'Barcelona Escola Indonesia Bakal Lebih Baik Dari La Masia'
Editor Bolanet | 22 Maret 2012 12:06
- Raksasa Catalan, sudah menunjukkan komitmennya dalam pengembangan sepak bola di Indonesia dengan membangun akademi senilai Rp 1,2 triliun di daerah Sentul, Jawa Barat yang diyakini bakal lebih baik dari akademi La Masia yang sudah kondang itu.
Akademi yang dinamai Fc Barcelona Escola Indonesia ini dibangun di lahan seluas 12 hektar dan akan menjadi akademi sepak bola pertama milik Barcelona, di luar Spanyol, yang mengadaptasi sistem asrama penuh ala La Masia.
La Masia sendiri sudah melahirkan para legenda sepak bola dunia macam , Andres Iniesta, Lionel Messi dan juga pelatih yang membawa Los Azulgrana menjadi salah satu tim terbaik dunia saat ini, Pep Guardiola.
Tepat di lokasi ini kami akan membangun fasilitas sekolah sepak bola yang serupa dengan La Masia di Barcelona, kata Arif Wicaksono, direktur Threesixty Sport Marketing, grup yang memfasilitasi pembangunan akademi Barca di Indonesia.
Dalam prosesnya, akademi Barca di Sentul ini bahkan akan lebih baik dari La Masia karena kami sudah mempelajari kelemahan akademi yang berbasis di Barcelona.
Kami mengharapkan Barcelona Escola Indonesia untuk menjadi yang terbaik di dunia. Memang ini investasi yang amat besar, namun kami sungguh ingin anak-anak Indonesia bisa bermain untuk Barcelona, atau tim lain di Eropa.
Dengan proyek senilai Rp 1,2 triliun, maka calon siswa di akademi ini sudah barang tentu diharuskan mengeluarkan biaya yang tak sedikit demi bisa mengecap pendidikan sepak bola yang pernah dirasakan Lionel Messi dan kawan-kawan, yakni sekitar Rp 20 juta per bulan untuk setiap kepala.
Kami menargetkan 250 anak berusia 8 hingga 18 tahun setiap tahunnya. Sepuluh persen dari mereka akan menerima beasiswa, terang Arif.
Arif juga menyatakan jika mereka butuh empat tahun untuk mendapatkan restu dari kubu Barcelona.
Kami sedikit agresif dalam menarik Barcelona untuk melirik Indonesia. Pada awalnya, Barca mengatakan jika Indonesia tak pernah masuk radar mereka. Namun dengan banyaknya proposal dari negara lain, Barca menjadi tertarik dengan konsep bisnis kami, pungkasnya. (jktp/row)
Akademi yang dinamai Fc Barcelona Escola Indonesia ini dibangun di lahan seluas 12 hektar dan akan menjadi akademi sepak bola pertama milik Barcelona, di luar Spanyol, yang mengadaptasi sistem asrama penuh ala La Masia.
La Masia sendiri sudah melahirkan para legenda sepak bola dunia macam , Andres Iniesta, Lionel Messi dan juga pelatih yang membawa Los Azulgrana menjadi salah satu tim terbaik dunia saat ini, Pep Guardiola.
Tepat di lokasi ini kami akan membangun fasilitas sekolah sepak bola yang serupa dengan La Masia di Barcelona, kata Arif Wicaksono, direktur Threesixty Sport Marketing, grup yang memfasilitasi pembangunan akademi Barca di Indonesia.
Dalam prosesnya, akademi Barca di Sentul ini bahkan akan lebih baik dari La Masia karena kami sudah mempelajari kelemahan akademi yang berbasis di Barcelona.
Kami mengharapkan Barcelona Escola Indonesia untuk menjadi yang terbaik di dunia. Memang ini investasi yang amat besar, namun kami sungguh ingin anak-anak Indonesia bisa bermain untuk Barcelona, atau tim lain di Eropa.
Dengan proyek senilai Rp 1,2 triliun, maka calon siswa di akademi ini sudah barang tentu diharuskan mengeluarkan biaya yang tak sedikit demi bisa mengecap pendidikan sepak bola yang pernah dirasakan Lionel Messi dan kawan-kawan, yakni sekitar Rp 20 juta per bulan untuk setiap kepala.
Kami menargetkan 250 anak berusia 8 hingga 18 tahun setiap tahunnya. Sepuluh persen dari mereka akan menerima beasiswa, terang Arif.
Arif juga menyatakan jika mereka butuh empat tahun untuk mendapatkan restu dari kubu Barcelona.
Kami sedikit agresif dalam menarik Barcelona untuk melirik Indonesia. Pada awalnya, Barca mengatakan jika Indonesia tak pernah masuk radar mereka. Namun dengan banyaknya proposal dari negara lain, Barca menjadi tertarik dengan konsep bisnis kami, pungkasnya. (jktp/row)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
4 Pemain yang Berpotensi Dilepas Arsenal pada Musim Panas 2026/2027
Liga Inggris 20 Agustus 2026, 00:27
-
Kabar Baik dari Persija Jakarta: Shin Tae-yong Ungkap Kondisi Radovan Pankov
Bola Indonesia 19 Agustus 2026, 23:25
-
Tijjani Reijnders Resmi Gabung Al-Qadsiah dengan Mahar Rp1,1 Triliun
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 22:50
-
Timnas Voli Putra Indonesia Menang 3-0 atas Kamboja, Modal Positif Jelang Asian Games 2026
Voli 19 Agustus 2026, 22:34
-
Final Piala AFF 2026: Vietnam Tantang Thailand, Leg Pertama Digelar di Bangkok
Tim Nasional 19 Agustus 2026, 22:17
-
Wayne Rooney Kirim Pesan untuk Marcus Rashford: Ini yang Harus Diubah
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 21:01
-
Manchester United Terancam Gagal Dapatkan Pengganti Luke Shaw
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 20:06
-
Barcelona Sempat Hubungi Inter Milan soal Lautaro Martinez
Liga Spanyol 19 Agustus 2026, 19:36
-
6 Transfer Besar yang Bisa Meledak Sepekan Jelang Premier League 2026/2027 Dimulai
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 19:21
-
Barcelona Siap Dengarkan Tawaran untuk Raphinha, Al-Hilal Mengintai
Liga Spanyol 19 Agustus 2026, 19:06
-
Arsenal Selangkah Lagi Dapatkan Ezri Konsa dari Aston Villa
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 18:36
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59




