Nakhoda Berganti, Meriam Utamanya Tetap Jamie Vardy
Gia Yuda Pradana | 30 Oktober 2017 14:08
Bola.net - Bola.net - Sejak menjuarai Premier League pada musim 2015/16, Leicester City sudah berganti manajer sebanyak dua kali. Namun ada satu hal yang tak berubah, yakni peran vital sang striker Jamie Vardy.
Sejumlah pilar telah pindah klub. N'Golo Kante menyeberang ke Chelsea, begitu pula Danny Drinkwater, tapi Vardy masih bertahan di King Power Stadium.
Jika Leicester diibaratkan sebuah kapal perang, meski nakhoda nakhoda sudah berganti, dari Claudio Ranieri ke Craig Shakespeare, dan kini Claude Puel, meriam utamanya tetaplah Vardy.
Leicester menjamu Everton di pekan ke-10 Premier League 2017/18, Minggu (29/10). Ini adalah laga pertama Leicester bersama manajer anyar Claude Puel, pengganti Craig Shakespeare yang dipecat sebelumnya.
Leicester mengawali era baru bersama Puel dengan kemenangan 2-0.
Keunggulan Leicester dibuka oleh Vardy dengan gol dari assist Riyad Mahrez pada menit 18. Di menit 29, diawali assist Christian Fuchs, Demarai Garay menciptakan gol kedua.
Gol pembuka Vardy melahirkan sebuah statistik istimewa.
Vardy pun tercatat selalu mencetak gol pertama dalam debut tiga manajer terakhir Leicester di Premier League.
Era Ranieri, Shakespeare dan Puel sama-sama dibuka dengan gol Vardy. Selain itu, mereka juga sama-sama mengawalinya dengan kemenangan.
Debut Ranieri sebagai manajer Leicester di Premier League adalah laga kandang melawan Sunderland pada pekan pertama musim 2015/16. Vardy mencetak satu gol, yakni gol pembuka di menit 11, dan Leicester menang 4-2.
Musim itu, Ranieri sukses mengantarkan Leicester menjadi juara liga tertinggi Inggris untuk pertama kalinya dalam 132 tahun sejarah mereka. Vardy finis dengan torehan 24 gol, hanya kalah satu gol dari Harry Kane (Tottenham Hotspur) dalam perburuan gelar pemain tertajam.
Kesuksesan yang ibarat dongeng itu menemui antiklimaks pada musim berikutnya. Start buruk dicatatkan. Ujung-ujungnya, Leicester memecat Ranieri pada 23 Februari 2017, pada titik di mana mereka berada hanya satu poin di atas zona degradasi dengan Premier League cuma menyisakan 13 laga.
Shakespeare diangkat sebagai caretaker. Laga perdananya adalah laga menjamu Liverpool pada 27 Februari 2017. Leicester menang 3-1, setelah selalu kalah dalam lima laga terakhirnya bersama Ranieri di Premier League (lawan Chelsea, Southampton, Burnley, Manchester United, Swansea).
Kemenangan atas Liverpool dibuka dengan gol Vardy di menit 28. Drinkwater menggandakannya di menit 39, lalu Vardy kembali mengoyak gawang Liverpool di menit 60. Tim tamu hanya bisa mencetak satu gol lewat Philippe Coutinho di menit 68.
Shakespeare sendiri kemudian diberi kontrak permanen pada 12 Maret 2017. Bersamanya, sang juara bertahan akhirnya finis peringkat 12, juga melangkah hingga perempat final Liga Champions. Vardy hanya mencetak 13 gol liga (16 gol semua kompetisi), tapi tetap lebih banyak daripada rekan-rekannya.
Musim 2017/18, Leicester kembali ganti manajer di tengah jalan. Kali ini, Shakespeare yang jadi korban.
Hanya satu kemenangan 2-0 atas tim promosi Brighton diraih Leicester dalam delapan laga pertamanya (S3 K4) di Premier League musim ini. Menyusul hasil imbang 1-1 menjamu West Brom, Shakespeare didepak.
Setelah itu, Leicester menang 2-1 di kandang Swansea City bersama caretaker Michael Appleton. Kemenangan berlanjut dengan hasil 2-0 melawan Everton bersama Puel yang baru resmi diangkat sebagai manajer mereka. Vardy lagi-lagi mencetak gol pembuka dan membantu timnya meraih kemenangan.
Vardy mencetak 31 gol dalam 70 penampilan untuk Ranieri di semua kompetisi. Vardy lalu mengemas 14 gol dalam 24 penampilan untuk Shakespeare. Vardy pun telah mengawali era Puel di Leicester dengan satu gol ke gawang The Toffees.
Vardy adalah pencetak gol terbanyak Leicester di era Ranieri dan Shakespeare. Dia juga berpotensi mengulanginya di bawah kepelatihan Puel.
Meski nakhoda Leicester telah berganti, meriam utamanya tetaplah pemain dengan nomor punggung 9 itu - Jamie Vardy.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rekap Daftar Tim yang Lolos ke Babak Kelima FA Cup 2025/2026
Liga Inggris 15 Februari 2026, 05:31
-
Menang di FA Cup: Manchester City Ukir Sejarah Baru dan Patahkan Catatan Lama Liverpool
Liga Inggris 15 Februari 2026, 04:45
-
Matheus Cunha Soal Challenge Potong Rambut Fans Man United: Tidak Peduli!
Liga Inggris 15 Februari 2026, 03:30
-
Tottenham Resmi Tunjuk Igor Tudor, Sekalian Sindir Thomas Frank
Liga Inggris 14 Februari 2026, 20:41
LATEST UPDATE
-
Jadi Manajer Terbaik EPL Edisi Januari 2026, Michael Carrick Pilih Merendah
Liga Inggris 15 Februari 2026, 23:33
-
Cesc Fabregas Murka, Sarankan Alvaro Morata Ganti Karier Usai Dapat Kartu Merah di Como
Liga Italia 15 Februari 2026, 23:24
-
Trent Alexander-Arnold Tampil Tokcer Lawan Sociedad, Bos Real Madrid: Gak Kaget Tuh!
Liga Spanyol 15 Februari 2026, 22:38
-
Liverpool Bisa Juara FA Cup 2025/2026, Kuncinya Ada di Pemain Ini
Liga Inggris 15 Februari 2026, 22:28
-
Harapan Virgil van Dijk untuk Masa Depan Mohamed Salah di Liverpool
Liga Inggris 15 Februari 2026, 22:24
-
Bukan Tottenham, Enzo Maresca Bakal Jadi Manajer Manchester City Berikutnya?
Liga Inggris 15 Februari 2026, 22:14
-
Kesalahan Mahal Dean Huijsen Tidak Mengurangi Kepercayaan Real Madrid
Liga Spanyol 15 Februari 2026, 22:10
-
Ruang Ganti MU Satu Suara: Harry Maguire Harus Diberi Kontrak Baru!
Liga Inggris 15 Februari 2026, 21:58
-
Tempat Menonton Napoli vs Roma: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Italia 15 Februari 2026, 21:44
-
Setelah Thomas Tuchel, Carlo Ancelotti Juga Tolak Latih Manchester United?
Liga Inggris 15 Februari 2026, 21:38
-
Tempat Menonton Arsenal vs Wigan Athletic: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Inggris 15 Februari 2026, 21:31
-
Hasil Bali United vs Persija Jakarta: Macan Kemayoran Bawa Pulang Kemenangan
Bola Indonesia 15 Februari 2026, 21:13
-
Hasil Udinese vs Sassuolo: Jay Idzes Main Penuh Bawa Timnya Comeback 2-1
Liga Italia 15 Februari 2026, 21:04
-
Sudah Unggul, Nyaris Buyar! 5 Pelajaran Penting AC Milan usai Drama di Kandang Pisa
Liga Italia 15 Februari 2026, 20:14
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39
-
10 Atlet dengan Bayaran Tertinggi di 2026: Ronaldo Kalahkan LeBron James dan Messi
Editorial 12 Februari 2026, 21:52
-
Jika Berpisah dengan Liverpool, Ini 5 Klub Potensial untuk Arne Slot
Editorial 11 Februari 2026, 23:48
-
5 Pelatih yang Bisa Gantikan Thomas Frank di Tottenham, Ada Xabi Alonso dan Xavi
Editorial 11 Februari 2026, 19:03
-
3 Calon Pengganti Dani Carvajal di Real Madrid, Termasuk Pemain Man Utd
Editorial 10 Februari 2026, 21:00

