Aremania Berlapang Dada Terima Sanksi Komdis PSSI Pada Arema FC
Editor Bolanet | 11 Oktober 2018 19:51
Bola.net - Aremania, julukan suporter Arema, angkat bicara soal sanksi dari Komisi Disiplin PSSI pada Arema FC. Mereka menegaskan akan menerima dengan legawa sanksi tidak bisa mendampingi timnya di kompetisi Gojek Liga 1 bersama Bukalapak sampai akhir musim 2018 ini.
Koordinator Aremania Wilayah Sukorejo Pasuruan (Jalur Gazza, red), Amin, menilai sanksi ini tak adil, terlebih ketika dibandingkan dengan yang dilakukan kelompok suporter lain. Namun, ia memastikan, Aremania tetap akan menerima sanksi ini dengan lapang dada.
"Sebagai Aremania yang berjiwa arek Malang, kami menerima dengan legawa dan kesatria," ujar Amin, pada Bola.net, Kamis (11/10).
Menurut Amin, kendati tak bisa langsung mendukung tim di lapangan, masih ada hal yang bisa dilakukan Aremania. Ia menyebut Aremania bisa mendukung perjuangan Hamka Hamzah dan kawan-kawan dengan doa.
"Kalau tidak bisa ke lapangan ya berdoa, minta pada Tuhan agar Arema diberi kemudahan dan kelancaran dalam menyelesaikan musim ini," tuturnya.
Lebih lanjut, Amin berharap dengan sanksi ini, Aremania bisa lebih baik ke depannya. Pria paruh baya ini optimistis mereka bisa kembali meraih predikat sebagai suporter terbaik, seperti yang didapat beberapa waktu lalu.
"Kami pasti bisa dan harus bisa," ucap Amin.
"Jangan lupa, Aremania adalah salah satu pionir suporter di Indonesia. Kami pernah menjadi suporter terbaik," pungkasnya.
Sebelumnya, Arema harus menerima sanksi dari bermain tanpa penonton sampai akhir musim. Sanksi ini bermula dari insiden pitch invasion dalam laga antara Arema dan Persebaya, di Stadion Kanjuruhan Malang, Sabtu (06/10) lalu.
Selain sanksi ini, Arema juga diganjar sanksi Rp. 100 juta akibat adanya penyalaan cerawat dan pelemparan botol ke lapangan.
Dalam sidang yang sama, Komdis PSSI pun menjatuhkan hukuman pada dirijen Aremania, Yuli Sumpil, terkait aksi provokasinya pada pemain Persebaya yang sedang melakukan pemanasan pada jeda pertandingan. Bersama Fandy, salah seorang Aremania lain yang juga ikut melakukan provokasi pada laga tersebut, Yuli dihukum tak boleh masuk stadion di wilayah Republik Indonesia seumur hidup.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Jejak Jose Mourinho di Balik Sosok Alvaro Arbeloa Sang Pelatih Real Madrid
Liga Spanyol 13 Januari 2026, 22:48
-
AC Milan Kehilangan Arah Tanpa Luka Modric: Usia 40 Tahun, tapi Sangat Menentukan
Liga Italia 13 Januari 2026, 21:41
-
Pesta Gol Tak Bikin Puas, Arne Slot Kritik Penampilan Liverpool Usai Tekuk Barnsley
Liga Inggris 13 Januari 2026, 21:28
-
Live Streaming Newcastle vs Man City - Link Nonton Carabao Cup/EFL Cup di Vidio
Liga Inggris 13 Januari 2026, 20:00
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 13 Januari 2026, 19:31
-
Nonton Live Streaming Newcastle vs Man City: Kapan dan Main Jam Berapa?
Liga Inggris 13 Januari 2026, 19:01
LATEST EDITORIAL
-
Pemain yang Diuntungkan dan Dirugikan dari Pemecatan Xabi Alonso di Real Madrid
Editorial 13 Januari 2026, 13:45
-
5 Klub Potensial untuk Xabi Alonso Setelah Pergi dari Real Madrid
Editorial 13 Januari 2026, 13:22
-
Warisan Terakhir Ruben Amorim: 4 Nama Target yang Masih Bisa Direkrut MU
Editorial 12 Januari 2026, 15:17
-
8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih Bertahan di Manchester United
Editorial 9 Januari 2026, 11:22













