Agum Gumelar: Tak Ada Dalam Kamus FIFA Soal KLB Tim Transisi
Editor Bolanet | 2 November 2015 15:58
Sebab dikatakan Agum, FIFA dan AFC hanya mengakui hasil KLB PSSI pada April lalu. Hasilnya yakni, telah memilih La Nyalla Mahmud Matalitti sebagai Ketua Umum.
Prinsipnya, statuta harus dipatuhi. Tidak ada dalam kamus FIFA soal KLB itu. Kita dibekukan karena dua hal. Yakni, karena intervensi dan dibentuknya Tim Transisi, ungkap Agum Gumelar.
Karena itu, sudah tidak perlu ada ego lagi. FIFA pun sudah tegaskan, bahwa mereka mengakui apa yang selama ini dilakukan PSSI. Saat KLB di Surabaya tersebut, disaksikan KONI, perwakilan FIFA dan AFC. Karena itu, kepengurusan ini sangat sah sampai masa bakti selesai, tegasnya.
Lebih jauh dipaparkan Agum, jika FIFA dan AFC sangat menginginkan sepak bola Indonesia kembali normal. Untuk itu, optimis sanksi Indonesia dicabut usai FIFA dan AFC bertemu Presiden RI, Joko Widodo dan pihak-pihak terkait di Indonesia.
Ini adalah bentuk good will FIFA dan AFC. Apalagi, kita akan menjadi tuan rumah Asian Games. Jangan kita larut dalam ego. Sebab terkait langkah-langkah ke depan, FIFA dan AFC sangat siap memberikan bantuan, pungkasnya. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Mantap! Indosiar, SCTV dan Vidio Siarkan FIFA Series 2026 Indonesia, Catat Tanggalnya!
Tim Nasional 26 Februari 2026, 09:19
-
Ricuh Kartel, Presiden FIFA Jamin Meksiko Aman Jadi Tuan Rumah Piala Dunia
Piala Dunia 25 Februari 2026, 17:17
LATEST UPDATE
-
Patrice Evra Sebut Sosok Manajer Ideal untuk Manchester United
Liga Inggris 10 Maret 2026, 00:19
-
Xavi Ungkap Alasan Tak Akan Pernah Kembali ke Barcelona
Liga Spanyol 9 Maret 2026, 20:33
-
Prediksi Jumlah Trofi yang Bisa Diraih Arsenal Musim Ini
Liga Inggris 9 Maret 2026, 18:30













