Aremania Kembali Masuk Lapangan, Iwan Budianto Minta Komdis Ambil Tindakan Tegas
Editor Bolanet | 7 Oktober 2018 16:43
Bola.net - Iwan Budianto memberi perhatian khusus pada insiden masuknya sejumlah Aremania ke lapangan pada laga antara Arema FC dan Persebaya Surabaya, akhir pekan lalu. Dalam kapasitasnya sebagai Kepala Staf Ketua Umum PSSI, pria yang karib disapa IB tersebut minta agar Komisi Disiplin segera menyidangkan adanya pelanggaran regulasi dalam kejadian tersebut.
"Saya sudah memohon kepada badan yudisial PSSI, yaitu Komisi Disiplin agar segera menyidangkan kasus ini," ujar IB, dalam rilis yang diterima Bola.net, Minggu (07/10).
"Berikan hukuman setimpal atas pelanggaran disiplin yang telah dibuat oleh Arema. Jangan ragu dalam mengambil keputusan tegas sesuai kode disiplin," sambungnya.
Sembari meminta Komdis segera bersidang, IB menegaskan Arema akan menerima apa pun keputusan badan yudisial PSSI ini. Pria berusia 44 tahun ini memastikan Arema tak akan menggunakan hak mereka untuk banding.
"Saya pastikan arema tidak akan melakukan banding atas apa pun hukuman yang akan diberikan nanti," tutur pria yang juga CEO Arema FC tersebut.
Sebelumnya, insiden pitch invasion kembali terjadi dalam laga antara Arema dan Persebaya. Kala wasit meniup peluit panjang, ratusan Aremania menghambur ke dalam lapangan. Mereka tampak terbawa suasana kemenangan yang baru saja diraih Arema. Mereka baru bubar usai polisi melepas sejumlah anjing dari unit K-9 untuk menghalau massa
Pada jeda antar babak pun, sejumlah Aremania sempat masuk ke dalam lapangan. Mereka tampak memprovokasi pemain Persebaya yang sedang pemanasan. Ulah sejumlah oknum Aremania ini sempat memicu ketegangan dengan seorang pemain cadangan Persebaya, Alfonsius Kelvan. Namun, aparat keamanan mampu melerai sehingga kejadian ini tak berlanjut.
Tak hanya masuk lapangan, sepanjang laga ini masih terdengar chant provokatif dan bermuatan ajakan kekerasan. Padahal, belakangan ini, semua pihak tampak berkampanye untuk menghentikan kekerasan di sepak bola.
Iwan sendiri mengaku kecewa dengan insiden ini. Pria berusia 44 tahun ini memastikan insiden tersebut merupakan pelanggaran serius pada regulasi.
"Maka akan ada konsekuensinya. Bisa laga tanpa penonton atau bisa sampai laga usiran," ucap IB.
IB menambahkan, risiko itu harus diterima dengan besar hati. Pria berusia 44 tahun ini berharap, jika terkena sanksi, hal ini bisa menyadarkan Aremania agar kelak insiden serupa tidak terulang lagi.
"Aremania dikenal punya jiwa kesatria. Sebagai kesatria, kami harus berbesar hati untuk menerima hukuman, apa pun itu" ucapnya.
Lebih lanjut, IB benar-benar berharap insiden memalukan ini tak lagi terulang. Karenanya, selain menanti sanksi, ia mengaku akan mengajak diskusi perwakilan Aremania.
"Klub akan memanggil para perwakilan Aremania mengajak bicara. Bahwa kerugian ini tidak hanya klub yang menanggung, tapi juga Aremania sendiri," IB menandaskan.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Persib Bandung Ditinggal Bojan Hodak Usai Hat-trick Juara?
Bola Indonesia 25 Mei 2026, 19:12
LATEST UPDATE
-
3 Fakta Menarik tentang Rekrutan Baru Barcelona, Anthony Gordon
Liga Spanyol 1 Juni 2026, 17:23
-
No Arsenal, No PSG! Marcus Rashford Hanya Mau Barcelona!
Liga Spanyol 1 Juni 2026, 17:18
-
Antonio Rudiger Sudah Teken Perpanjangan Kontrak di Real Madrid
Liga Spanyol 1 Juni 2026, 16:53
-
Ditinggal Vlahovic, Juventus Pilih Balikan dengan Striker Ini?
Liga Italia 1 Juni 2026, 16:27
-
Barcelona Siapkan Cesc Fabregas sebagai Suksesor Hansi Flick
Liga Spanyol 1 Juni 2026, 15:53
-
Surat Terbuka Arne Slot untuk Fans Liverpool
Liga Inggris 1 Juni 2026, 15:23
-
Oliver Glasner Siapkan Presentasi Khusus demi Kursi Pelatih AC Milan
Liga Italia 1 Juni 2026, 14:45
-
Alisson Gagal, Juventus Kejar Mantan Kiper Manchester United Ini
Liga Italia 1 Juni 2026, 13:30
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain yang Pernah Berseragam PSG dan Arsenal, Ada Mikel Arteta
Editorial 29 Mei 2026, 14:23
-
3 Alasan Chelsea Sebaiknya Jual Enzo Fernandez Musim Panas Ini
Editorial 28 Mei 2026, 14:04













