Prediksi Starting XI Real Madrid Era Mourinho, Tanpa Vinicius dan Trent

Aga Deta | 12 Mei 2026 23:01
Prediksi Starting XI Real Madrid Era Mourinho, Tanpa Vinicius dan Trent
Pelatih Benfica, Jose Mourinho memberikan instruksi di pinggir lapangan saat melawan Napoli di Liga Champions, 11 Desember 2025. (c) AP Photo/Armando Franca

Bola.net - Nama Jose Mourinho kembali dikaitkan dengan kursi pelatih Real Madrid untuk musim depan. Presiden Florentino Perez disebut menjadikannya kandidat utama untuk memimpin tim.

Laporan dari jurnalis David Ornstein menyebut peluang tersebut cukup serius untuk terealisasi. Kabar ini langsung memicu spekulasi besar soal perubahan arah tim jika Mourinho benar-benar kembali.

Advertisement

Setelah beberapa tahun tidak terlalu menonjol di level tertinggi, Mourinho berpotensi membuat comeback besar. Kehadirannya diyakini akan membawa dinamika baru yang penuh intensitas di Santiago Bernabeu.

Gaya kepelatihan Mourinho yang pragmatis dan disiplin dikenal mampu membentuk tim yang solid. Hal ini tentu akan berdampak langsung pada pemilihan pemain dan susunan taktik yang digunakan.

Berikut ini prediksi susunan pemain Real Madrid dalam formasi 4-2-3-1 jika Mourinho benar-benar kembali ke kursi pelatih. Susunan ini menggambarkan pendekatan taktik khas yang mungkin ia terapkan.

1 dari 11 halaman

Kiper: Thibaut Courtois

Kiper: Thibaut Courtois

Kiper Real Madrid, Thibaut Courtois, memegang bola pada laga La Liga antara Real Madrid vs Sevilla di Madrid, Spanyol, Sabtu, 20 Desember 2025 (c) AP Photo/Manu Fernandez

Thibaut Courtois merupakan kiper utama Jose Mourinho saat meraih gelar Liga Inggris bersama Chelsea lebih dari satu dekade lalu. Saat itu, ia menjadi pilihan nomor satu di bawah mistar.

Namun situasi berubah pada musim 2015-16 ketika ia mengalami cedera meniskus. Kondisi tersebut membuatnya lebih sering absen saat Mourinho akhirnya dipecat pada Desember 2015.

Di luar lapangan, Courtois juga sempat menanggapi komentar terkait insiden di Liga Champions. Ia mengaku kecewa dengan pernyataan Mourinho mengenai dugaan pelecehan rasial terhadap Vinicius Junior.

Meski ada sedikit ketegangan, hubungan keduanya dinilai masih bisa diperbaiki. Courtois tetap dianggap sebagai salah satu kiper terbaik dunia dan masih terikat kontrak hingga 2027.

2 dari 11 halaman

Bek Kanan: Dani Carvajal

Bek Kanan: Dani Carvajal

Pemain Real Madrid, Dani Carvajal, menerima bola dalam laga La Liga melawan Villarreal, Sabtu, 5 Oktober 2024. (c) AP Photo/Bernat Armangue

Dani Carvajal pernah mengalami hubungan yang kurang harmonis dengan Jose Mourinho saat berada di Real Madrid. Situasi itu terjadi pada masa awal Mourinho menangani klub tersebut.

Carvajal sempat mengaku tidak mendapatkan kepercayaan untuk masuk tim utama. Ia bahkan merasa keputusan Mourinho terhadap dirinya cukup tidak konsisten pada masa itu.

Dalam sebuah wawancara, Carvajal menilai Mourinho bersikap oportunis dalam menilai perkembangan pemain. Ia menyebut penilaiannya bisa berubah tergantung performa di klub lain.

Meski begitu, waktu telah meredakan ketegangan di antara keduanya. Carvajal kini menjadi kapten Madrid dan telah memenangkan banyak gelar besar sepanjang kariernya.

3 dari 11 halaman

Bek Tengah: Antonio Rudiger

Bek Tengah: Antonio Rudiger

Bek Real Madrid Antonio Rudiger merayakan golnya ke gawang Elche bersama Federico Valverde. (c) AP Photo/Manu Fernandez

Antonio Rudiger saat ini masih menjadi bagian penting dari Real Madrid. Kontraknya akan berakhir pada akhir musim, tetapi ada harapan ia akan memperpanjang masa baktinya.

Bek asal Jerman itu dikenal sebagai pemain berpengalaman di level tertinggi. Ia sudah terbiasa menghadapi tekanan di pertandingan besar.

Gaya bermain Rudiger dianggap sangat cocok dengan karakter bek yang disukai Jose Mourinho. Ia memiliki agresivitas dan mentalitas kuat dalam duel satu lawan satu.

Tipe seperti itu mengingatkan pada bek-bek yang pernah dilatih Mourinho sebelumnya. Nama-nama seperti John Terry dan Sergio Ramos sering disebut sebagai contoh ideal.

4 dari 11 halaman

Bek Tengah: Jacobo Ramon

Jacobo Ramon menjadi salah satu nama muda yang mulai diperhitungkan di akademi Real Madrid. Ia disebut berkembang pesat setelah mendapat menit bermain bersama Como.

Di lini belakang Madrid, beberapa opsi lain dinilai belum sepenuhnya stabil. Cedera dan inkonsistensi membuat klub terus mencari solusi jangka panjang di posisi bek tengah.

Ramon dikabarkan memiliki klausul pembelian kembali yang terjangkau bagi Madrid. Hal itu membuat peluang kembalinya ke Santiago Bernabeu cukup terbuka.

Perkembangannya membuat banyak pihak mulai memperhatikannya sebagai talenta masa depan. Ia bahkan mulai dibandingkan dengan bek muda top yang pernah dilatih Mourinho di masa lalu.

5 dari 11 halaman

Bek Kiri: Alvaro Carreras

Bek Kiri: Alvaro Carreras

Bek Real Madrid, Alvaro Carreras saat tampil melawan Getafe di Liga Spanyol, 2 Maret 2026. (c) AP Photo/Manu Fernandez

Alvaro Carreras adalah bek kiri berusia 23 tahun yang belum sempat bekerja sama dengan Jose Mourinho di Manchester United maupun Benfica. Ia bergabung dengan Real Madrid pada Juli 2025 dengan kontrak enam tahun hingga 2031.

Dalam beberapa laga besar, Carreras masih menunjukkan proses adaptasi di level tertinggi. Ia sempat kesulitan saat menghadapi Michael Olise dalam laga Liga Champions melawan Bayern Munchen.

Penampilannya di laga tersebut membuatnya sempat tersingkir pada leg kedua. Namun situasi itu dianggap sebagai bagian dari pengalaman berharga untuk perkembangan kariernya.

Meski begitu, ia belum sepenuhnya dicoret dari rencana jangka panjang. Carreras masih dipandang sebagai pemain muda dengan potensi yang bisa berkembang lebih jauh di masa depan.

6 dari 11 halaman

Gelandang: Rodri

Gelandang: Rodri

Pemain Manchester City, Rodri, beraksi dalam pertandingan Piala Dunia Antarklub melawan Wydad AC di Philadelphia, Rabu (18/6/2025). (c) AP Photo/Chris Szagola

Rodri menjadi salah satu gelandang paling lengkap di Eropa saat ini bersama Manchester City. Ia juga memiliki pengalaman panjang di La Liga yang membuatnya tetap menarik bagi Real Madrid.

Madrid disebut sangat menyukai pemain bintang yang sudah terbukti di Premier League. Statusnya sebagai pemenang Ballon d’Or semakin memperkuat daya tariknya.

Rodri perlahan kembali ke performa terbaiknya setelah sempat mengalami penurunan. Ia menjadi kunci kebangkitan Manchester City dalam persaingan gelar.

Dengan kualitas yang dimilikinya, ia dianggap sebagai solusi ideal di lini tengah Madrid. Kehadirannya diyakini bisa membantu tim kembali bersaing di level tertinggi Eropa.

7 dari 11 halaman

Gelandang: Federico Valverde

Gelandang: Federico Valverde

Gelandang Real Madrid, Federico Valverde merayakan golnya ke gawang Girona, 11 April 2026. (c) AP Photo/Manu Fernandez

Federico Valverde menjadi salah satu gelandang penting di Real Madrid berkat daya jelajah dan energi yang luar biasa. Ia dikenal sebagai pemain yang mampu menjaga keseimbangan di lini tengah.

Di sisi lain, Rodri masih dianggap sebagai gelandang elite meski sempat mengalami penurunan setelah cedera ACL. Kondisi itu membuat perannya sedikit berubah di Manchester City.

Pelatih Pep Guardiola bahkan menyesuaikan taktik dengan menurunkan Bernardo Silva lebih dalam di lini tengah. Hal itu dilakukan untuk menutupi berkurangnya mobilitas Rodri.

Dalam skema baru yang dibayangkan, Valverde dianggap pasangan ideal untuk Rodri. Kombinasi keduanya dinilai bisa memberikan keseimbangan antara kontrol dan intensitas di lini tengah Madrid.

8 dari 11 halaman

Gelandang: Jude Bellingham

Gelandang: Jude Bellingham

Jude Bellingham merayakan gol keenam timnya dalam laga Liga Champions antara Real Madrid vs Monaco di Madrid, 21 Januari 2026 (c) AP Photo/Jose Breton

Jude Bellingham menjadi salah satu gelandang paling penting di Real Madrid dalam beberapa musim terakhir. Ia dianggap sebagai pemain modern yang mampu memberi dampak besar di lini tengah dan lini serang.

Pada era sebelumnya, Jose Mourinho pernah memiliki playmaker seperti Mesut Ozil saat meraih gelar La Liga bersama Madrid. Saat itu, Ozil menjadi kreator utama dengan jumlah assist yang sangat tinggi.

Namun gaya gelandang klasik seperti itu dinilai mulai sulit bertahan di sepak bola modern. Intensitas tinggi dan pressing membuat peran tersebut berubah menjadi lebih dinamis.

Bellingham dianggap sebagai versi modern yang lebih cocok untuk sistem saat ini. Dengan kontribusi gol dan assist, ia menjadi salah satu kunci sukses Madrid dalam meraih gelar besar.

9 dari 11 halaman

Sayap Kanan: Arda Guler

Sayap Kanan: Arda Guler

Selebrasi Arda Guler dalam laga Bayern Munchen vs Real Madrid di leg kedua perempat final Liga Champions 2025/2026, Kamis (16/4/2026). (c) AP Photo/Lennart Preiss

Arda Guler dikenal sebagai pemain muda serbabisa yang bisa dimainkan di beberapa posisi lini serang. Ia juga memiliki kemampuan untuk beroperasi di sisi kanan meski bukan posisi utamanya.

Jose Mourinho pernah secara terbuka menunjukkan ketertarikannya terhadap Guler saat masih melatih di Turki. Ia bahkan melontarkan komentar santai mengenai kemungkinan sang pemain bergabung.

Mourinho menyebut bahwa transfer Guler akan sangat menarik jika kondisi tertentu terpenuhi. Pernyataannya itu menunjukkan kekagumannya terhadap potensi sang pemain.

Di sisi lain, nama Mohamed Salah juga sempat dikaitkan dengan peluang transfer bebas. Situasi seperti ini disebut sangat disukai oleh Florentino Perez yang kerap memanfaatkan peluang pasar.

10 dari 11 halaman

Sayap Kiri: Brahim Diaz

Sayap Kiri: Brahim Diaz

Selebrasi pemain Real Madrid, Federico Valverde dengan Brahim Diaz di laga melawan Girona, 11 April 2026. (c) AP Photo/Manu Fernandez

Brahim Diaz menjadi salah satu opsi internal yang bisa mengisi sektor sayap kiri di Real Madrid. Ia dipandang sebagai pemain yang mampu memberi keseimbangan dalam skema serangan tim.

Nama Vinicius Junior tidak dimasukkan dalam skema ini karena situasi kontraknya yang belum menemui titik jelas. Negosiasi yang berjalan membuat masa depannya di klub mulai dipertanyakan.

Madrid juga masih berupaya menemukan kombinasi terbaik antara Vinicius, Jude Bellingham, dan Kylian Mbappe. Namun kolaborasi ketiganya belum berjalan optimal di lapangan.

Jika terjadi perubahan, beberapa nama seperti Brahim Diaz, Franco Mastantuono, dan Rodrygo bisa menjadi solusi alternatif. Meski tidak seberbahaya Vinicius, mereka dianggap memberi keseimbangan yang lebih baik bagi tim.

11 dari 11 halaman

Striker: Kylian Mbappe

Striker: Kylian Mbappe

Penyerang Real Madrid, Kylian Mbappe merayakan gol ke gawang Bayern Munchen di leg I perempat final Liga Champions, 8 April 2026. (c) AP Photo/Jose Breton

Kylian Mbappe menjadi sorotan utama di Real Madrid karena performa golnya yang sangat tinggi. Ia sering dibandingkan dengan era awal Cristiano Ronaldo di klub yang sama.

Pada musim pertamanya, Ronaldo memang belum langsung meraih banyak trofi meski sangat produktif. Ia bahkan sempat kalah bersaing dengan dominasi Barcelona pada periode tersebut.

Perubahan besar terjadi setelah kedatangan Jose Mourinho sebagai pelatih. Ronaldo kemudian mulai meraih gelar seperti Copa del Rey dan La Liga.

Di bawah Mourinho, Ronaldo mencatat rasio gol yang luar biasa dalam kariernya. Jika situasi serupa terjadi pada Mbappe, ekspektasi besar juga akan mengikuti.

Sumber: Planet Football

LATEST UPDATE