pentas liga, hanya tertinggal 2 gol dari top skorer kala itu, Ruud van Nistelrooy; dan tiga gol di belakang peraih Seaptu Emas Eropa, Francesco Totti. Tiga musim bersama Zaragoza, kembali ke , klub yang pernah diperkuatnya di musim 2004-2005. Klub yang saat itu baru semusim kembali ke Serie A, secara mengejutkan dibawanya finis di peringkat kelima. sendiri sukses mencetak 24 gol dalam 31 penampilan liga, di bawah pencetak gol terbanyak Zlatan Ibrahimovic dari Inter Milan. Musim 2009-2010, peruntungan pun berubah. Nerazzurri pun kepincut untuk memboyongnya ke San Siro dan ia membuktikan keputusan manajemen Nerazzurri tak salah. Sepanjang musim, hampir pasti menjadi salah satu andalan pelatih Jose Mourinho. Di Serie A, ia tampil 33 kali menjadi starter dan dua kali tampil sebagai pengganti, hanya kalah dari kapten Javier Zanetti yang tampil total 37 kali. Dari semua penampilannya itu ia mampu melesakkan 22 gol, nomor dua di bawah Antonio Di Natale dari yang menjadi pencetak gol terbanyak Serie A. Itu saja sudah cukup membuktikan betapa vital peran bagi Nerazzuri. Dari tiga gelar bersejarah yang diraih Inter, menjadi figur kunci di partai-partai penting. Berikut mencoba menguak kembali aksi gemilang yang membawa timnya mencapai sejarah treble winners: COPPA ITALIA Final: 6 Mei 2010 Internazionale 1 - 0 AS RomaMilito membobol gawang rival mereka musim ini, AS Roma di final Coppa Italia (c)GettyImages
Milito merayakan gol tunggalnya ke gawang Siena yang mengunci scudetto untuk Inter (c)GettyImages
Milito mencetak gol ke gawang Bayern usai mengecoh Daniel Van Buyten (c)GettyImages
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Bisakah Neymar Main di Laga Brasil vs Maroko? Begini Kata Carlo Ancelotti
Piala Dunia 13 Juni 2026, 18:55
-
Kapan Brasil vs Maroko Main, Jam Berapa?
Piala Dunia 13 Juni 2026, 18:10
-
Hasil, Jadwal, Klasemen, dan Top Skor Piala Dunia 2026
Piala Dunia 13 Juni 2026, 18:01
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Belanda vs Jepang 15 Juni 2026
Piala Dunia 13 Juni 2026, 18:00
-
Hasil Race 1 WorldWCR Emilia Romagna 2026: Maria Herrera Bekuk Beatriz Neila
Otomotif 13 Juni 2026, 17:37
LATEST EDITORIAL
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28











