Sirami Dzeko Dengan Cinta, Roma Kini Petik Hasilnya
Gia Yuda Pradana | 20 Februari 2017 11:25
Bola.net - Bola.net - Edin Dzeko musim ini benar-benar pemain yang berbeda dibandingkan musim lalu, musim pertamanya di Italia. AS Roma berhasil membangkitkan kemampuan terbaiknya.
Apa yang sudah dilakukan Roma hingga striker 30 tahun Bosnia mantan pemain Manchester City itu bisa kembali menjadi sosok predator gol yang ditakuti lawan, seperti ketika masih memperkuat Wolfsburg beberapa tahun silam? Menurut pelatih Luciano Spalletti, rahasianya adalah cukup menyirami dia dengan cinta.
Roma menang 4-1 menjamu Torino pada giornata 25 Serie A 2016/17, Senin (20/2). Dzeko menyumbang satu gol dan mengukir sebuah rekor anyar dalam sejarah Roma, menjadi pemain Giallorossi pertama yang bisa mencetak gol dalam delapan penampilan beruntun di semua ajang.
Musim ini, Dzeko sudah mengemas 29 gol dalam 35 penampilan. Dia telah mencetak 19 gol di Serie A, delapan gol di Liga Europa dan dua gol di Coppa Italia. Angka itu jauh beda dibandingkan musim lalu, Dzeko musim ini benar-benar Dzeko yang berbeda dibandingkan musim lalu, hanya 10 gol dalam 39 penampilan.
Dzeko sekarang sadar kalau dia penting untuk Roma. Dia merasa semua orang menaruh kepercayaan kepadanya, kata Spalletti seperti dikutip Football Italia.
Dzeko hanya butuh kepercayaan diri, butuh merasa dicintai dan dihargai.
Dzeko sudah menunjukkan kemampuan yang sebenarnya. Itu kabar baik untuk Roma, tapi bukan bagi lawan.
Ambil contoh Viktoria Plzen dan di Liga Europa. Dua tim itu mungkin bisa dibilang sial karena bertemu Roma, dengan Dzeko dalam performa yang sekarang.
Roma mengalahkan Plzen 4-1 (fase grup) dan Villarreal 4-0 (leg pertama 32 besar). Dalam dua laga itu, Dzeko mencetak hattrick. WhoScored bahkan memberinya rating sempurna 10 dalam dua laga tersebut, lebih tinggi daripada di laga-laga lainnya.
Dua hattrick tersebut bahkan menjadikan Dzeko pemain dengan hattrick terbanyak sementara di Liga Europa 2016/17.
Musim panas kemarin, Dzeko gencar dikabarkan bakal dilego oleh Roma setelah tampil mengecewakan di musim pertamanya. Namun, Roma ternyata mempertahankannya.
Roma tahu kalau Dzeko belum mengeluarkan semua kemampuan terbaiknya.
Roma memberi Dzeko kepercayaan diri, perasaan dihargai dan cinta. Roma kini mulai memetik hasilnya, memiliki salah satu predator gol paling mematikan seantero Eropa di skuat mereka.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Soal Manu Kone ke Manchester United, Ini Kata Fabrizio Romano
Liga Inggris 20 Juli 2026, 12:00
-
Randal Kolo Muani Sulit, Juventus Beralih ke Striker Asal Brasil Ini
Liga Italia 18 Juli 2026, 18:00
-
Bukan Sekedar Rumor, MU Mulai Bergerak untuk Amankan Jasa Manu Kone
Liga Inggris 17 Juli 2026, 21:00
-
Atas Perintah Amorim, AC Milan Coba Bajak Bek MU Ini
Liga Italia 17 Juli 2026, 19:00
-
Bek AC Milan Ini Segera Tinggalkan San Siro untuk Main di Inggris!
Liga Italia 17 Juli 2026, 08:00
LATEST UPDATE
-
Inter Milan Dekati Cristian Romero, Tottenham Minta 50 Juta Euro
Liga Italia 22 Juli 2026, 08:01
-
Luka Modric Sepakat Perpanjang Kontrak di AC Milan
Liga Italia 22 Juli 2026, 05:52
-
Italia Siap Buat Pengecualian Anggaran demi Datangkan Pep Guardiola
Piala Dunia 22 Juli 2026, 05:26
-
Emi Martinez Pertimbangkan Mundur dari Timnas Argentina
Piala Dunia 22 Juli 2026, 01:18
-
Kejutan Bursa Transfer: Real Madrid Pantau Ferran Torres!
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 00:15
-
Arda Guler Jadi Pilar Proyek Baru Jose Mourinho di Real Madrid
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 23:59
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55










