Inkonsistensi Liverpool dan Blunder Benitez
Editor Bolanet | 25 Agustus 2009 23:49
Bola.net -
Oleh: Zulfikar Aleksandri
Kalah dua kali dalam tiga pertandingan awal musim tentu bukan menjadi awal yang pantas bagi tim kandidat juara Premiership seperti . Sempat bangkit pasca takluk dari Tottenham Hotspur (1-2) di pekan pertama dengan membantai Stoke City (4-0) di kandang sendiri, kembali terpeleset saat di luar dugaan dikalahkan Aston Villa dengan skor 1-3 di Anfield, Selasa (25/8) dini hari. Perolehan poin di klasemen pun tertinggal enam poin dari dua rival mereka yang meraih hasil sempurna, yakni dan Tottenham Hotspur dengan sembilan poin, sedangkan yang baru memainkan dua pertandingan juga meraih hasil sempurna usai berpesta gol ke gawang (6-1) dan (4-1). Apa yang salah dengan ? Bukankah musim lalu mereka hampir juara dan mengakhiri kompetisi di posisi runner up dengan perolehan poin tertinggi dalam sejarah keikutsertaan mereka di ? Tudingan pertama langsung ditujukan pada "entrenador" asal Spanyol, Rafa Benitez. Rafa dinilai melakukan kesalahan dengan melepas Alvaro Arbeloa dan Xabi Alonso. Hengkangnya dua pemain itu ke Real Madrid membuat lini tengah dan sektor bek sayap terlihat rapuh. Saat kalah dari Aston Villa, duo winger tim tamu James Milner dan Ashley Young terus memborbardir dua sayap baik kanan maupun kiri. Nilai plus bagi dan karena penampilan impresif mereka disaksikan langsung pelatih timnas Inggris, Fabio Capello, yang hadir di Anfield. Di lini tengah, Lucas Leiva belum memiliki kemampuan seperti Xabi Alonso saat berperan sebagai "holding midfielder". Gelandang asal Brasil itu malah membuat gol bunuh diri ke gawang setelah salah mengantisipasi bola tendangan bebas . Padahal di lini tengah juga kehilangan pemain kunci sekaligus kapten mereka, Gareth Barry, yang hengkang ke Manchester City musim panas ini. Setelah melepas dan , Rafa berusaha mendatangkan pemain dengan kualitas sama, dan pilihan tertuju pada Glen Johnson, Alberto Aquilani dan Sotirios Kyrgiakos. Hanya yang memberi kontribusi maksimal hingga pekan ketiga, salah satunya dengan golnya saat melawan Stoke City. tidak langsung dimainkan saat tumbang dari , sementara lebih parah lagi karena langsung cedera dua bulan tidak lama setelah menandatangani kontrak bersama The Reds. Tudingan kedua diarahkan pada duo pemilik asal Amerika Serikat, Tom Hicks and George Gillett. Keduanya dinilai hanya mementingkan bisnis dan keuntungan besar dari Anfield dengan sedikit memberikan dana belanja pemain kepada Benitez. Kondisi keuangan diperparah dengan krisis finansial global yang melanda dunia dan berdampak besar pada bisnis Hicks dan Gillet dan berdampak hengkangnya Pasca dua kekalahan yang dialami timnya, Benitez bersikukuh untuk mempertahankan komposisi pemain yang ada, tentunya sambil menunggu pulihnya dan adaptasi dengan Premiership. "Semuanya bisa berubah, jika kami mendapat penalti melawan dan mencetak gol seperti melawan . Kami tidak bermain bagus dan kami justru memberi bola kepada lawan yang memiliki serangan balik yang bagus dan itu perbedaannya," jelas Benitez. "Bila anda melakukan analisa kesalahan, anda akan menganalisa banyak hal saat kalah, anda harus melakukan banyak perubahan. Dalam kasus kami, perubahan adalah pada tingkat permainan dan itu harus berubah saat menghadapi pekan depan," "Untuk saat ini kami tidak bisa berbicara tentang gelar juara. Kami harus konsentrasi pada pertandingan berikutnya. Orang mungkin menilai kami harus belanja pemain, tapi tim ini musim lalu hampir juara dan seharusnya bisa lebih baik lagi," Tentunya Benitez paham Liverpool tidak mungkin mendapat penalti dalam setiap pertandingan, atau tidak lagi melakukan kesalahan seperti yang dilakukan dan saat menghadapi Aston Villa, karena Premiership masih akan memainkan 35 pertandingan lagi. Pasca hengkangnya Cristiano Ronaldo dan Carlos Tevez dari Manchester United, disebut-sebut sebagai kandidat kuat juara Premiership musim ini, salah satunya karena Fernando Torres dkk tampil luar biasa musim lalu. Namun Benitez belum mampu menghilangkan penyakit lama , inkonsistensi. (bola/zul)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Mozambik
Tim Nasional 9 Juni 2026, 15:16
-
Timnas Indonesia Ditantang Jaga Konsistensi Saat Hadapi Mozambik
Tim Nasional 9 Juni 2026, 15:14
-
Update Ranking BWF 2026 Setelah Indonesia Open 2026
Bulu Tangkis 9 Juni 2026, 14:41
-
Tino Livramento Bongkar Kehebatan Kobbie Mainoo di Timnas Inggris
Piala Dunia 9 Juni 2026, 14:02
-
Kick-off Jam Berapa dan Tayang di Mana Indonesia vs Mozambik?
Tim Nasional 9 Juni 2026, 12:55
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19











