Ajax ke Indonesia, Djohar Arifin Nostalgia
Editor Bolanet | 6 Mei 2014 20:56
- Kedatangan Ajax Amsterdam ke Indonesia membuat seorang Djohar Arifin Husin bernostalgia. Ajax sendiri akan menjalani laga uji coba melawan Persija Jakarta dan Persib Bandung.
Ya, Djohar Arifin menjadi salah satu saksi kedatangan Ajax pertama kali ke Indonesia. Yakni saat Ajax bertandang ke Stadion Teladan Medan untuk melawan PSMS Medan pada tahun 1974.
Dahulu, saya itu bagian dari pemain PSMS Medan. Usia saya ketika itu 24 tahun. Kami dilatih Zulkarnaen Nasution. Sedangkan pemainnya, di antaranya Parlian Siagian, Pasaribu, Tumsila, Yuswardi, Pariman, Taufik Lubis dan Suparjo, ungkapnya.
Meski kami kalah dengan skor 4-2, tapi pemain Ajax terlihat stres. Sebab, kami main rapat dengan tekanan satu-dua dan berjuang keras. Bahkan, pemain mereka begitu marah dan kecewa. Dampaknya, tidak ada pemain yang dapat bertukar jersey, imbuhnya.
Dilanjutkannya, antusias penonton di Medan sangat luar biasa. Sehingga, tidak ada tempat duduk tersisa. Bahkan, meluber hingga ke sisi lapangan.
Itu karena kita belum lama dijajah Belanda. Sehingga, animo main dengan klub asal Belanda masih ada. Hasilnya, jumlah penontonnya sangat luar biasa banyaknya, imbuhnya.
Sebelum bertolak ke Medan, masih dipaparkan Djohar, Ajax main di Jakarta lawan tim nasional Indonesia. Ketika itu, Ajax kembali menang dengan skor 0-1.
Mereka juga bawa cewek-ceweknya, atau pacar dalam bahasa sekarang. Pemain Timnas Indonesia yang saya ingat saat itu adalah Abdul Kadir dan Iswadi, pungkasnya.[initial]
(esa/dzi)
Ya, Djohar Arifin menjadi salah satu saksi kedatangan Ajax pertama kali ke Indonesia. Yakni saat Ajax bertandang ke Stadion Teladan Medan untuk melawan PSMS Medan pada tahun 1974.
Dahulu, saya itu bagian dari pemain PSMS Medan. Usia saya ketika itu 24 tahun. Kami dilatih Zulkarnaen Nasution. Sedangkan pemainnya, di antaranya Parlian Siagian, Pasaribu, Tumsila, Yuswardi, Pariman, Taufik Lubis dan Suparjo, ungkapnya.
Meski kami kalah dengan skor 4-2, tapi pemain Ajax terlihat stres. Sebab, kami main rapat dengan tekanan satu-dua dan berjuang keras. Bahkan, pemain mereka begitu marah dan kecewa. Dampaknya, tidak ada pemain yang dapat bertukar jersey, imbuhnya.
Dilanjutkannya, antusias penonton di Medan sangat luar biasa. Sehingga, tidak ada tempat duduk tersisa. Bahkan, meluber hingga ke sisi lapangan.
Itu karena kita belum lama dijajah Belanda. Sehingga, animo main dengan klub asal Belanda masih ada. Hasilnya, jumlah penontonnya sangat luar biasa banyaknya, imbuhnya.
Sebelum bertolak ke Medan, masih dipaparkan Djohar, Ajax main di Jakarta lawan tim nasional Indonesia. Ketika itu, Ajax kembali menang dengan skor 0-1.
Mereka juga bawa cewek-ceweknya, atau pacar dalam bahasa sekarang. Pemain Timnas Indonesia yang saya ingat saat itu adalah Abdul Kadir dan Iswadi, pungkasnya.[initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Live Streaming Ajax vs Olympiacos - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 28 Januari 2026, 20:16
-
Prediksi Ajax vs Olympiacos 29 Januari 2026
Liga Champions 28 Januari 2026, 10:06
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Liverpool vs Chelsea di Carabao Cup, 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:59
-
Link Streaming Liverpool vs Chelsea 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:00
-
KapanLagi Korea Hadirkan Pengalaman Belajar Hangeul yang Seru Bersama Kkuljaem
Lain Lain 28 Oktober 2026, 22:30
-
Perang Dingin Real Madrid dengan Wasit La Liga Terus Berlanjut
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 22:28
-
Newcastle Siap Beri Diskon Jika MU Mau Pekerjakan Eddie Howe
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 22:19
-
Saingi MU, Chelsea Juga Kejar Bek TImnas Inggris Ini
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 21:55
-
Hasil Sempurna Persib di Asia: 5 Laga, 5 Kemenangan, dan Hanya Kebobolan 1 Kali!
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 21:44
-
Dibuang Liverpool, Real Madrid Siap Tampung Alexis Mac Allister
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 21:21
-
Usai Christian Pulisic, AC Milan Bakal Berikan Kontrak Baru untuk Adrien Rabiot
Liga Italia 28 Oktober 2026, 21:08
-
Hasil Persib vs Melbourne Victory: Maung Bandung Masih Sempurna di Asia
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 21:07
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





