Ancora Tegaskan Tak Akan Berkompromi Dengan M.Nur-Peni
Editor Bolanet | 14 Februari 2012 19:20
- Masalah dualisme pengelola Arema Indonesia nampaknya masih belum akan usai dalam waktu dekat ini. Manajemen PT. Setia Binanusa, salah satu grup usaha Ancora yang mengelola Arema, menyatakan masih akan bersikeras mempertahankan hak mereka mengelola manajemen klub berlogo kepala singa ini.
Menurut salah seorang sumber di internal Ancora, saat ini mereka masih mempertahankan komitmen untuk tidak melakukan kompromi dengan kubu M. Nur - Peni Suparto dalam kemelut dualisme manajemen Arema.
Saat ini, kami masih belum memberikan tanggapan pada usulan yang dikeluarkan dalam mediasi yang dilakukan oleh PT. LPIS dan PSSI. Kemungkinan besar, kami tidak akan mengambil langkah kompromi terkait hal ini, ungkap sumber tersebut.
Lebih lanjut, sumber, yang tidak mau disebutkan namanya ini, menyatakan bahwa mereka kemungkinan bakal menyetujui usulan bahwa sementara waktu pengelolaan manajemen PT. Arema Indonesia akan diserahkan pada pihak ketiga. Pasalnya, dengan membawa konflik ini ke ranah hukum dipastikan bahwa penyelesaiannya juga tidak bisa dalam waktu yang singkat.
Padahal kompetisi terus berjalan. Tentu saja kita tidak bisa membiarkan tim menjadi korban. Namun, sejauh ini, kami masih belum tahu siapa yang bakal ditunjuk sebagai caretaker tim, ucapnya.
Menurut salah seorang sumber di internal Ancora, saat ini mereka masih mempertahankan komitmen untuk tidak melakukan kompromi dengan kubu M. Nur - Peni Suparto dalam kemelut dualisme manajemen Arema.
Saat ini, kami masih belum memberikan tanggapan pada usulan yang dikeluarkan dalam mediasi yang dilakukan oleh PT. LPIS dan PSSI. Kemungkinan besar, kami tidak akan mengambil langkah kompromi terkait hal ini, ungkap sumber tersebut.
Lebih lanjut, sumber, yang tidak mau disebutkan namanya ini, menyatakan bahwa mereka kemungkinan bakal menyetujui usulan bahwa sementara waktu pengelolaan manajemen PT. Arema Indonesia akan diserahkan pada pihak ketiga. Pasalnya, dengan membawa konflik ini ke ranah hukum dipastikan bahwa penyelesaiannya juga tidak bisa dalam waktu yang singkat.
Padahal kompetisi terus berjalan. Tentu saja kita tidak bisa membiarkan tim menjadi korban. Namun, sejauh ini, kami masih belum tahu siapa yang bakal ditunjuk sebagai caretaker tim, ucapnya.
(den/end)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Argentina vs Cape Verde 4 Juli 2026
Piala Dunia 2 Juli 2026, 10:30
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Australia vs Mesir, 4 Juli 2026
Piala Dunia 2 Juli 2026, 10:00
-
Kenapa Tielemans yang Ambil Penalti, Bukan Lukaku?
Piala Dunia 2 Juli 2026, 08:55
-
Belgia Bertahan dalam Harapan, lalu Mengubahnya Menjadi Kemenangan
Piala Dunia 2 Juli 2026, 08:50
-
Senegal dan Mimpi yang Buyar dalam Hitungan Menit
Piala Dunia 2 Juli 2026, 08:35
-
Belgia, Jepang, dan Senegal: 2 Kisah Comeback yang Sulit Dilupakan
Piala Dunia 2 Juli 2026, 07:47
-
Belgia Menunggu Lawan Berikutnya
Piala Dunia 2 Juli 2026, 07:06
-
Man of the Match Belgia vs Senegal: Youri Tielemans
Piala Dunia 2 Juli 2026, 06:14
-
Apresiasi untuk Lionel Mpasi
Piala Dunia 2 Juli 2026, 03:13
LATEST EDITORIAL
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41







