Tak Selalu Sempurna, Ini 5 Penalti Terburuk Lionel Messi
Aga Deta | 16 September 2025 21:39
Bola.net - Lionel Messi sering dianggap pemain yang mendekati kesempurnaan di sepak bola. Meski begitu, ada satu aspek yang justru kerap jadi sorotan: penalti.
Sepanjang karier, Messi tercatat sudah 142 kali mengambil tendangan penalti. Dari jumlah itu, 111 berbuah gol, sementara sisanya gagal.
Rasio keberhasilan 78 persen memang terlihat solid. Tetapi, untuk pemain dengan kualitas Messi, standar itu dianggap masih kurang mengkilap.
Bahkan beberapa kegagalan terjadi di panggung besar. Situasi itulah yang membuat momen-momen tersebut begitu diingat publik.
Berikut ini lima penalti terburuk Lionel Messi. Setiap kegagalan punya cerita tersendiri yang melekat di ingatan fans.
1. PSG vs Real Madrid di Liga Champions

Kegagalan penalti Lionel Messi saat melawan Real Madrid di Liga Champions 2022 sempat menjadi sorotan besar. Thibaut Courtois dengan mudah menepis tendangan bintang Argentina itu.
Neymar bahkan mengenang momen saat mereka berlatih di PSG. Ia mendorong Messi untuk berani mencoba teknik berbeda agar lebih efektif dari titik putih.
Dorongan itu terbukti berhasil karena Messi kemudian jauh lebih tajam dalam mengeksekusi penalti, termasuk di Piala Dunia 2022. Bisa dibilang, Argentina turut berutang pada nasihat sederhana seorang Neymar.
2. Laga Semifinal Liga Champions Lawan Chelsea

Lionel Messi pernah merasakan momen paling menyakitkan dalam kariernya. Itu terjadi di semifinal Liga Champions 2012 ketika Barcelona menghadapi Chelsea.
Musim tersebut sejatinya menjadi salah satu periode terbaik Messi. Ia mencetak 50 gol di La Liga dan total 92 gol dalam satu tahun kalender yang menakjubkan.
Sayangnya, Barcelona gagal melangkah ke final setelah penalti Messi hanya mengenai mistar. Ia sendiri mengaku kekalahan dari Chelsea dan Real Madrid di musim yang sama masih menjadi luka yang sulit dilupakan.
3. Final Copa America Centenario Kontra Chile

Final Copa America Centenario 2016 menyisakan luka besar bagi Lionel Messi. Penalti yang ia lepaskan melayang jauh di atas mistar dan Argentina pun kembali tumbang dari Chile lewat adu tos-tosan.
Hasil itu menjadi penderitaan yang menumpuk setelah kegagalan di edisi sebelumnya. Messi terlihat begitu terpukul dan kesedihannya jelas tampak di lapangan.
Tak heran, usai pertandingan Messi membuat pengumuman mengejutkan. Ia mengaku memilih pensiun dari tim nasional karena tidak sanggup lagi menanggung kekecewaan yang berulang.
4. Pertandingan Piala Dunia 2018 Lawan Islandia

Kebangkitan Lionel Messi di timnas Argentina sudah banyak dikenal penggemar sepak bola. Ia segera kembali dari pensiun internasional, meski perjalanan menuju sukses besar masih penuh tantangan.
Pada Piala Dunia 2018, Argentina membuka pertandingan melawan Islandia dengan hasil imbang. Penampilan mereka di bawah arahan Jorge Sampaoli tampak kacau dan Messi tak mampu mengeksekusi penalti dengan baik.
Hannes Halldorsson dengan mudah menggagalkan tendangan Messi. Momen ini menjadi bukti bahwa bahkan legenda sepak bola pun bisa terlihat ragu dan terbebani tekanan besar.
5. Tendangan Panenka Gagal vs Charlotte FC

Messi mencoba penalti panenka yang elegan, tapi digagalkan kiper Charlotte. Tendangannya gagal membawa Inter Miami unggul di babak pertama.
Charlotte FC pun menang 3-0, dengan Idan Toklomati mencetak hat-trick pertamanya. Penalti gagal Messi jadi momen yang banyak dibicarakan di pertandingan itu.
Walau begitu, Inter Miami masih perkasa di MLS, dan performa Messi tetap mengesankan. Kegagalan ini cepat dilupakan karena tim dan pemain lainnya tampil solid.
Sumber: Planet Football
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Daftar dan Nomor Punggung Pemain Chelsea 2026/2027
Liga Inggris 20 Agustus 2026, 12:03
-
Wayne Rooney Kirim Pesan untuk Marcus Rashford: Ini yang Harus Diubah
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 21:01
-
Manchester United Terancam Gagal Dapatkan Pengganti Luke Shaw
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 20:06
-
Barcelona Sempat Hubungi Inter Milan soal Lautaro Martinez
Liga Spanyol 19 Agustus 2026, 19:36
-
Barcelona Siap Dengarkan Tawaran untuk Raphinha, Al-Hilal Mengintai
Liga Spanyol 19 Agustus 2026, 19:06
LATEST UPDATE
-
Jose Mourinho Siapkan Peran Baru untuk Trent Alexander-Arnold di Real Madrid
Liga Spanyol 20 Agustus 2026, 19:03
-
Porto Menyerah Kejar Santiago Gimenez, Negosiasi dengan AC Milan Buntu
Liga Italia 20 Agustus 2026, 18:33
-
Manchester City Incar Gelandang Serie A sebagai Pengganti Rodri
Liga Inggris 20 Agustus 2026, 18:03
-
Juventus Jajaki Emerson Palmieri untuk Perkuat Bek Kiri
Liga Italia 20 Agustus 2026, 17:33
-
Prediksi Espanyol vs Real Madrid 23 Agustus 2026
Liga Spanyol 20 Agustus 2026, 17:14
-
Inter Milan Tegaskan Sikap soal Lautaro Martinez, Barcelona Sulit Membajak
Liga Italia 20 Agustus 2026, 17:03
-
Prediksi Inter vs Monza 22 Agustus 2026
Liga Italia 20 Agustus 2026, 16:43
-
Tottenham Bergerak Cepat! Ingin Bajak Savinho dan Omar Marmoush dari Man City
Liga Inggris 20 Agustus 2026, 16:33
-
Prediksi Hull City vs Man Utd 22 Agustus 2026
Liga Inggris 20 Agustus 2026, 16:14
-
Belum Menyerah! Manchester City Siap Ajukan Tawaran untuk Enzo Fernandez
Liga Inggris 20 Agustus 2026, 16:00
-
Kapan Liverpool Bisa Tuntaskan Transfer Bradley Barcola?
Liga Inggris 20 Agustus 2026, 15:30
-
Prediksi Arsenal vs Coventry City 22 Agustus 2026
Liga Inggris 20 Agustus 2026, 15:00
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59



