Anggota Pengprov PSSI DKI Sepakat Tolak Musdalub
Editor Bolanet | 9 Agustus 2012 09:45
- Rencana Pengprov PSSI DKI Jakarta menggelar Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) membuat anggotanya mengambil langkah seribu. Mereka bersatu untuk tidak akan menghadiri Musdalub yang direncanakan digelar Minggu (12/8) mendatang.
Agenda tersebut, digagas Rifaid Ismail, pelaksana tugas Pengprov PSSI DKI yang dibentuk Djohar Arifin. Sedangkan bagi para anggotanya, Pengprov PSSI DKI hanya satu yang sah, yakni pimpinan Hardi Hasan.
Kami hanya mengakui Pengprov yang dipimpin Hardi hasan. Sehingga, kami semua sepakat, tidak akan datang ke Musdalub Pengprov yang dikloning oleh PSSI Djohar Arifin. Kalau kami datang, sama dengan mengakui eksistensi mereka, ujar Ketua Umum Pengcab PSSI Jakarta Pusat, kepada wartawan.
Sementara itu, Hardi tampak puas ketika mengetahui mayoritas anggota Pengprov menyatakan komitmennya tidak mengakui Pengprov PSSI DKI versi yang lain. Dengan begitu, Musdalub yang akan digelar Rifaid Ismail dan kawan-kawan tidak akan berjalan mulus.
Kalau yang datang tidak lebih dari 2/3 anggota, berarti tidak memenuhi kuorum. Karena itu, saya berharap supaya semua anggota Pengprov DKI tetap memegang komitmennya, tutur Hardi.
Karena mayoritas anggota masih mengakui Pengprov yang diketuainya, Hardi masih enggan melakukan upaya hukum. Sebenarnya, Hardi bisa membawa masalah dualisme Pengprov PSSI DKI tersebut, ke BAORI.
Kalau masalah ini kita bawa ke BAORI, yakin BAORI memenangkan kami. Misalnya saja, BAORI memenangkan Pengprov Jambi yang mengalami kondisi serupa, tutupnya. (esa/end)
Agenda tersebut, digagas Rifaid Ismail, pelaksana tugas Pengprov PSSI DKI yang dibentuk Djohar Arifin. Sedangkan bagi para anggotanya, Pengprov PSSI DKI hanya satu yang sah, yakni pimpinan Hardi Hasan.
Kami hanya mengakui Pengprov yang dipimpin Hardi hasan. Sehingga, kami semua sepakat, tidak akan datang ke Musdalub Pengprov yang dikloning oleh PSSI Djohar Arifin. Kalau kami datang, sama dengan mengakui eksistensi mereka, ujar Ketua Umum Pengcab PSSI Jakarta Pusat, kepada wartawan.
Sementara itu, Hardi tampak puas ketika mengetahui mayoritas anggota Pengprov menyatakan komitmennya tidak mengakui Pengprov PSSI DKI versi yang lain. Dengan begitu, Musdalub yang akan digelar Rifaid Ismail dan kawan-kawan tidak akan berjalan mulus.
Kalau yang datang tidak lebih dari 2/3 anggota, berarti tidak memenuhi kuorum. Karena itu, saya berharap supaya semua anggota Pengprov DKI tetap memegang komitmennya, tutur Hardi.
Karena mayoritas anggota masih mengakui Pengprov yang diketuainya, Hardi masih enggan melakukan upaya hukum. Sebenarnya, Hardi bisa membawa masalah dualisme Pengprov PSSI DKI tersebut, ke BAORI.
Kalau masalah ini kita bawa ke BAORI, yakin BAORI memenangkan kami. Misalnya saja, BAORI memenangkan Pengprov Jambi yang mengalami kondisi serupa, tutupnya. (esa/end)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
5 Pemain Tertua di Piala Dunia 2026: Ronaldo dan Modric Masuk Daftar!
Piala Dunia 6 Juni 2026, 20:50
-
Klasemen Pembalap MotoGP 2026
Otomotif 6 Juni 2026, 20:37
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen MotoGP 2026
Otomotif 6 Juni 2026, 20:37
-
Federico Chiesa Buka Peluang Tinggalkan Liverpool
Liga Inggris 6 Juni 2026, 19:25
-
Transfer Ederson ke Manchester United 100 Persen Selesai
Liga Inggris 6 Juni 2026, 19:02
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47















