Real Madrid vs Barcelona: Sekuel Pertama Dari Empat Episode El Clasico
Editor Bolanet | 16 April 2011 13:28
Bola.net - Oleh: Zulfikar Aleksandri
Dua raksasa sepak bola Spanyol Real Madrid dan Barcelona akan bertanding empat kali dalam waktu 19 hari. Pertemuan pertama di Santiago Bernabeu, Sabtu (16/4) ini pada jornada ke 31 La Liga 2010/11.
Empat hari kemudian, Madrid dan Barca kembali memainkan laga El Clasico pada final Copa del Rey (Piala Raja) di Mestalla, markas Valencia.
Sedangkan pertemuan ketiga dan keempat pada dua leg semifinal Liga Champions, 27 Maret di Bernabeu dan 3 Mei di Nou Camp.
Cristiano Ronaldo dkk menghadapi empat El Clasico dalam kurang dari tiga pekan. (foto: GettyImages)
Apa yang menarik dari El Clasico edisi pertama akhir pekan ini? Tak lain adalah selisih delapan angka antara Real Madrid di posisi kedua dengan Barcelona di puncak klasemen dengan koleksi 84 poin, sementara kompetisi menyisakan tujuh pertandingan.
Dua pekan lalu, Jose Mourinho menegaskan telah "lempar handuk" pada perburuan gelar liga musim ini setelah kalah 0-1 di kandang sendiri dari Sporting Gijon. Apakah Mourinho akan mengambil kembali handuk yang telah dilempar andai memetik tiga poin di Bernabeu?
Secara matematis, Los Blancos belum masuk kotak. Barca bisa kalah dan selisih poin tereduksi menjadi lima angka. Tekanan psikologis pasca kekalahan El Clasico bisa memberi dampak besar dan Blaugrana gagal merebut gelar juara liga untuk ketiga kalinya berturut-turut.
Namun sejak Guardiola menjadi pelatih Barcelona di tahun 2008, Andres Iniesta dkk seperti "tak tersentuh" setiap kali El Clasico dengan lima kemenangan beruntun.
Jose Mourinho hanya diam saat konferensi pers jelang lawan Barca. Ia diwakili asisten pelatih Aitor Karanka. (foto: AP)
Pekan lalu, sebelum lawan Almeria, Guardiola mengatakan bahwa ia tak ingin kehilangan angka di El Clasico, artinya kemenangan tetap menjadi target utama di Bernabeu dan memperlebar selisih angka menjadi sebelas.
Jose Mourinho sempat mengeluarkan komentar usai mengalahkan Tottenham pada leg kedua perempat final Liga Champions, sebelum aksi tutup mulut dilakukan oleh sang Special One.
"Apa yang terjadi di satu pertandingan tak mencerminkan apa yang akan terjadi berikutnya," kata Mourinho. "Banyak orang bilang tim yang menang pada pertandingan (El Clasico) pertama akan lebih kuat di laga kedua. Teori saya sederhana. Kita main dulu yang pertama, selesaikan, kemudian pikirkan yang kedua,"
Dari segi materi pemain, Mourinho lebih diuntungkan dengan kembali fitnya barisan depan mereka mulai Karim Benzema, Gonzalo Higuain, dan Kaka.
Saat bermain di White Hart Lane dengan keunggulan agregat 4-0 pun Mourinho tetap menurunkan pemain inti, termasuk Ronaldo, Ozil, Sergio Ramos, dan Khedira.
Esteban Granero merayakan gol yang dicetak Kaka (kanan) di kandang Athletic Bilbao pekan lalu. (foto: GettyImages)
Skuad Barca tak 'semewah' Madrid. Mereka kehilangan Carles Puyol dan Eric Abidal. Pengganti Puyol adalah Sergio Busquets yang ditarik dari gelandang menjadi bek tengah. Sedangkan pengganti Busquets di tengah adalah pemain muda Thiago Alcantara.
Javier Mascherano absen di Bernabeu karena akumulasi kartu, Bojan Krkic cedera lutut pekan lalu yang membuat Guardiola hanya punya satu stok striker David Villa yang sudah tak mencetak gol dalam sembilan pertandingan.
Namun Guardiola masih punya Messi. Pemain terbaik dunia dua tahun terakhir, top skor La Liga dnegan 29 gol, dan top skor Barcelona musim in dengan total 48 gol.
Golnya ke gawang Shakhtar di Liga Champions membuat Messi kini telah mencetak 48 gol musim ini. (foto: GettyImages)
Belum ada pemain di Spanyol yang mampu mencetak 50 gol dalam semusim. Messi hanya butuh dua gol lagi untuk memecahkan rekor tersebut. Pemain berusia 23 tahun itu telah mencetak 95 gol dalam 99 pertandingan dan membawa Barcelona meraih delapan trofi juara dalam dua tahun terakhir.
Uniknya, Messi belum sekali pun mencetak gol ke gawang tim yang dilatih Jose Mourinho. Bahkan saat Barca menang telak 5-0 pada El Clasico peruh pertama musim ini, gol-gol Barca dicetak oleh Xavi, Pedro, dua gol David Villa, dan gol penutup dari pemain pengganti, Jeffren.
Dari gambaran di atas, El Clasico edisi pertama -dari empat rangkaian El Clasico- ini akan berdampak masif pada perebutan juara La Liga, meski Mourinho telah mengisyaratkan lempar handuk, tak mungkin Real Madrid melepas El Clasico di Bernabeu.
Masih ada tiga El Clasico berikutnya dua pekan mendatang. Dua pekan yang akan menentukan musim Madrid dan Barcelona. Juara, atau tidak sama sekali. (kpl/bola)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gol ke-2000 Milan Era Berlusconi Milik Cassano
Editorial 30 September 2011, 16:00 -
Akankah Batista Menjadi Pelepas Dahaga Argentina?
Editorial 23 Juni 2011, 13:00 -
KILAS BALIK: Final Liga Champions Eropa 2009
Editorial 28 Mei 2011, 12:30 -
NIGHTS TO REMEMBER, Enam Laga Final Barcelona
Editorial 28 Mei 2011, 04:50 -
Komparasi Antara Messi dan Rooney
Editorial 27 Mei 2011, 16:00
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Brighton vs Liverpool: Danny Welbeck
Liga Inggris 21 Maret 2026, 23:17
-
Road to Final Carabao Cup 2025/2026: Manchester City
Liga Inggris 21 Maret 2026, 23:00
-
Road to Final Carabao Cup 2025/2026: Arsenal
Liga Inggris 21 Maret 2026, 22:30
-
Ditawari Kontrak Baru, Dusan Vlahovic Ragu Bertahan di Juventus
Liga Italia 21 Maret 2026, 21:30
-
Prediksi Susunan Pemain AC Milan vs Torino: Leao Absen, Fullkrug Starter?
Liga Italia 21 Maret 2026, 21:12
-
Digosipkan Bakal Dipecat Chelsea, Begini Respon Liam Rossenior
Liga Inggris 21 Maret 2026, 21:00
-
Hasil FP2 MotoGP Brasil 2026: Ai Ogura Tercepat, Asapi Marc Marquez
Otomotif 21 Maret 2026, 20:48
LATEST EDITORIAL
-
5 Calon Pelatih Baru Chelsea Jika Liam Rosenior Dipecat, Mourinho Masuk Daftar
Editorial 18 Maret 2026, 17:00
-
4 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Bayer Leverkusen
Editorial 17 Maret 2026, 19:28










