BASRI Tak Yakin Indonesia Disanksi FIFA
Editor Bolanet | 28 Mei 2015 21:12
- Sanksi yang bakal dijatuhkan FIFA kepada Indonesia kini menyisakan hitungan jam saja. Sebab batas akhir waktu yang diberikan FIFA, yakni hingga tanggal 29 Mei 2015 besok.
Hal tersebut, bakal terealisasi terhadap sepak bola Indonesia selama Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi, tidak mencabut SK nomor 01307 tahun 2015 tentang Sanksi Administratif terhadap Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).
Adanya informasi itu, saya pribadi dari awal tidak yakin. Apalagi, dengan perkembangan terbaru di FIFA. Bahkan sebenarnya, tidak merugikan Indonesia. Sebab, hanya berjalan sekitar dua hingga tiga bulan saja, terang Ketua Umum Badan Sepak Bola Rakyat Indonesia (BASRI), Eddy Sofyan.
Persoalan hukum, kini tengah melanda enam petinggi FIFA yang ditangkap oleh aparat keamanan Amerika di Swiss ketika tengah mempersiapkan Kongres untuk pemilihan Ketua Umum baru.
Kasus tersebut, menjadi perhatian dunia karena karena ada dugaan korupsi yang telah berlangsung cukup lama. Sedikitnya, ada enam pejabat tinggi FIFA yang ditangkap di antaranya wakil presiden serta presiden CONCACAF atau presiden federasi sepak bola Amerika Utara, Tengah dan Karibia. Pejabat yang ditangkap, selanjutnya akan diekstradisi ke Amerika Serikat.
Kalau ada pihak-pihak yang takut sanksi dengan sejumlah alasan, terutama para pengurus PSSI, itu wajar saja. Karena, mereka memang memiliki kepentingan. Utamanya, untuk tetap bertahan mengurus PSSI. Sesungguhnya, itu hanya baut kecil dari sejumlah mesin besar, sambung sosok yang selama ini kerap diminta pendapat oleh Menpora Imam dan hadir dalam rapat Tim Transisi tersebut.
Bahkan saya sudah katakan kepada bapak Menteri, untuk tetap konsisten. Apa yang dialami FIFA, sesungguhnya menguatkan kebijakan pak Menpora kepada PSSI. Dengan demikian, benar-benar bisa melakukan perubahan kebaikan, tuntasnya. (esa/dzi)
Hal tersebut, bakal terealisasi terhadap sepak bola Indonesia selama Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi, tidak mencabut SK nomor 01307 tahun 2015 tentang Sanksi Administratif terhadap Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).
Adanya informasi itu, saya pribadi dari awal tidak yakin. Apalagi, dengan perkembangan terbaru di FIFA. Bahkan sebenarnya, tidak merugikan Indonesia. Sebab, hanya berjalan sekitar dua hingga tiga bulan saja, terang Ketua Umum Badan Sepak Bola Rakyat Indonesia (BASRI), Eddy Sofyan.
Persoalan hukum, kini tengah melanda enam petinggi FIFA yang ditangkap oleh aparat keamanan Amerika di Swiss ketika tengah mempersiapkan Kongres untuk pemilihan Ketua Umum baru.
Kasus tersebut, menjadi perhatian dunia karena karena ada dugaan korupsi yang telah berlangsung cukup lama. Sedikitnya, ada enam pejabat tinggi FIFA yang ditangkap di antaranya wakil presiden serta presiden CONCACAF atau presiden federasi sepak bola Amerika Utara, Tengah dan Karibia. Pejabat yang ditangkap, selanjutnya akan diekstradisi ke Amerika Serikat.
Kalau ada pihak-pihak yang takut sanksi dengan sejumlah alasan, terutama para pengurus PSSI, itu wajar saja. Karena, mereka memang memiliki kepentingan. Utamanya, untuk tetap bertahan mengurus PSSI. Sesungguhnya, itu hanya baut kecil dari sejumlah mesin besar, sambung sosok yang selama ini kerap diminta pendapat oleh Menpora Imam dan hadir dalam rapat Tim Transisi tersebut.
Bahkan saya sudah katakan kepada bapak Menteri, untuk tetap konsisten. Apa yang dialami FIFA, sesungguhnya menguatkan kebijakan pak Menpora kepada PSSI. Dengan demikian, benar-benar bisa melakukan perubahan kebaikan, tuntasnya. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
PSSI Tunda Evaluasi John Herdman Usai Timnas Indonesia Gagal di Piala AFF 2026
Tim Nasional 10 Agustus 2026, 19:16
-
Gianni Infantino Diserang Javier Tebas, Era Presiden FIFA Dinilai Sudah Berakhir
Piala Dunia 10 Agustus 2026, 08:12
-
Wales Cabut Dukungan untuk Gianni Infantino Jelang Pemilihan Presiden FIFA
Piala Dunia 3 Agustus 2026, 15:46
-
UEFA Peringatkan Gianni Infantino soal Rencana Penjualan Aset Piala Dunia FIFA
Piala Dunia 3 Agustus 2026, 15:04
LATEST UPDATE
-
Rapor Pemain Juventus saat Kalah dari Genoa: Kesalahan Pierre Kalulu Berujung Petaka
Liga Italia 29 Oktober 2026, 09:18
-
Man of the Match Liverpool vs Chelsea: Morgan Rogers
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 07:38
-
Man of the Match Genoa vs Juventus: Tommaso Baldanzi
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:25
-
Man of the Match Bologna vs Milan: Samuel Mbangula
Liga Spanyol 29 Oktober 2026, 07:06
-
Hasil Drawing Perempat Final Carabao Cup: Ini Lawan Liverpool dan Manchester City
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 06:11
-
Man of the Match Venezia vs Inter: Marcus Thuram
Liga Italia 29 Oktober 2026, 05:52
-
Hasil Liverpool vs Chelsea: The Reds Singkirkan The Blues Lewat Adu Penalti
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 05:26
-
Hasil Venezia vs Inter: Dua Gol Bunuh Diri Bawa Nerazzurri ke Puncak Serie A
Liga Italia 29 Oktober 2026, 04:03
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18







