Alasan Utama di Balik Pemecatan Djadjang Nurdjaman
Ari Prayoga | 13 Agustus 2019 00:55
Bola.net - Manajer Persebaya Surabaya, Chandra Wahyudi membeber alasan di balik keputusan memecat Djadjang Nurdjaman. Chandra mengatakan bahwa sikap yang diambil pengurus sudah berdasar pertimbangan yang cukup matang.
Manajemen Persebaya memberhentikan Djanur –sapaan akrab Djadjang- dari jabatannya sebagai pelatih selepas pertandingan melawan Madura United, Sabtu (10/8/2019). Kala itu, Green Force hanya mampu bermain imbang 2-2 dengan Laskar Sapeh Kerrab.
”Kita punya level penilaian kapan harus mengambil keputusan. Sampai akhirnya ketika kita melakukan evaluasi kemarin ya seperti itu memang yang harus dilakukan manajemen,” kata Chandra Wahyudi, Senin (12/8).
Apalagi, kata manajer asal Bojonegoro tersebut, sudah menjadi tugas manajemen untuk menentukan nasib siapapun dalam tim. Baik itu pelatih, pemain hingga official sesuai dengan hasil evaluasi.
Scroll ke bawah untuk informasi selengkapnya ya Bolaneters
Performa Tim Jadi Alasan Utama
Lebih lanjut Chandra menegaskan bahwa keputusan manajemen sudah berdasar hasil evaluasi terhadap performa tim. Terutama penampilan Persebaya sampai pekan ke-13 Shopee Liga 1 2019.
Menurut dia, banyaknya poin yang hilang di kandang adalah satu diantara alasan yang menguatkan manajemen untuk mengevaluasi posisi pelatih kepala.
”Setelah 13 pertandingan kami menilai bahwa posisi tim Persebaya sebenarnya belum aman-aman juga. Kalau Berkaca dari musim lalu Persebaya di putaran pertama dapat 23 poin,” lanjut Chandra.
”Ada empat pertandingan memang. Cuma kan ada tantangan yang harus Persebaya raih untuk lebih baik dari musim lalu. Kemudian selisih perolehan poin dengan tim di bawahnya juga sangat tipis. Jadi sebenarnya posisi ke tujuh itu juga belum seratus persen aman,” tambahnya.
Dan yang lebih penting kata Chandra, manajemen menilai kinerja tim perlu ditingkatkan lagi. Terutama karena sudah banyak kelihangan poin di kandang.
”Jadi ya ada banyak ukuran yang bikin kami memutuskan untuk mengevaluasi posisi pelatih,” tandasnya.
(Bola.net/Mustopa El Abdy)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
BRI Super League 2025/2026: Arema FC dan Ian Puleio Resmi Berpisah
Bola Indonesia 16 Januari 2026, 21:44
-
BRI Super League: Persita Tangerang yang Rendah Hati, tapi Ambisius
Bola Indonesia 15 Januari 2026, 19:18
-
BRI Super League: Dilepas Arema FC, Yann Motta Percaya Rencana Tuhan
Bola Indonesia 15 Januari 2026, 18:59
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Inter vs Arsenal: Jam Berapa Siaran Langsung UCL Laga Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:45
-
Kebangkitan Kobbie Mainoo Jadi Momen Emas bagi Ineos di Manchester United, Kok Bisa?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:11
-
Prediksi Slavia Praha vs Barcelona 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 17:00
-
Marc-Andre ter Stegen Absen dari Barcelona, Segera Jalani Tes Medis di Girona
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 16:45
-
Daftar Pemain Barcelona untuk Laga Liga Champions Kontra Slavia Praha
Liga Champions 20 Januari 2026, 16:26
-
Michael Carrick Ingin Boyong Pemain Middlesbrough ini ke Manchester United?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 16:22
-
Ian Wright Ngeri-ngeri Sedap Lihat Penampilan MU, Bakal Jadi Momok Bagi Arsenal!
Liga Inggris 20 Januari 2026, 16:03
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06










