Ayah Pemain Arema Cronus Yang Jadi TNI Gadungan Kerap Memalak
Editor Bolanet | 23 Juli 2016 17:49
Pria tegap berkepala pelontos itu menemui sang anak meminta uang sebelum kemudian diamankan di sekitar parkiran kawasan wisata Wendit, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. Beberapa hari terakhir, petugas memang telah menguntit Suhartono.
Ya, semalam baru bertemu, ya (minta uang), kata Suhartono di Kodim Baladhika Jaya 0833 Kota Malang, Jalan Kahuripan, Sabtu (23/7).
Mantan security ini mengaku sudah sejak 2009 menjadi anggota TNI gadungan dan melakukan pungutan liar (pungli). Suhartono melakukan aksinya dengan mengaku mendapatkan perintah dari para petinggi TNI setempat. Sasarannya adalah para pengusaha, pemilik toko dan cafe.
Biasanya mendatangi ke pertokoan, kafe-kafe, akunya.
Suhartono berdalih, aksinya untuk menghidupi ibunya yang selama ini menjadi tanggungjawabnya. Sementara, dirinya tidak memiliki pekerjaan tetap.
Untuk ibu saya, untuk makan dan minum, kasihan dia. Sudah diketahui (keluarga), katanya.
Berbagai atribut dari seragam TNI AD, TNI AU diperoleh dari membeli di Pasar Besar Malang. Suhartono juga melengkapi diri dengan proposal dengan stempel Kodim yang dipesan di pinggir jalan.
Semakin meyakinkan korban-korbannya, KTP milik Suhartono juga tertulis Anggota Tentara Indonesia (TNI) di kolom pekerjaan. Identitas itu sengaja diisikan, meski dirinya bukan anggota TNI.
Saat itu ada pembuatan KTP bersama, identitas saya isi TNI. Kemudian saya masukkan, banyak orang. Petugasnya tidak tahu, diam saja, katanya.
Suhartono juga mengakui, bahwa dirinya ayah dari striker Arema, Saiful Indra Cahya. Karena sudah tidak harmonis, mereka sudah saling berpisah.
Ya, ikut sama ibunya sejak SMA. Saya sama ibu saya, tegasnya.
Letkol ARM Aprianko Suseno, Komandan Kodim 0833 Kota Malang mengatakan, atribut TNI dengan mudah dipalsukan oleh pelaku. Tindakan pelaku sudah memalukan dirinya dan anggota TNI yang lain.
Stempel dipalsukan, sudah keterlaluan. Tapi dia tidak tahu, logonya tidak ada. Dia pakai NIP, kita tidak kenal itu, katanya.
Berbagai atribut yang disita dari Suhartono meliputi seragam TNI AD, TNI AU, jaket dengan nametag Suhartono CHIP SCT BH, lencana bertulis Irvin berlogo burung terbang, borgol, dan badge bertulis AK-47. Selain itu juga disita sepeda motor bernopol anggota TNI, berikut dua buah plat nomor dengan stiker TNI. (dar/ada)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
10+1 Transfer Dahsyat yang Gagal Terjadi
Liga Inggris 14 Oktober 2020, 15:51
-
Timnya Kalahkan Barito Putera, Pelatih Arema FC Bahagia
Bola Indonesia 23 Februari 2020, 21:30
-
Syaiful Indra Cuma Perlu Waktu Dua Jam untuk Pilih Arema FC
Bola Indonesia 16 Januari 2020, 12:08
LATEST UPDATE
-
Kalah Dramatis dari Man Utd di Emirates, Saka Keluhkan Performa tak Maksimal Arsenal
Liga Inggris 26 Januari 2026, 13:17
-
Bawa Man Utd Sikat Arsenal, Apa Kabar Kondisi Patrick Dorgu?
Liga Inggris 26 Januari 2026, 12:56
-
MU Akhirnya Tembus 4 Besar Premier League, Gary Neville: Gak Dari Dulu Kek!
Liga Inggris 26 Januari 2026, 12:32
-
Ada yang Lebih Penting daripada Gol Akrobatik Lamine Yamal
Liga Spanyol 26 Januari 2026, 12:23
-
Ducati Beber Cara Marc Marquez 'Lindungi' Pecco Bagnaia Saat Hadapi Beratnya MotoGP 2025
Otomotif 26 Januari 2026, 12:18
-
Senjata Pressing Barcelona, Performa Raphinha, Gol Spektakuler Yamal
Liga Spanyol 26 Januari 2026, 11:41
-
Barcelona vs Oviedo: 2 Wajah Blaugrana dan Gol Spesial dari Pemain Spesial
Liga Spanyol 26 Januari 2026, 11:31
-
Rating Pemain Barcelona vs Oviedo: Yamal dan Olmo Bersinar, De Jong Jadi Penopang
Liga Spanyol 26 Januari 2026, 11:15
LATEST EDITORIAL
-
5 Bintang Manchester United yang Bisa Bersinar di Bawah Michael Carrick
Editorial 23 Januari 2026, 06:04
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06








