Bendol: Tak Ada yang Perlu Ditakutkan dari Arema
Editor Bolanet | 30 September 2015 18:30
- Sriwijaya FC akan menghadapi Arema Cronus di semifinal turnamen Piala Presiden. Nantinya, Laskar Wong Kito akan dijamu Arema lebih dulu di putaran pertama, Sabtu (3/10), dan gantian menjamu di semifinal kedua, Minggu (11/10).
Pelatih Kepala SFC, Benny Dollo, mengaku tengah mempersiapkan tim lebih baik dari laga sebelumnya. Selain itu, dilanjutkannya, juga percaya diri menghadapi Singo Edan.
Sayangnya, Laskar Wong Kito memiliki catatan tidak baik saat bertemu dengan Arema di fase grup, yang digelar di Stadion Kanjuruhan, Malang. Bahkan, Sriwijaya FC ditaklukkan 1-3.
Ada sisi positifnya jika kami bertemu Arema. Di penyisihan grup, kami sudah bertemu. Perlu diingat, di sana kami mampu menjadi juara grup. Jadi tidak ada yang perlu ditakutkan. Lagipula, siapapun lawannya tetap harus dihadapi, ujar Bendol, sapaan Benny Dollo.
Kepercayaan diri juga diperlihatkan penjaga gawang Sriwijaya FC, Dian Agus Prasetyo. Diungkapkannya, yakin Sriwijaya FC tampil lebih baik dibanding pada laga sebelumnya.
Saat itu kami dihukum karena kesalahan sendiri. Dua gol di antaranya terjadi saat bola mati. Semuanya kami anggap sebagai pelajaran berharga dan di semifinal nanti kami akan jauh lebih siap, tutup Dian Agus. [initial]
(esa/asa)
Pelatih Kepala SFC, Benny Dollo, mengaku tengah mempersiapkan tim lebih baik dari laga sebelumnya. Selain itu, dilanjutkannya, juga percaya diri menghadapi Singo Edan.
Sayangnya, Laskar Wong Kito memiliki catatan tidak baik saat bertemu dengan Arema di fase grup, yang digelar di Stadion Kanjuruhan, Malang. Bahkan, Sriwijaya FC ditaklukkan 1-3.
Ada sisi positifnya jika kami bertemu Arema. Di penyisihan grup, kami sudah bertemu. Perlu diingat, di sana kami mampu menjadi juara grup. Jadi tidak ada yang perlu ditakutkan. Lagipula, siapapun lawannya tetap harus dihadapi, ujar Bendol, sapaan Benny Dollo.
Kepercayaan diri juga diperlihatkan penjaga gawang Sriwijaya FC, Dian Agus Prasetyo. Diungkapkannya, yakin Sriwijaya FC tampil lebih baik dibanding pada laga sebelumnya.
Saat itu kami dihukum karena kesalahan sendiri. Dua gol di antaranya terjadi saat bola mati. Semuanya kami anggap sebagai pelajaran berharga dan di semifinal nanti kami akan jauh lebih siap, tutup Dian Agus. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
1 Dekade Piala Presiden 2025: Datang Bersih, Pulang Bersih
Bola Indonesia 15 Juli 2025, 21:33
-
Piala Presiden 2025: Wajah Dunia, Hati Indonesia
Bola Indonesia 15 Juli 2025, 16:36
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Bosnia dan Herzegovina vs Qatar: Kerim Alajbegovic
Piala Dunia 25 Juni 2026, 04:38
-
Man of the Match Swiss vs Kanada: Johan Manzambi
Piala Dunia 25 Juni 2026, 04:30
-
Tempat Menonton Skotlandia vs Brasil: Live TVRI, FolaPlay, dan MAXStream
Piala Dunia 25 Juni 2026, 01:30
LATEST EDITORIAL
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
















