ASBWI Gaungkan Ruang Olahraga Aman untuk Perempuan dan Anak
Asad Arifin | 12 Maret 2026 22:30
Bola.net - Asosiasi Sepak Bola Wanita Indonesia (ASBWI) menggelar workshop hybrid dalam rangka memperingati Hari Perempuan Internasional. Kegiatan ini mengangkat isu perlindungan perempuan dan anak dalam dunia olahraga.
Workshop tersebut mengusung tema “Play with Heart, Protect with Action.” Agenda ini menghadirkan berbagai pemangku kepentingan dari sektor olahraga hingga pemerintah.
Kegiatan ini mendapat dukungan dari PSSI serta Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA). Diskusi yang berlangsung menyoroti pentingnya menciptakan lingkungan olahraga yang aman dan inklusif.
Fokus utama pembahasan dalam workshop ini adalah perlindungan terhadap perempuan dan anak dalam aktivitas olahraga. Sepak bola menjadi salah satu cabang olahraga yang disoroti dalam forum tersebut.
Ratusan peserta mengikuti kegiatan ini secara langsung maupun daring. Mereka terdiri dari peserta umum, anggota klub ASBWI, hingga perwakilan ASBWI dari berbagai provinsi.
Para narasumber dalam diskusi menekankan bahwa perkembangan olahraga perlu dibarengi dengan komitmen terhadap keamanan atlet. Hal itu dinilai penting agar para pemain dapat beraktivitas dalam lingkungan yang mendukung.
Bagian Penting
Wakil Ketua Umum (Waketum) ASBWI, Monica Desideria menegaskan bahwa perlindungan atlet perempuan menjadi bagian penting dalam pengembangan sepak bola wanita di Indonesia.
“Kami ingin memastikan bahwa para pemain wanita dapat berlatih dan bertanding dalam lingkungan yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan maupun diskriminasi,” ujar Monica.
Ciptakan Ruang Aman
Komitmen serupa juga disampaikan oleh anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Vivin Cahyani Sungkono. Ia menegaskan bahwa sepak bola harus menjadi ruang yang aman bagi semua pihak yang terlibat.
“Sepak bola harus menjadi ruang yang aman bagi siapa pun yang terlibat di dalamnya. Karena itu, perlindungan perempuan dan anak menjadi perhatian penting bagi PSSI,” ungkap Vivin Cahyani.
Staf Ahli Bidang Hukum dan HAM KemenPPPA, Ratna Susianawati turut menyoroti pentingnya kolaborasi berbagai pihak. Ia menyebut kerja sama lintas sektor menjadi langkah penting dalam menciptakan ruang olahraga yang lebih ramah bagi perempuan dan anak.
"Melalui forum ini juga diharapkan semakin banyak pihak yang terlibat dalam membangun ekosistem olahraga yang tidak hanya kompetitif, tetapi juga aman dan inklusif bagi semua," imbuhnya.
Baca Ini Juga:
- John Herdman Kesengsem dengan Jersey Baru Timnas Indonesia Rilisan Kelme, Sebut Cocok untuk Iklim di Asia: Para Pemain Bakal Menyukainya
- Erick Thohir Terkesan dengan Jersey Baru Timnas Indonesia: Pakai Motif Batik, Jangan Sampai Diklaim Negara Lain
- Erick Thohir Berikan Penilaian ke Jersey Baru Timnas Indonesia: Mencerminkan Warna Bangsa sampai Sarat Identitas Budaya
- Shayne Pattynama Jadi Brand Ambassador Kelme Indonesia: Wajah Baru Kampanye Jersey Timnas Indonesia
- Filosofi Jersey Baru Timnas Indonesia: Perpaduan Warisan 1999 dan Sentuhan Batik Modern dari Kelme
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Asosiasi Sepak Bola Wanita Gelar Diskusi Kuatkan Silaturahmi
Tim Nasional 31 Maret 2024, 02:09
-
Diikuti 8 Tim, ASBWI Sukses Gelar Festival Sepak Bola Putri U-12 di Banten
Bola Indonesia 27 November 2023, 18:55
-
ASBWI Gelar Workshop dan Coaching Clinic, Usung Tema Indonesia Tanpa Stigma
Tim Nasional 17 Oktober 2023, 19:26
LATEST UPDATE
-
Laga PSG vs Bayern Memang Spektakuler, tapi Ada Masalah Besar!
Liga Champions 1 Mei 2026, 16:45
-
Jadwal Lengkap BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 1 Mei 2026, 16:11
-
Manchester United Hidupkan Minat Pada Bintang Barcelona Ini
Liga Inggris 1 Mei 2026, 14:20
-
Ladeni Liverpool, Matheus Cunha Siap Perkuat Manchester United?
Liga Inggris 1 Mei 2026, 13:02
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain yang Bisa Dilepas Arsenal demi Menangi Perburuan Julian Alvarez
Editorial 30 April 2026, 15:52
-
5 Pemain yang Perlu Dijual Real Madrid Musim Panas Ini
Editorial 29 April 2026, 15:20













