Arema FC Diremukkan PSIS Semarang, Fernando Valente Tak Bisa Berkata-kata
Serafin Unus Pasi | 5 Februari 2024 22:35
Bola.net - Fernando Valente tak bisa menutupi rasa kecewa usai anak asuhnya diremukkan PSIS Semarang pada laga lanjutan BRI Liga 1 2023/2024. Saking terpukulnya, pelatih Arema FC ini sampai mengaku kehilangan kata-kata
"Kadang tidak mudah menemukan kata-kata untuk menjelaskan situasi ini, hasil ini, tapi saya ingin memohon maaf kepada seluruh suporter, semua orang ingin menang," kata Valente, usai laga.
"Saya harus mengambil tanggung jawab tersebut. Kadang kita harus menghadapi kenyataan, kendati kenyataan itu buruk," sambungnya.
Menurut Valente, pada laga ini, timnya sulit memanfaatkan peluang yang mereka miliki. Padahal, jika bisa memanfaatkan peluang tersebut, sambung pelatih asal Portugal tersebut, situasi akan berbeda bagi timnya.
"Jika bisa mencetak satu atau dua gol, kami punya kesempatan. Pasti situasinya akan berbeda," tuturnya.
"Jika melawan tim berkualitas seperti ini, kita butuh mencetak gol. Ketika kita tidak bisa mencetak gol, maka ada sedikit keraguan, dan di sisi lain tim lawan main dengan kepercayaan diri," imbuh pelatih 64 tahun tersebut.
Sebelumnya, Arema FC harus menelan kekalahan pada laga pekan ke-24 BRI Liga 1 2023/2024, PSIS. Dalam laga yang dihelat di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, Bali, Senin (05/02) tersebut, mereka dipermak dengan skor 1-4.
Riyan Ardiansyah dan Alfeandra Dewangga masing-masing mencetak dua gol ke gawang Arema FC, yang dikawal Julian Schwarzer. Sementara, satu gol balasan Arema FC dicetak Charles Lokolingoy.
Dengan kemenangan ini, PSIS Semarang merangsek ke peringkat kedua klasemen sementara. Mereka mengoleksi 42 angka dari 24 laga.
Sementara, kekalahan ini kian mengunci Arema FC di zona degradasi. Mereka baru meraih 21 poin dari 24 pertandingan
Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Puji Gol-Gol PSIS
Lebih lanjut, Valente pun memuji kejelian pemain PSIS dalam mencetak gol. Tak hanya jeli, menurutnya, para pemain PSIS tersebut juga mencetak gol yang sangat luar biasa.
"Sangat sulit menganalisis kualitas tembakan yang mereka lakukan. Itu kualitas pemain, itu yang menjadi pembedanya. Kami mencoba mengontrol, tapi kadang tidak mudah untuk mengantisipasi kualitas tembakan seperti itu," kata Valente.
"Bagaimana kami bisa bertahan dengan situasi seperti ini, karena ini bakat dari si pemain dalam menciptakan gol seperti itu," tandasnya.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
PSIM vs Persija Jakarta: Misi Macan Kemayoran Jaga Tren Menang di Gianyar
Bola Indonesia 22 April 2026, 12:18
LATEST UPDATE
-
Timnas Argentina: Siapa Saja yang Hampir Pasti Masuk Skuad Piala Dunia 2026?
Piala Dunia 23 April 2026, 01:00
-
106 Hari yang Berujung Pemecatan: Kisah Singkat Liam Rosenior di Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:24
-
Calum McFarlane Kembali Jadi Pelatih Sementara Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:17
-
Juventus Cari Alternatif: Alisson Sulit, De Gea Jadi Opsi
Liga Italia 22 April 2026, 23:23
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37













