Arthur Cunha: Sepak Bola Bukan Ajang Perkelahian, Apalagi Alasan Membunuh
Richard Andreas | 29 September 2018 10:10
Arthur Cunha da Rocha angkat bicara ihwal kekerasan antar suporter yang masih menghantui sepak bola Indonesia. Pemain belakang Arema FC tersebut berharap kekerasan macam ini segera dihentikan.
"Kekerasan macam ini tak boleh terjadi di sepak bola," ujar Arthur, pada Bola.net
"Sepak bola bukan ajang perkelahian, apalagi dijadikan alasan untuk membunuh," sambungnya.
Menurut Arthur, semua pihak harus lekas menghentikan kekerasan dalam sepak bola di Indonesia. Hanya dengan cara inilah, sambung pemain asal Brasil ini, sepak bola Indonesia bakal bisa lebih maju ketimbang saat ini.
"Semua harus sama-sama berpikir untuk menghentikan kekerasan ini," tutur pemain berusia 28 tahun tersebut.
"Toh, kita semua adalah keluarga. Suporter datang ke stadion untuk mendukung tim kesayangannya, bukan untuk tujuan lain," sambungnya.
Sebelumnya, darah kembali harus tertumpah di sepak bola Indonesia. Haringga Sirila, salah seorang suporter Persija Jakarta, harus kehilangan nyawanya usai menjadi korban pengeroyokan sejumlah suporter Persib Bandung, kala menyaksikan laga antara Persib dan Persija di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, Minggu sore.
Akibat insiden ini, PSSI mengambil langkah tegas. Federasi sepak bola Indonesia ini menghentikan sementara Liga 1 musim 2018, sampai waktu yang akan ditentukan kemudian.
Sementara itu, sebagai langkah nyata menyikapi kembali jatuhnya korban jiwa akibat kekerasan di sepak bola Indonesia tersebut, Arema FC akan menggelar laga amal kontra Madura United. Pertandingan ini akan dihelat di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Sabtu (29/09). Pertandingan ini pun, rencananya akan disiarkan secara langsung oleh Indosiar, kick-off pada pukul 19.00 WIB.
Pertandingan ini dihelat untuk mengumpulkan donasi bagi almarhum Haringga Sirila. Seluruh dana yang didapat dari penjualan tiket akan disumbangkan seluruhnya pada keluarga Haringga.
Lebih lanjut, Arthur mengaku antusias untuk bisa turun di laga amal ini. Pemain yang sempat mengadu nasib di Manchester United tersebut menyebut laga ini memiliki tujuan mulia.
"Pertandingan ini bertujuan membantu keluarga korban. Karenanya, sekarang, tugas kami adalah menunjukkan permainan sebaik mungkin pada laga ini untuk menghibur penonton," tandasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tempat Menonton Arema FC vs Persita Tangerang: Tayang di TV Mana?
Bola Indonesia 30 Desember 2025, 11:25
LATEST UPDATE
-
Real Madrid Tegaskan Nico Paz Bukan Aset Dagang usai Dipulangkan 2026
Liga Spanyol 2 Januari 2026, 20:57
-
Banyak Tanda Tanya, Begini Prediksi Susunan Pemain AC Milan Hadapi Cagliari
Liga Italia 2 Januari 2026, 20:35
-
Niclas Fullkrug Resmi Berseragam AC Milan, Pakai Nomor Punggung 9
Liga Italia 2 Januari 2026, 20:10
-
Kiper Barcelona Jadi Kandidat Kuat Peraih Trofi Zamora
Liga Spanyol 2 Januari 2026, 19:57
-
Menunggu Dampak Instan Niclas Fullkrug di AC Milan
Liga Italia 2 Januari 2026, 19:15
-
Juventus Mulai Menemukan Arah, tapi Ada Satu Masalah yang Belum Tuntas
Liga Italia 2 Januari 2026, 18:29
-
Dusan Vlahovic dan Dilema Juventus di Tengah Ketidakpastian Kontrak
Liga Italia 2 Januari 2026, 18:22
-
Persija Jakarta vs Persijap: Tim Tamu Menatap Laga Berat di SUGBK
Bola Indonesia 2 Januari 2026, 17:38
-
Demi Jaga Peluang Juara, Arsenal Incar Bintang Muda Real Madrid Ini
Liga Inggris 2 Januari 2026, 17:26
-
Prediksi BRI Super League: Madura United vs Persebaya Surabaya 3 Januari 2026
Bola Indonesia 2 Januari 2026, 15:27
-
Prediksi BRI Super League: Persija Jakarta vs Persijap Jepara 3 Januari 2026
Bola Indonesia 2 Januari 2026, 15:22
-
Prediksi BRI Super League: Borneo FC vs PSM Makassar 3 Januari 2026
Bola Indonesia 2 Januari 2026, 15:13
LATEST EDITORIAL
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40
-
5 Pemain Terbaik Real Madrid di 2025: Mbappe Memimpin
Editorial 31 Desember 2025, 15:58
-
6 Calon Suksesor Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 30 Desember 2025, 13:10
-
6 Pemain yang Bisa Tinggalkan Man United pada Jendela Transfer Januari 2026
Editorial 30 Desember 2025, 12:43






