Menakjubkan, Ternyata Anak Bangsa Masih Peduli Pendidikan Indonesia
Editor Bolanet | 11 Desember 2017 10:30
Bola.net - Penanaman pendidikan sedini mungkin menjelma jadi kunci penting keberhasilan generasi muda suatu bangsa. Hal tersebut kini bukan hanya menjadi tanggung jawab mereka yang berprofesi sebagai guru semata, melainkan seluruh lapisan masyarakat di tanah air khususnya generasi muda. Maka dari itu untuk melecut semangat anak bangsa untuk ikut memberikan solusi permasalahan di tengah-tengah masyakat melalui pemanfaatan teknologi, Telkomsel kembali menggelar kompetisi inspiratif, The NextDEV 2017.
Tahun ini, ajang inspiratif tersebut kembali melahirkan nama-nama berbakat dengan buah tangan mengesankan dari empat bidang berbeda (pendidikan, transportasi, kesehatan, dan agrikultur). Menariknya, dari bidang pendidikan telah tercipta empat aplikasi inspiratif dan fungsional sebagai bentuk kepedulian anak bangsa pada dunia edukasi tanah air.
Penasaran apa saja empat aplikasi tersebut, Bolaneters?
Squline
Squline dibuat oleh Margarita dan Elita asal Jakarta. Merupakan sebuah aplikasi pendidikan berbasis website yang menawarkan jasa guru asing profesional pada siapa saja yang tertarik menekuni bidang bahasa. Pembelajaran yang diberikan benar-benar terpercaya dan berkualitas. Terbukti, sudah banyak yang membuktikan sendiri jika Squline memang benar-benar efektif guna memperdalam kemampuan bahasa inggris, jepang, dan mandarin.
Selanjutnya ada Rizki Saputro asal Depok yang mengkreasikan sebuah aplikasi bernama Kapiler Indonesia. Platform yang satu ini dibuat untuk menignkatkan kesejahteraan panti asuhan, panti jompo, dan anak berkebutuhan khusus. Pemberdayaannya benar-benar visioner dan dapat diikuti oleh siapapun. Buktikan sendiri, deh!
Rahmat Wahyuari menjadi anak bangsa selanjutnya yang patut diapresiasi. Cowok yang berasal dari Surabaya itu berhasil menjadi finalis The NextDEV 2017 berkat ciptaan inspiratifnya bernam Edubraille. Aplikasi yang satu ini digunakan untuk membantu para tuna netra memperoleh akses pendidikan layaknya orang normal.
Terakhir, Qeedee adalah aplikasi manajemen dan akademik PAUD berbasis web yang digunakan untuk memberikan laporan berkala tentang perkembangan anak. Software ciptaan Fadilah dan Catya ini memungkinkan seorang guru untuk mengirimkan progres buah hati pada orang tua mereka secara langsung hanya lewat ponsel.
Itu tadi beberapa aplikasi yang menjadi finalis dalam ajang inspiratif persembahan Telkomsel, The NextDEV 2017, dari ranah pendidikan. Penasaran dengan kerennya buah tangan finalis lain? Cek di sini, yuk!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Wangi Sampai Tarawih? Ini Trik Parfum Biar Tetap Fresh Saat Bukber
Lain Lain 10 Maret 2026, 08:00
-
Ramadan Tetap Fresh, Parfum Lokal Ini Bikin Aura Makin Kelas
Lain Lain 5 Maret 2026, 08:00
-
Pulang Kerja Langsung Tarawih? Grooming Sat-Set Ini Bikin Cowok Tetap Rapi
Lain Lain 20 Februari 2026, 08:00
-
Cowok Simple Wajib Punya! Grooming Praktis FFAR untuk Bulan Puasa
Lain Lain 19 Februari 2026, 11:22
LATEST UPDATE
-
Dua Monster Gol Liga Champions, Bayern Munchen dan PSG!
Liga Champions 6 Mei 2026, 19:49
-
3 Tahun Gila Lamine Yamal: Messi Kalah Jauh di Usia yang Sama!
Liga Spanyol 6 Mei 2026, 19:19
-
Tanpa Pelatih dan Tanpa Harapan? Chelsea Terpuruk di Akhir Musim
Liga Inggris 6 Mei 2026, 17:47
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Atletico Madrid
Editorial 5 Mei 2026, 21:55
-
4 Pemain yang Bisa Dibeli Kembali Real Madrid Musim Panas Ini
Editorial 4 Mei 2026, 22:18












