Bidik Tiga Poin dari PPSM, Persipasi Butuh Keajaiban
Editor Bolanet | 26 Januari 2012 09:15
- Pelatih Persipasi Bekasi, Warta Kusuma, mengaku butuh keajaiban jika ingin meraih kemenangan di kandang PPSM Magelang dalam lanjutan Divisi Utama musim 2011/2012, gelaran PT Liga Prima Indonesia Sportindo (PT LPIS), Stadion Madya Magelang, Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (28/1).
Jika Laskar Patriot - julukan Persipasi Bekasi- datang dengan hanya mengandalkan semangat pemain muda, PPSM Magelang justru diperkuat skuad merata.
Misalnya saja, di jajaran pemain lokal, PPSM Magelang memiliki pemain yang pernah membela tim nasional Indonesia seperti Kurniawan Dwi Yulianto. Tak hanya di sektor lokal, legiun asing PPSM juga lumayan bagus. Paling menonjol tentu Josiah Seton dan Cristian Rene Martinez. Laga tersebut juga menjadi ujian berat bagi Persipasi yang belum pernah meraih kemenangan sekali pun di kandang lawan.
Kami akan mencoba fokus sepanjang jalannya pertandingan tersebut. Kami akan berusaha meraih kemenangan meski butuh sebuah keajaiban, kata pelatih Persipasi, Warta Kusuma, kepada .
Meski merendah, Warta menyatakan anak asuhnya tidak akan gentar dengan perlawanan yang sudah disiapkan tim berjuluk Macan Tidar. Warta menyebut, anak asuhnya akan tetap bermain normal seperti di laga-laga tandang sebelumnya.
Secara teknis boleh saja kami kalah, namun semuanya bisa saja berubah. Kami akan berusaha untuk menang. Yang pasti, kami instruksikan para pemain supaya tetap menjaga konsentrasinya, ungkap pelatih yang mengantongi Lisensi Kepelatihan A Nasional tersebut.
Kami juga tidak akan memusingkan kekuatan tuan rumah maupun pendukungnya. Bagi kami, yang terpenting adalah bagaimana kami bisa mencuri kemenangan di Magelang, jelas pelatih asal Kota Bekasi, Jawa Barat, tersebut.
Persipasi Bekasi memang belum mampu menyuguhkan penampilan maksimal di musim ini. Sepanjang empat pertandingan, Agus Supriyanto dan kawan-kawan baru mencatatkan dua kali kemenangan, serta dua kekalahan.
Alhasil, Persipasi harus puas berada di peringkat keenam klasemen sementara Grup II kompetisi Divisi Utama versi PT LPIS dengan mengantongi poin enam dari empat kali pertandingan. Sedangkan PPSM, masih menjadi juru kunci dan baru memperoleh satu poin hasil empat kali bertanding, satu kali hasil imbang dan tiga kali kekalahan. (esa/row)
Jika Laskar Patriot - julukan Persipasi Bekasi- datang dengan hanya mengandalkan semangat pemain muda, PPSM Magelang justru diperkuat skuad merata.
Misalnya saja, di jajaran pemain lokal, PPSM Magelang memiliki pemain yang pernah membela tim nasional Indonesia seperti Kurniawan Dwi Yulianto. Tak hanya di sektor lokal, legiun asing PPSM juga lumayan bagus. Paling menonjol tentu Josiah Seton dan Cristian Rene Martinez. Laga tersebut juga menjadi ujian berat bagi Persipasi yang belum pernah meraih kemenangan sekali pun di kandang lawan.
Kami akan mencoba fokus sepanjang jalannya pertandingan tersebut. Kami akan berusaha meraih kemenangan meski butuh sebuah keajaiban, kata pelatih Persipasi, Warta Kusuma, kepada .
Meski merendah, Warta menyatakan anak asuhnya tidak akan gentar dengan perlawanan yang sudah disiapkan tim berjuluk Macan Tidar. Warta menyebut, anak asuhnya akan tetap bermain normal seperti di laga-laga tandang sebelumnya.
Secara teknis boleh saja kami kalah, namun semuanya bisa saja berubah. Kami akan berusaha untuk menang. Yang pasti, kami instruksikan para pemain supaya tetap menjaga konsentrasinya, ungkap pelatih yang mengantongi Lisensi Kepelatihan A Nasional tersebut.
Kami juga tidak akan memusingkan kekuatan tuan rumah maupun pendukungnya. Bagi kami, yang terpenting adalah bagaimana kami bisa mencuri kemenangan di Magelang, jelas pelatih asal Kota Bekasi, Jawa Barat, tersebut.
Persipasi Bekasi memang belum mampu menyuguhkan penampilan maksimal di musim ini. Sepanjang empat pertandingan, Agus Supriyanto dan kawan-kawan baru mencatatkan dua kali kemenangan, serta dua kekalahan.
Alhasil, Persipasi harus puas berada di peringkat keenam klasemen sementara Grup II kompetisi Divisi Utama versi PT LPIS dengan mengantongi poin enam dari empat kali pertandingan. Sedangkan PPSM, masih menjadi juru kunci dan baru memperoleh satu poin hasil empat kali bertanding, satu kali hasil imbang dan tiga kali kekalahan. (esa/row)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Kapan Brasil vs Maroko Main, Jam Berapa?
Piala Dunia 13 Juni 2026, 18:10
-
Hasil, Jadwal, Klasemen, dan Top Skor Piala Dunia 2026
Piala Dunia 13 Juni 2026, 18:01
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Belanda vs Jepang 15 Juni 2026
Piala Dunia 13 Juni 2026, 18:00
-
Hasil Race 1 WorldWCR Emilia Romagna 2026: Maria Herrera Bekuk Beatriz Neila
Otomotif 13 Juni 2026, 17:37
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Jerman vs Curacao 15 Juni 2026
Piala Dunia 13 Juni 2026, 17:00
LATEST EDITORIAL
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28












