Setelah Ronaldo dan Neymar, Siapa Lagi Dikalahkan Messi?
Editor Bolanet | 20 Desember 2011 11:31
Bola.net - Hanya dalam waktu 3,5 musim, Josep Guardiola dengan sentuhan ajaibnya berhasil membawa merajai sepak bola Eropa dan dunia dengan torehan 13 gelar dari total 16 yang bisa mereka menangkan. Tidak ada tim kuat lainnya yang bisa memenangkan gelar sebanyak itu, Barca kini sudah mulai tak tertandingi dan begitu juga dengan Lionel Messi yang juga kehabisan rival untuk bersaing dengannya.
Dua kali dalam kurun waktu seminggu, Messi sekali lagi membuktikan jika dirinya memang pantas menyandang gelar pemain terbaik dunia. Dimulai ketika satu assist-nya membangkitkan semangat juang Barca untuk meraih kemenangan 3-1 melawan Real Madrid di laga El Clasico. Bandingkan dengan Cristiano Ronaldo yang menutup laga dengan menambah koleksi tendangan melenceng ke arah gawang Valdes, seolah membuktikan jika dirinya memang pemain terbaik kedua setelah Messi.
Ronaldo memang kembali ke performa terbaiknya saat Real menang besar 6-2 melawan Sevilla, untuk membuktikan jika dirinya memang masih pantas disebut pemain termahal dunia. Tetapi penampilan buruknya di El Clasico tentu takkan bisa dengan mudah hilang dari ingatan banyak orang.
Kemenangan di El Clasico membuat Barca kembali ke jalur juara. Mereka kini terpaut 3 poin dari Madrid di puncak klasemen. Ketika Los Bloncos berpesta merayakan kembalinya mereka ke puncak klasemen, sesaat kemudian Barca memastikan menjadi juara dunia FIFA untuk kedua kalinya bersama dengan Guardiola. Sesuatu yang belum bisa dipersembahkan Jose Mourinho di sepanjang karirnya
Lionel Messi tampil sebagai bintang di ajang Piala Dunia Antar Klub dengan menyabet gelar sebagai pemain terbaik dan mencetak dua gol di laga final. Sebelumnya Messi juga membawa Barca meraih gelar serupa di tahun 2009 dengan menundukkan Estudiantes. Dan yang menarik tentu perang bintang kedua klub, melawan Messi.
masih berusia 19 tahun, tetapi penyerang muda Santos ini sudah menyita perhatian Barca dan Madrid. Kepindahan Neymar menuju pentas Eropa sepertinya hanya masalah waktu. Fenomena ini langsung dibandingkan dengan skill alami yang dimiliki Messi.
Meski sempat mengatakan jika dirinya bisa lebih baik dari Messi, namun pada laga final Piala Dunia Antar klub segalanya menjadi jelas, siapa yang menjadi bintang di laga itu. Bukan anak muda dari Brasil, tetapi kapten Argentina, Lionel Messi.
Permainan cantik Messi membuat santos terlihat seperti klub medioker lewat gol penutup cantik yang membawa Barca menang telak 4-0. Sementara hanya bisa kagum melihat dominasi tim terbaik dunia, gagal mengangkat performa timnya dan yang lebih penting lagi, sadar jika dirinya belum selevel Messi. Skor 2 untuk Messi dan 0 untuk .
Selain Messi yang membukukan rekor sebagai pemain pertama yang membukukan assist dan gol di 6 kompetisi besar dalam satu tahun, muncul nama yang tak kalah cemerlang di Piala Dunia Antar Klub. Jenderal lapangan tengah ini memberikan assist kepada Messi sebelum akhirnya mencetak gol kedua Barca di laga final.
memenangkan Silver Ball atau yang terbaik kedua pada ajang Piala Dunia Antar Klub. Sebuah penampilan gemilang kembali dipertunjukkan Barca guna meneruskan dominasi mereka sebagai tim terbaik dunia. Dan menghadapi tim yang pernah diperkuat Pele di tahun 1960-an, Messi seolah berhasil menunjukkan jika saat ini hanya ada satu raja dalam sepak bola, dan bukan berasal dari Brasil ataupun Portugal.
Untuk saat ini, atau mungkin untuk sementara waktu, Ronaldo dan Neymar bukan ancaman berarti untuk tahta sang raja. (bola/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Debut Impian Anthony Gordon, 2 Assist dalam Kemenangan Besar Barcelona
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 11:19
-
Adrien Rabiot Sudah Memahami Tuntutan Ruben Amorim di AC Milan
Liga Italia 24 Agustus 2026, 11:08
-
Randal Kolo Muani Bikin Luciano Spalletti Frustrasi
Liga Italia 24 Agustus 2026, 10:19
-
Barcelona Menang Besar 5-0, Ulasan Performa Para Pemain di Markas Elche
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 10:09
-
AC Milan Tekuk Torino, Berikut Performa Pemain di Setiap Lini
Liga Italia 24 Agustus 2026, 09:53
-
Juventus Tekuk Frosinone, Bremer Gemilang, Kolo Muani Melempem
Liga Italia 24 Agustus 2026, 09:07
-
Nyaris Terkapar, Bagaimana Performa Para Pemain Liverpool di Kandang Newcastle?
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 08:27
-
Comeback Manchester City: Cherki Gemilang, Haaland Belum Tajam
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 07:42
-
Man of the Match Elche vs Barcelona: Raphinha
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 06:47
-
Man of the Match Torino vs Milan: Samuel Chukwueze
Liga Italia 24 Agustus 2026, 06:43
-
Hasil Elche vs Barcelona: Raphinha dan Fermin Lopez Menggila
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 06:17
-
Hasil Torino vs Milan: Adrien Rabiot Merevitalisasi Rossoneri
Liga Italia 24 Agustus 2026, 06:10
-
Man of the Match Frosinone vs Juventus: Bremer
Liga Italia 24 Agustus 2026, 01:44
-
Hasil Frosinone vs Juventus: Bianconeri Amankan Tiga Poin di Laga Perdana!
Liga Italia 24 Agustus 2026, 01:32
-
Man of the Match Newcastle vs Liverpool: Dominik Szoboszlai
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 00:45
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59
