Arek Bonek 1927 Dukung Presiden Jokowi dan Menpora
Editor Bolanet | 25 Mei 2015 20:47
- Sikap Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi yang menegaskan bakal tetap melanjutkan perbaikan sepakbola nasional mendapat dukungan Arek Bonek 1927. Kelompok suporter Persebaya 1927 ini menegaskan dukungan mereka pada Menpora dan Presiden Joko Widodo -yang mendukung penuh Menpora.
Menurut mereka, pembekuan PSSI adalah salah satu upaya untuk mencapai tujuan besar rakyat sepakbola Indonesia. Menjadikan sepakbola Indonesia sehat dan bermartabat
Maka, dengan ini Kami dari Arek Bonek 1927 menyatakan sikap yaitu mendukung kebijakan Presiden jokowi dan Menpora menata sepakbola Indonesia menjadi baik, sehat dan bermartabat, tulis Presidium Arek Bonek 1927 dalam rilis yang diterima Bola.net.
Mendukung Presiden Jokowi dan Menpora memberantas Mafia sepakbola Indonesia.
Menolak tindakan Wapres Jusuf Kalla yang mengarah kepada upaya pencabutan SK Pembekuan PSSI.
Mereka menegaskan tak akan lelah berjuang demi perbaikan tata kelola sepakbola nasional. Selain itu, mereka juga mengaku tak akan dalam perjuangan tersebut.
Keadilan adalah ibunda dalam setiap perlawanan dan perjuangan kami. Kami akan terus berjuang dengan segala kemampuan dan ketidakmampuan. Kami akan melawan dengan sebaik-baiknya, dengan sehormat-hormatnya, tandas mereka dalam akhir rilis. (den/dzi)
Menurut mereka, pembekuan PSSI adalah salah satu upaya untuk mencapai tujuan besar rakyat sepakbola Indonesia. Menjadikan sepakbola Indonesia sehat dan bermartabat
Maka, dengan ini Kami dari Arek Bonek 1927 menyatakan sikap yaitu mendukung kebijakan Presiden jokowi dan Menpora menata sepakbola Indonesia menjadi baik, sehat dan bermartabat, tulis Presidium Arek Bonek 1927 dalam rilis yang diterima Bola.net.
Mendukung Presiden Jokowi dan Menpora memberantas Mafia sepakbola Indonesia.
Menolak tindakan Wapres Jusuf Kalla yang mengarah kepada upaya pencabutan SK Pembekuan PSSI.
Mereka menegaskan tak akan lelah berjuang demi perbaikan tata kelola sepakbola nasional. Selain itu, mereka juga mengaku tak akan dalam perjuangan tersebut.
Keadilan adalah ibunda dalam setiap perlawanan dan perjuangan kami. Kami akan terus berjuang dengan segala kemampuan dan ketidakmampuan. Kami akan melawan dengan sebaik-baiknya, dengan sehormat-hormatnya, tandas mereka dalam akhir rilis. (den/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Timnas Argentina: Siapa Saja yang Hampir Pasti Masuk Skuad Piala Dunia 2026?
Piala Dunia 23 April 2026, 01:00
-
106 Hari yang Berujung Pemecatan: Kisah Singkat Liam Rosenior di Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:24
-
Calum McFarlane Kembali Jadi Pelatih Sementara Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:17
-
Juventus Cari Alternatif: Alisson Sulit, De Gea Jadi Opsi
Liga Italia 22 April 2026, 23:23
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37















