Ultah ke-60, Ini Momen Terbaik dalam Karier Jose Mourinho
Aga Deta | 27 Januari 2023 12:58
Bola.net - Pelatih AS Roma Jose Mourinho berulang tahun pada tanggal 26 Januari. Tahun ini, pelatih yang dijuluki The Special One tersebut berusia 60 tahun.
Mourinho pernah menangani tim-tim besar di daratan Eropa. Mulai dari Porto, Inter Milan, Real Madrid, Chelsea, dan saat ini AS Roma.
Meski strateginya acapkali dikritik karena memainkan gaya negatif football, Mourinho adalah pelatih yang berprestasi. Dia sudah memenangkan 28 trofi dalam sepanjang kariernya.
Di pentas domestik, Mourinho pernah membawa timnya merengkuh gelar Premier League, Serie A dan La Liga. Dia juga berjaya di Eropa dengan memenangkan Liga Champions, Liga Europa dan UEFA Conference League.
Saat ini Mourinho menjabat sebagai pelatih A Roma. Pada musim 2021/2022, dia berhasil mengantarkan Giallorossi merengkuh juara UEFA Conference League.
Berikut ini lima momen terbaik dalam karier Jose Mourinho.
5. Gelar Ganda di Manchester United

Jose Mourinho mengambil alih Manchester United pada tahun 2016. Meskipun dianggap tidak memenuhi ekspektasi di Old Trafford, dia tetap meraih kesuksesan.
Mourinho memenangkan Piala Liga dan Liga Europa di musim pertamanya sebagai pelatih di Old Trafford. Dia juga membantu klub finis kedua di Premier League pada musim 2017/2018.
Mourinho pada akhirnya dipecat pada bulan Desember 2018. Namun, Manchester United selalu kesulitan memenangkan gelar setelah kepergian Mourinho.
4. Akhiri Dominasi Barcelona

Barcelona sangat dominan di La Liga ketika Jose Mourinho mengambil alih Real Madrid pada 2010. Josep Guardiola membuat Lionel Messi dan kolega menjadi tim yang tidak terhentikan.
Dominasi Barcelona pada akhirnya berhasil dihentikan Jose Mourinho. Real Madrid menjadi juara dengan meraih 100 poin untuk pertama kalinya.
Tak hanya itu saja, Real Madrid juga mampu mencetak 121 gol. Permainan Cristiano Ronaldo mengangkat Los Blancos ke level yang lain.
3. Musim Pertama di Chelsea

Setibanya di Chelsea pada tahun 2004, Jose Mourinho menjuluki dirinya sebagai The Special One. Julukan itu kemudian melekat kepada dirinya selama bertahun-tahun.
Di bawah Mourinho, Chelsea memenangkan Piala Liga dan juga Premier League pada musim pertamanya. Mourinho juga mengangkat permainan Frank Lampard dan John Terry yang kemudian menjadi legenda di Stamford Bridge.
Chelsea mungkin juga bisa memenangkan Liga Champions seandainya mereka tidak kalah dari Liverpool. Gol hantu Luis Garcia membuat The Blues tersingkir.
4. Treble dengan Inter

Setelah dipecat Chelsea, Jose Mourinho bergabung dengan Inter Milan pada 2008. Meski Inter sudah mendominasi di Serie A di bawah Roberto Mancini, Mourinho mampu memberikan sesuatu yang lain.
Mourinho berhasil mempersembahkan trofi Liga Champions pada 2010. Mereka mengangkat trofi Si Kuping Besar setelah mengalahkan Bayern Munchen di final berkat brace Diego Milito.
Mourinho juga mempersembahkan Copa Italia dan Scudetto pada musim itu. Namun, Mourinho pindah ke Real Madrid setelah pertandingan final Liga Champions.
1. Kemenangan Bersejarah Porto

Jose Mourinho berhasil membawa Porto merengkuh juara Liga Europa pada 2003. Namun, mereka meraih kesuksesan yang lebih besar pada musim berikutnya.
Pada 2004, tak ada yang mengira kalau Porto bisa menjuarai Liga Champions. Namun, mereka bisa melakukannya setelah mengalahkan AS Monaco di final.
Porto mengalahkan Manchester United dalam perjalanannya ke final. Pria Portugal itu berlari di pinggir lapangan Old Trafford setelah Costinha mencetak gol.
Sumber: Express
Baca Juga:
- Termasuk Phil Jones, 5 Pemain Manchester United yang Paling Flop
- 5 Pemain yang Paling Sering Bermain Bersama Lionel Messi
- 5 Pemain yang Paling Sering Bermain Bersama Cristiano Ronaldo
- 6 Transfer Besar yang Masih Bisa Terjadi di Premier League pada Januari 2023, Harry Kane ke MU?
- 8 Pemain yang Bakal Dijual Chelsea Setelah Belanja Jor-Joran
- Mohamed Elneny Cedera, Ini 4 Gelandang Murah yang Bisa Direkrut Arsenal di Januari 2023
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs Persik 8 Maret 2026
Bola Indonesia 7 Maret 2026, 13:49
LATEST UPDATE
-
5 Alasan AC Milan Layak Diunggulkan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:27
-
Man of the Match Juventus vs Pisa: Kenan Yildiz
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:13
-
6 Bentrokan Tanpa Kekalahan, Modal AC Milan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:00
-
Unggul FC Datang ke Kanjuruhan, Kirim Dukungan untuk Arema FC
Bola Indonesia 8 Maret 2026, 08:54
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 Australia 2026 di Vidio, 6-8 Maret 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 07:59
-
Inter Milan Coba Telikung MU untuk Transfer Eduardo Camavinga
Liga Italia 8 Maret 2026, 06:40
-
Mau Sandro Tonali, MU Siap-siap Kere Mendadak!
Liga Inggris 8 Maret 2026, 06:20
-
Barcelona Bekuk Athletic Bilbao dalam Kondisi Kelelahan Berat!
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:49
-
Menang dan Clean Sheet Lawan Athletic Bilbao, Bos Barcelona Full Senyum!
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:38
-
Hasil Juventus vs Pisa: Pesta Gol Bianconeri di Allianz Stadium
Liga Italia 8 Maret 2026, 05:23













