San Siro Rasa Olimpico
Gia Yuda Pradana | 2 Oktober 2017 11:18
Bola.net - Bola.net - Bahkan setelah memperkuat diri dengan belanja besar di bursa musim panas pun, AC Milan belum bisa menang di kandang melawan AS Roma. Tiga musim beruntun sudah Rossoneri dipaksa takluk di San Siro oleh serigala-serigala ibu kota.
Streak buruk Milan atas Roma ini dimulai dengan kekalahan 1-3 pada musim 2015/16, kemudian 1-4 di musim 2016/17, dan terakhir 0-2.
Bagi Roma, dalam tiga laga terakhir melawan Milan, San Siro sudah terasa seperti rumah mereka sendiri - Stadio Olimpico.
Milan menjamu Roma pada giornata 7 Serie A 2017/18, Minggu (01/10). Pasukan Vincenzo Montella tumbang 0-2. Gol-gol tim besutan Eusebio Di Francesco dicetak oleh Edin Dzeko menit 72 dan Alessandro Florenzi menit 77.
Derita Milan bahkan semakin lengkap dengan diusirnya Hakan Calhanoglu yang mendapatkan kartu kuning kedua di menit 80.
Bagi Roma, ini sudah tiga musim beruntun mereka menang melawan Milan di San Siro.
Rekor pertemuan terkini di Serie A:
2017/18 Roma vs Milan (giornata 26)
2017/18 Milan 0-2 Roma (giornata 7)
2016/17 Milan 1-4 Roma (giornata 35)
2016/17 Roma 1-0 Milan (giornata 16)
2015/16 Milan 1-3 Roma (giornata 38)
2015/16 Roma 1-1 Milan (giornata 19).
Terakhir kali Milan mengalahkan Roma di San Siro adalah dengan skor 2-1 pada musim 2014/15. Itu juga terakhir kalinya, hingga sekarang, Milan mampu meraih kemenangan atas Roma di Serie A (kandang maupun tandang).
Pada musim 2015/16, Milan yang dilatih Cristian Brocchi menjamu Roma besutan Luciano Spalletti dan kalah 1-3. Tertinggal tiga gol terlebih dahulu melalui Mohamed Salah, sang mantan Stephan El Shaarawy dan , Rossoneri hanya bisa mencetak satu gol hiburan lewat Carlos Bacca di penghujung laga.
Musim berikutnya, Milan yang sudah dilatih Montella kembali kalah melawan pasukan Spalletti di San Siro. Kali ini, skornya lebih parah, 1-4. Satu gol Mario Pasalic tak cukup untuk menghentikan Roma yang empat kali membobol gawang Gianluigi Donnarumma lewat Dzeko (2), El Shaarawy dan Daniele De Rossi.
Bertemu lagi di musim anyar, di panggung yang sama, Milan lagi-lagi dipaksa menelan kekalahan. Roma yang sekarang diasuh Di Francesco, dan memainkan musim pertama pasca-pensiunnya Francesco Totti, ternyata masih terlalu tangguh buat Milan. Dzeko dan Florenzi memaksa Donnarumma dua kali memungut bola dari gawangnya. Kali ini, tak ada gol dari El Shaarawy.
Kemenangan ini membawa Roma terus merangkak naik mendekati papan atas. Setelah sempat dipermalukan Inter Milan 1-3 di Olimpico, Roma berturut-turut mengalahkan Verona 3-0, Benevento 4-0 dan Udinese 3-1. Roma menjadikannya empat kemenangan beruntun di Serie A (kemenangan kelima musim ini) dengan menekuk Milan 2-0 di San Siro.
Kami ingin terus melangkah maju dan mendekat ke papan atas. Laga melawan Sampdoria yang ditunda tidak membantu, karena kami jadi tertinggal satu pertandingan (dari tim-tim lain) dan itu berdampak pada sisi psikologis, kata Di Francesco setelah mengalahkan Milan, seperti dilansir situs resmi klub.
Sebelum hari ini, orang-orang mengatakan kalau kami hanya bisa menang di laga-laga mudah.
- Roma memperpanjang rekor klub dengan meraih 10 kemenangan tandang beruntun di Serie A.
- Alessandro Florenzi mencetak gol pertamanya setelah kembali dari cedera panjang. Gol terakhirnya di Serie A sebelum ini tercipta ketika melawan Lazio pada April 2016 atau 546 hari silam.
- Milan melepas delapan tembakan di babak pertama, dan semuanya berasal dari luar kotak penalti Roma.
- Edin Dzeko mencetak tujuh gol dalam lima penampilan terakhirnya untuk Roma di semua kompetisi (2 vs Verona, 2 vs Benevento, 1 vs Udinese, 1 vs Qarabag, 1 vs Milan).
- Edin Dzeko, yang merupakan Capocannoniere musim lalu, sudah mencetak tujuh gol dalam enam penampilan untuk Roma di Serie A musim ini.
- Hingga giornata 7, Edin Dzeko (7 gol) hanya tertinggal dari Paulo Dybala (Juventus, 10 gol) dan Ciro Immobile (Lazio, 9 gol).
Milan saat ini masih tertahan di peringkat tujuh klasemen sementara dengan empat kemenangan dan tiga kekalahan. Milan masih cukup jauh dari zona Liga Champions yang sekarang ditempati Napoli, juara bertahan Juventus, sang rival sekota Inter Milan, dan Lazio.
Meski begitu, Montella tidak terlalu merasa cemas.
Ini baru awal musim, saya tidak khawatir. Jika lebih konsisten, kami bisa kembali ke jalur yang tepat. Pada titik ini musim lalu, Juventus bahkan berada di luar zona Liga Europa namun pada akhirnya mereka meraih Scudetto, kata Montella seperti dikutip Football Italia.
Montella sepertinya perlu lebih mencemaskan nasibnya sendiri. Pasalnya, belakangan gencar beredar isu kalau dia bakal dipecat dan digantikan oleh Carlo Ancelotti.
Namun Montella sepertinya masih didukung oleh pihak klub. Direktur Massimiliano Mirabelli adalah salah satu yang menyuarakan pembelaan terhadapnya.
Ini baru putaran ketujuh, dan tim kami adalah tim baru. Tak ada pelatih yang punya tongkat sihir. Anda tak bisa mendapatkan hasil secara instan. Montella bekerja dengan baik. Kami hanya harus berharap semua kerja itu akan segera membuahkan hasil.
Kompetisi harus dihentikan sementara karena masuk jeda internasional. Setelah itu, Milan akan menghadapi ujian yang tak kalah berat.
Pada giornata berikutnya, 16 Oktober mendatang, Rossoneri akan melakoni derby melawan Nerazzurri. Sementara itu, Roma akan meladeni sang capolista .
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Live Streaming Verona vs Milan - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 19 April 2026, 13:02
-
Man of the Match Roma vs Atalanta: Mario Hermoso
Liga Italia 19 April 2026, 04:18
-
Hasil Roma vs Atalanta: Gol Hermoso Selamatkan Giallorossi
Liga Italia 19 April 2026, 03:53
-
7 Pilar Kepercayaan Allegri di AC Milan, Didominasi Sektor Pertahanan
Liga Italia 18 April 2026, 20:54
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persib 20 April 2026
Bola Indonesia 20 April 2026, 09:12
-
Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
Liga Inggris 20 April 2026, 08:58
-
Prediksi BRI Super League: Semen Padang vs Persijap 20 April 2026
Bola Indonesia 20 April 2026, 08:52
-
Hasil Lengkap, Klasemen, dan Jadwal Pertandingan Proliga 2026
Voli 20 April 2026, 08:45
-
Jadwal Lengkap Proliga 2026, 8 Januari-26 April 2026
Voli 20 April 2026, 08:45
-
Masih Bingung Beda EDT, EDP, dan Parfum? Ini Penjelasannya Buat Pria Aktif
Lain Lain 20 April 2026, 08:00
-
Arsenal vs Man City, Perebutan Gelar Premier League Makin Panas
Liga Inggris 20 April 2026, 07:00
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Premier League 2025/2026
Liga Inggris 20 April 2026, 05:17
LATEST EDITORIAL
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59
-
10 Kegagalan Juara Paling Tragis di Premier League, Arsenal 2025/2026 Menyusul?
Editorial 14 April 2026, 18:00








