Kiprah Kiper Asal Italia di Premier League
Editor Bolanet | 12 Oktober 2015 12:43
Bola.net - Bola.net - belum lama ini mengumumkan bahwa mereka telah mendapatkan kiper baru Marco Amelia. Pemain berusia 33 tahun ini bergabung dengan status bebas transfer dan dikontrak hingga akhir musim.
Amelia bukanlah kiper asal Italia pertama yang ikut meramaikan ketatnya Premier League. Sebelumnya sudah banyak kiper asal negeri pizza yang mengadu nasib di kompetisi ini. Berikut ini daftarnya.
Marco Ambrosio

Tak menjadi pilihan utama membuat kesempatan bermain Ambrosio di Stamford Bridge sangat terbatas. Selain itu, penampilannya sangat mengecewakan sehingga ia hanya bertahan satu musim di Inggris.
Carlo Cudicini

Meski harus bersaing dengan sejumlah kiper seperti Mark Bosnich dan Ed De Goey, Cudicini berhasil mempertahankan tempatnya selama beberapa musim. Setelah kedatangan Petr Cech di tahun 2004, kesempatan bermain Cudicini mulai terbatas. Ia meninggalkan Chelsea di tahun 2009 setelah memenangkan dua titel Premier League, dua Piala FA serta dua Piala Liga.
Vito Mannone

Setelah dipinjamkan ke klub seperti Barnsley dan Hull City, Mannone akhirnya bergabung dengan Sunderland di tahun 2013. Sempat menjadi kiper nomor satu di Sunderland, Mannone mulai kehilangan tempatnya setelah kedatangan Costel Pantilimon. Kini ia sedang berusaha keras menggeser Pantilimon sebagai kiper utama The Black Cats.
Matteo Sereni

Sereni bermain di Premier League hanya satu musim saja. Setelah gagal menyelamatkan Ipswich dari degradasi, Sereni dipinjamkan ke Brescia pada tahun 2002.
Daniele Padelli

Penampilan Padelli tidak meyakinkan dan harus menerima bahwa dirinya tak bersinar sama sekali di Anfiled. Pada bulan Juni 2007 ia dikembalikan ke Sampdoria.
Massimo Taibi

Taibi dikenang karena kesalahannya yang mengerikan saat melawan Southampton pada bulan September 1999 dan ia juga kebobolan lima gol saat melawan Chelsea dalam penampilan terakhirnya untuk The Red Devils.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
Daftar Transfer Resmi Premier League Januari 2026
Liga Inggris 20 Januari 2026, 12:09
LATEST UPDATE
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06







