Arema FC Siap Jika Lanjutan Shopee Liga 1 2020 Dihelat Tanpa Penonton
Serafin Unus Pasi | 9 Juni 2020 17:18
Bola.net - Ruddy Widodo membeber pendapatnya soal kemungkinan lanjutan Shopee Liga 1 musim 2020 dihelat tanpa penonton. General Manager Arema FC ini mengaku tak mempermasalahkan jika nantinya kompetisi harus digelar tanpa sorak sorai penonton di tribune.
"Kami tak mempermasalahkan jika memang nantinya harus tanpa penonton. Kami support itu," ungkap Ruddy Widodo, pada Bola.net.
"Toh, ini juga untuk kebaikan semua pihak," sambungnya.
Namun, Ruddy menyebut bahwa protokol yang disusun oleh tim dari PSSI ini disusun dalam kondisi ketika pandemi Corona belum lagi mereda. Karenanya, manajer berusia 48 tahun ini yakin bahwa protokol kesehatan, khususnya soal penonton dalam pertandingan, bisa saja berubah.
"Saya yakin pasti hal ini akan mengikuti kondisi dan situasi yang ada," tutur Ruddy.
"Jika kondisi masih belum lebih baik, kami tak ada masalah jika memang tanpa suporter. Harapan kami tentu kondisi di Indonesia kian membaik," ia menambahkan.
Sebelumnya, PSSI mengeluarkan rancangan protokol kesehatan yang akan diterapkan jika kompetisi digelar lagi. Protokol ini disusun oleh Ketua Tim Medis PSSI dr Syarif Alwi, Direktur Teknik PSSI Indra Sjafri, dan beberapa orang lainnya.
Ada sejumlah hal yang tercantum dalam protokol tersebut. Salah satunya, protokol ini mengatur jumlah orang yang berada di stadion dalam pertandingan.
Dalam protokol tersebut disebutkan hanya ada 254 orang yang boleh berada di area stadion. 82 orang berada di zona satu, yaitu area lapangan, 100 orang berada di zona dua, yang meliputi tribune, dan 72 orang di zona tiga, yaitu area di luar stadion.
Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Tunggu Keputusan PSSI
Ruddy sendiri menyebut bahwa soal penonton tersebut sejatinya belum final. Pasalnya, sejauh ini belum ada keputusan resmi dari PSSI soal penonton.
"PSSI baru akan memutuskan apakah pertandingan akan dihelat dengan atau tanpa penonton pada medio Agustus mendatang," ujar Ruddy.
"Ya saat ini, kita tunggu keputusan resmi dari PSSI saja," sambungnya.
November Mulai Normal
Lebih lanjut, Ruddy mengaku bahwa manajemen Arema FC sendiri telah mengantisipasi laga bakal digelar tanpa kehadiran penonton. Bahkan, jika tak ada protokol kesehatan pun, menurut manajer asal Madiun tersebut, ia pesimistis akan ada penonton yang menyaksikan langsung pertandingan di stadion.
"Ada banyak faktor. Bisa jadi, mereka takut terpapar. Bisa juga karena faktor ekonomi. Mungkin mereka masih perlu recovery secara ekonomi jadi memilih menonton dari rumah," ungkap Ruddy.
"Kami memprediksi, jika kompetisi dihelat pada September, paling tidak pada November atau Desember kita bisa seperti biasa lagi," tandasnya.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Persis 18 April 2026
Bola Indonesia 18 April 2026, 08:26
-
Prediksi BRI Super League: PSM Makassar vs Borneo FC 18 April 2026
Bola Indonesia 18 April 2026, 07:54
LATEST UPDATE
-
Dani Pedrosa Pensiun Jadi Wildcard di MotoGP, Merasa Waktunya Sudah Lewat
Otomotif 21 April 2026, 11:16
-
MAXi Race Sukses Ramaikan Sidrap di Seri Perdana Yamaha Cup Race 2026
Otomotif 21 April 2026, 10:30
-
Jika Poin Arsenal dan Man City Sama, Siapa Juara?
Liga Inggris 21 April 2026, 10:24
-
Bukan Cuma Lamine Yamal, Ini 16 Wonderkid yang Siap Guncang Piala Dunia 2026!
Piala Dunia 21 April 2026, 10:02
-
Grand Final Proliga 2026, Gelar Juara Siap Diperebutkan dengan Format Best of Three
Voli 21 April 2026, 08:50
LATEST EDITORIAL
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59














