Mengenang Perjalanan Karir Gary Speed, Legenda Wales dan Premier League
Editor Bolanet | 28 November 2011 14:30
Bola.net - Oleh: Zulfikar Aleksandri
Manajer timnas Wales, Gary Speed, ditemukan meninggal dunia karena gantung diri pada Minggu (27/11). Saat masih aktif bermain, Speed dikenal sebagai gelandang flamboyan Leeds, Everton, Newcastle, Bolton hingga terakhir Sheffield United.
Kenangan: Gary Speed bersama Sir Bobby Robson saat di Newcastle
Kabar meninggalnya Speed mengejutkan seluruh publik sepak bola Inggris. Kiper Aston Villa yang juga mantan rekan Speed di Newcastle, Shay Given, sampai menangis jelang kick off Swansea City vs Villa. Manajer Liverpool, Kenny Dalglish tak memainkan Craig Bellamy karena striker timnas Wales itu kehilangan sosok terdekat sebagai rekan dan pemain.
Berikut perjalanan karir Gary Speed, sejak membawa Leeds United juara liga tahun 1992 hingga pensiun di Sheffield United dan memberi harapan baru untuk timnas Wales.
Lahir 8 September di Mancot, Flintshire.
Menandatangani kontrak profesional pertama dengan Leeds United dan debut pada usia 19 tahun.
Turut berperan penting membawa Leeds menjuarai Divisi Satu, edisi terakhir sebelum kompetisi berubah menjadi Premier League. Gelandang inti Leeds saat itu terdiri dari Gordon Strachan, David Batty, Gary McAllister dan Speed.
Setelah bermain pada 312 pertandingan dan mencetak 57 gol untuk Leeds, Speed resmi pindah ke Everton dengan transfer senilai 3,5 juta pound. Ia kemudian menjadi kapten The Toffees dan bermain dalam 65 pertandingan dengan koleksi 17 gol.
Februari, resmi gabung Newcastle dengan transfer senilai 5,5 juta pound. Tiga bulan berikutnya turut bermain di final Piala FA saat Newcastle kalah dari Arsenal.
Speed kembali membawa Newcastle ke final Piala FA, namun kali ini The Magpies kalah dari Manchester United yang meraih treble winner.
Bermain di Liga Champions bersama The Magpies.
Gabung Bolton Wanderers dengan transfer senilai 750 ribu pound.
Desember, menjadi pemain pertama yang bermain dalam 500 pertandingan Premier League saat Bolton menang 4-0 lawan West Ham.
Mei, menjadi pelatih tim inti Bolton setelah manajer Sam Allardyce mengundurkan diri.
25 Agustus 2007: Mencetak gol ke gawang Reading dan menjadi pemain yang selalu mencetak gol di Premier League, prestasi dan rekor yang kelak dilanjutkan oleh rekannya sesama Wales, Ryan Giggs.
Oktober 2007: Kembali bermain ketika Sammy Lee resmi diangkat sebagai manajer Bolton.
24 Desember: Resmi gabung Sheffield United dengan status pinjaman hingga Januari dan opsi kontrak permanen senilai 250 ribu pound.
November 2008: Speed mengalami cedera punggung yang membuatnya jarang tampil sepanjang awal musim. Ia kemudian fokus pada karir melatih.
Juni 2009: Ditawa Swansea City untuk menjadi pelatih menggantikan Roberto Martinez yang hengkang ke Wigan.
6 Mei 2010: Resmi mengumumkan pensiun sebagai pemain, meski masih terdaftar dalam susunan nama pemain The Blades pada pertandingan Piala Liga lawan Hartlepool.
17 Agustus 2010: Resmi menjadi manajer Sheffield United menggantikan Kevin Blackwell dengan kontrak berdurasi tiga tahun.
21 Oktober 2010: Diskors satu pertandingan oleh FA setelah terlibat insiden ketika United kalah di kandang sendiri dari Watford.
13 Desember 2010: United memberi ijin pada FA Wales dan Speed akhirnya resmi menjadi pelatih timnas Wales.
8 Februari 2011: Laga perdana bersama timnas Wales, mengalahkan Republik Irlandia 3-0 di Carling Nations Cup.
29 Maret 2011: Kekalahan pertama dalam laga resmi bersama timnas Wales, tumbang 2-0 dari Inggris di Millennium Stadium, Cardiff.
2 September 2011: Kemenangan pertama dalam laga resmi, mengalahkan Montenegro 2-1.
12 November 2011: Mencatat tiga kemenangan beruntung dalam tujuh laga terakhir ketika mengalahkan Norwegia 4-1 pada pertandingan uji coba.
27 November 2011: FA Wales mengumumkan bahwa Speed meninggal dunia.
(dm/zul)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Hasil Fulham vs Chelsea: Drama Lima Gol, Era Xabi Alonso Dimulai dengan Manis
Liga Inggris 25 Agustus 2026, 04:16
-
Enzo Fernandez Paksakan Pindah ke Manchester City?
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 23:33
-
Arsenal dan Julian Alvarez Terpisah Upeti Rp3 Triliun
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 21:33
-
Singkat, Padat, Jelas! Lewis Hall Gak Dijual, MU!
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 21:06
-
Jose Mourinho Temukan Formula Agar Jude Bellingham dan Arda Guler Bisa Main Bersama
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 20:14
-
Debut Impian Anthony Gordon di Barcelona
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 19:49
-
Wajah Baru AC Milan Era Ruben Amorim: Proaktif dan Agresif
Liga Italia 24 Agustus 2026, 19:27
-
Sempat Menolak, Gabrile Martinelli Kini Terbuka Pindah ke Arab Saudi?
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 19:23
-
Kabar Baik MU! Amad Diallo Segera Beraksi Lagi!
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 19:12
-
Ada Tangis Lamine Yamal di Balik Kemenangan 5-0 Barcelona atas Elche
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 19:04
-
Ada Raphinha, Barcelona Tidak Perlu Beli Striker Baru!
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 18:58
-
Transfer Beres, Carlos Baleba Belum Bisa Bela MU, Kenapa Begitu?
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 18:49
-
Update Transfer Alejandro Balde ke MU: Agen Jorge Mendes Jadi Kunci
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 18:38
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59


