EDITORIAL: Uruguay Bisa Jadi Korban Rooney
Editor Bolanet | 19 Juni 2014 18:51
Bola.net - Oleh: Titis Widyatmoko, Penggemar Sepakbola
serius berbenah setelah kalah dari Italia pada laga pertama Piala Dunia 2014. Laga lawan di Sao Paulo, Jumat dinihari (19/6) sangat krusial artinya karena jika kalah, The Three Lions bisa menyusul Spanyol pulang kampung lebih dini.
Debat terbesar di Inggris berkaitan dengan posisi Wayne Rooney yang gagal berbuah penampilan terbaiknya. Rooney tercatat pencetak gol terbanyak kelima sepanjang sejarah timnas Inggris dengan 39 gol. Tetapi, dia belum bisa bikin gol hingga tiga piala dunia yang sudah diikuti.
Saat melawan Italia, Rooney ditempatkan di posisi sayap kiri sementara Raheem Sterling ada di belakang striker Daniel Sturridge. Posisi sayap kanan diisi Danny Wellbeck. Sumbangan terbesar Rooney sepanjang pertandingan berupa assist pada gol Sturridge.
Rooney dianggap sulit nyetel kalau ditempatkan di posisi sayap kiri. Maka, ada dua pilihan agar kemampuan terbaik Rooney bisa keluar. Pilihan pertama, Rooney menjadi tandem Daniel Sturridge. Dengan begitu, Rooney menjadi striker dalam formasi 4-4-2 klasik Inggris.
Dalam konteks 4-4-2 Inggris, dua ujung tombak bisa terbagi dalam dua varian. Pertama varian striker tinggi besar duet dengan striker kecil cepat (John Toschak-Kevin Keegan, Mark Hatelley-Ally McCoist, Niall Quinn-Kevin Phillips, Peter Crouch-Michael Owen). Varian kedua, striker kreator gol dan pencocor bola (Kenny Dalglish-Ian Rush, Peter Beardsley-Gary Lineker, Teddy Sheringham-Alan Shearer).
Duet Rooney-Sturridge bisa masuk varian kedua, striker kreator gol dan penceplos bola. Buktinya berupa gol ke gawang Italia pada laga pertama.
Hodgson dikenal sebagai pelatih yang setia dengan 4-4-2 klasik. Dengan kualitas pemain sayap seperti Sterling dan Wellbeck, formasi ini bisa berubah menjadi formasi ofensif 4-2-4. Di sinilah letak kekhawatiran yang harus dipikirkan Hodgson manakala Uruguay punya pemain seperti Diego Forlan, Edinson Cavani, dan Luis Suarez.
Pilihan kedua yang lebih konservatif sepertinya yang akan diambil Roy Hodgson. Formasi tetap seperti saat lawan Italia hanya menukar posisi Rooney dengan Rahem Sterling. Rooney menjadi di belakang Sturridge, Sterling digeser ke kanan untuk sewaktu-waktu bisa bertukar posisi dengan Wellbeck di kiri. Alternatif lain, Sterling ke kanan dan di kiri bermain Adam Lallana.
Lawan Inggris, Uruguay biasa bermain 4-4-2 dengan kuartet bek sejajar. Kekuatan bertahan Uruguay ada pada bek tengah Diego Godin dan Diego Lugano. Keduanya dilapis oleh dua gelandang dengan gaya bertahan bagus Egidio Arevalo dan Walter Gargano.
Absennya Diego Lugano jelas keuntungan besar bagi Rooney. Jika posisinya digeser ke tengah, dia bisa berlaku seperti Joel Campbell bagi Kosta Rika saat membuat kejutan dengan mengalahkan Uruguay. Ketika nama-nama besar seperti Arjen Robben, Robin van Persie, Mario Balotelli, Karim Benzema bersinar di Piala Dunia, makin menambah semangat Rooney untuk menunjukkan kualitas sesungguhnya di level dunia.
Apapun formasinya, kunci bagi Inggris untuk bisa menang lawan Uruguay berupa strategi menyerang total. Uruguay bukanlah Italia yang bagus secara defensif. Ditekan dengan intensitas tinggi, bisa jadi pertahanan Uruguay makin rapuh. Inggris hanya perlu waspada Luis Suarez faktor jika tak ingin menyusul Spanyol pulang ke Eropa. (tis/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Roy Keane Geram soal Kasus 115 Pelanggaran Man City: Medali Layak Dibuang ke Tempat Sampah
Liga Inggris 30 September 2026, 20:45
-
John Stones dan Surat Tilang yang Terlewat
Liga Italia 30 September 2026, 13:38
-
Trent Alexander-Arnold, Denzel Dumfries, dan Persaingan Bek Kanan Real Madrid yang Memanas
Liga Spanyol 30 September 2026, 12:39
-
Jude Bellingham Tampil Lebih Baik Saat Bermain dengan Amarah
Piala Eropa 30 September 2026, 12:11
-
Prediksi Inggris vs Spanyol 27 September 2026
Piala Eropa 25 September 2026, 15:10
LATEST UPDATE
-
Sikap Lamine Yamal Gagal Raih Ballon d'Or 2026 Jadi Sorotan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 23:56
-
Ezri Konsa Bikin Arsenal Tetap Kokoh Walau Tanpa William Saliba
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 22:25
-
Kinerja Jose Mourinho yang Memuaskan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:16
-
Menang di Markas Barcelona, Real Madrid dan Jose Mourinho Dapat Pujian dari Ronaldo
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:01
-
Kabar Buruk bagi Inter, Lautaro Martinez Terancam Absen di Derby Milan
Liga Italia 27 Oktober 2026, 20:46
-
Candaan Diktator Berujung Petaka, Kylian Mbappe Terancam Diboikot China!
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 20:45
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



