BASRI Tak Yakin Indonesia Disanksi FIFA
Editor Bolanet | 28 Mei 2015 21:12
Hal tersebut, bakal terealisasi terhadap sepak bola Indonesia selama Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi, tidak mencabut SK nomor 01307 tahun 2015 tentang Sanksi Administratif terhadap Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).
Adanya informasi itu, saya pribadi dari awal tidak yakin. Apalagi, dengan perkembangan terbaru di FIFA. Bahkan sebenarnya, tidak merugikan Indonesia. Sebab, hanya berjalan sekitar dua hingga tiga bulan saja, terang Ketua Umum Badan Sepak Bola Rakyat Indonesia (BASRI), Eddy Sofyan.
Persoalan hukum, kini tengah melanda enam petinggi FIFA yang ditangkap oleh aparat keamanan Amerika di Swiss ketika tengah mempersiapkan Kongres untuk pemilihan Ketua Umum baru.
Kasus tersebut, menjadi perhatian dunia karena karena ada dugaan korupsi yang telah berlangsung cukup lama. Sedikitnya, ada enam pejabat tinggi FIFA yang ditangkap di antaranya wakil presiden serta presiden CONCACAF atau presiden federasi sepak bola Amerika Utara, Tengah dan Karibia. Pejabat yang ditangkap, selanjutnya akan diekstradisi ke Amerika Serikat.
Kalau ada pihak-pihak yang takut sanksi dengan sejumlah alasan, terutama para pengurus PSSI, itu wajar saja. Karena, mereka memang memiliki kepentingan. Utamanya, untuk tetap bertahan mengurus PSSI. Sesungguhnya, itu hanya baut kecil dari sejumlah mesin besar, sambung sosok yang selama ini kerap diminta pendapat oleh Menpora Imam dan hadir dalam rapat Tim Transisi tersebut.
Bahkan saya sudah katakan kepada bapak Menteri, untuk tetap konsisten. Apa yang dialami FIFA, sesungguhnya menguatkan kebijakan pak Menpora kepada PSSI. Dengan demikian, benar-benar bisa melakukan perubahan kebaikan, tuntasnya. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
-
Hasil Villarreal vs Ajax: Kapal Selam Kuning Karam Lebih Dini
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:27
-
Sporting CP vs PSG: Les Parisiens Jatuh di Lisbon
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:19
-
Hasil Olympiakos vs Leverkusen: Wakil Yunani Buka Peluang Lolos ke Play-off
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:17
-
Hasil Tottenham vs Dortmund: Spurs Jaga Rekor Kandang Sempurna di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:11
-
Hasil Inter vs Arsenal: Meriam London Hancurkan Nerazzurri di Giuseppe Meazza
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:04
-
Hasil Real Madrid vs Monaco: Kylian Mbappe dkk Pesta Setengah Lusin Gol
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:03
-
Gagal Bersinar di Old Trafford, Ugarte Bakal Ditukar dengan Bintang Muda Sunderland
Liga Inggris 21 Januari 2026, 04:59
-
Hasil Bodo/Glimt vs Man City: Haaland Mandul, The Citizens Babak Belur
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:34
-
Kairat vs Club Brugge: Brugge Gasak Tuan Rumah 4-1
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:03
-
Prediksi Newcastle vs PSV 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Marseille vs Liverpool 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Juventus vs Benfica 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Chelsea vs Pafos 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06






