Arema FC Ubah Pakem Permainan Jadi 4-3-3
Asad Arifin | 8 Agustus 2018 20:15
- Milan Petrovic memenuhi janjinya untuk menjajal strategi anyar pada laga uji coba kontra Metro FC, Rabu . Alih-alih menerapkan formasi 4-4-2, Pelatih Arema FC menerapkan formasi 4-3-3.
Sebagai penjaga gawang, Milan memasang Srdan Ostojic. Sebagai benteng lini belakang, ada duet Hamka Hamzah, yang posisinya dikembalikan ke asal, dan Israel Wamiau. Di sektor fullback, Arema memainkan Johan Ahmat Farizi dan Alfin Tuasalamony.
Di lini tengah, sebagai duet gelandang bertahan, Arema FC memasang Hendro Siswanto dan Arthur Cunha da Rocha. Arthur sendiri biasanya ditempatkan sebagai stopper. Duet Hendro dan Arthur ini menopang Makan Konate, yang berperan sebagai gelandang serang.
Sementara, di sektor sayap, Arema memainkan duet Jefri Kurniawan dan Rivaldi Bawuo. Duet ini menyokong Ahmad Nur Hardianto, yang didapuk sebagai ujung tombak serangan mereka.
Dengan formasi seperti ini, Arema mampu tampil rancak dan melumat Metro FC. Dalam pertandingan yang dihelat di Stadion Kanjuruhan Malang, Arema menang tujuh gol tanpa balas.
Pelatih Arema, Milan Petrovic mengaku senang anak asuhnya bisa bermain rancak, kendati tak bermain dengan pakem mereka. Pelatih asal Serbia menyebut bahwa dalam pertandingan ini para pemainnya luar biasa.
Saya puas dengan permainan pemain-pemain saya hari ini, ungkap Milan.
Kendati puas dengan performa anak asuhnya, Milan tak mau memastikan mereka akan menerapkan formasi 4-3-3 pada laga kontra Borneo FC, Sabtu (11/8). Bisa saja kami mulai dengan satu formasi, dan mengubahnya di tengah pertandingan, tuturnya.
Lebih lanjut, Milan menyebut masih akan menjajal sejumlah formasi lagi dalam dua sesi latihan tersisa, jelang laga kontra Borneo. Ia menegaskan semua peluang masih terbuka. Kami mempertimbangkan semua opsi untuk pertandingan itu, tutupnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Arema FC Resmi Luncurkan Jersey Ketiga dengan Gaya Modern dan Elegan
Bola Indonesia 18 Desember 2025, 19:15
-
Arema FC Pertahankan Rekor Tandang Tak Terkalahkan di BRI Super League
Bola Indonesia 2 Desember 2025, 13:09
LATEST UPDATE
-
Kiper Barcelona Jadi Kandidat Kuat Peraih Trofi Zamora
Liga Spanyol 2 Januari 2026, 19:57
-
Menunggu Dampak Instan Niclas Fullkrug di AC Milan
Liga Italia 2 Januari 2026, 19:15
-
Juventus Mulai Menemukan Arah, tapi Ada Satu Masalah yang Belum Tuntas
Liga Italia 2 Januari 2026, 18:29
-
Dusan Vlahovic dan Dilema Juventus di Tengah Ketidakpastian Kontrak
Liga Italia 2 Januari 2026, 18:22
-
Persija Jakarta vs Persijap: Tim Tamu Menatap Laga Berat di SUGBK
Bola Indonesia 2 Januari 2026, 17:38
-
Demi Jaga Peluang Juara, Arsenal Incar Bintang Muda Real Madrid Ini
Liga Inggris 2 Januari 2026, 17:26
-
Prediksi BRI Super League: Madura United vs Persebaya Surabaya 3 Januari 2026
Bola Indonesia 2 Januari 2026, 15:27
-
Prediksi BRI Super League: Persija Jakarta vs Persijap Jepara 3 Januari 2026
Bola Indonesia 2 Januari 2026, 15:22
-
Prediksi BRI Super League: Borneo FC vs PSM Makassar 3 Januari 2026
Bola Indonesia 2 Januari 2026, 15:13
-
Chelsea Ganti Pelatih, Pat Nevin Bongkar Kriteria Aneh Manajemen The Blues
Liga Inggris 2 Januari 2026, 11:47
-
Chelsea Pecat Enzo Maresca, Julukan Klub dengan Manajemen Terburuk Menggema
Liga Inggris 2 Januari 2026, 11:03
LATEST EDITORIAL
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40
-
5 Pemain Terbaik Real Madrid di 2025: Mbappe Memimpin
Editorial 31 Desember 2025, 15:58
-
6 Calon Suksesor Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 30 Desember 2025, 13:10
-
6 Pemain yang Bisa Tinggalkan Man United pada Jendela Transfer Januari 2026
Editorial 30 Desember 2025, 12:43







