BOPI Sayangkan Insiden WO Bonek FC
Editor Bolanet | 29 September 2015 17:22
- Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) menyayangkan insiden walkout (WO) yang dilakukan Bonek FC, dalam Semifinal Piala Presiden, beberapa waktu lalu. Menurut mereka, tindakan Bonek FC ini mencederai gelaran Piala Presiden.
BOPI menyayangkan kejadian ini, ujar Sekretaris Jenderal BOPI, Heru Nugroho. Kejadian ini mencederai reputasi Piala Presiden, yang sebenarnya telah berjalan cukup baik, sambungnya.
Sebelumnya, pada laga leg kedua Delapan Besar Piala Presiden kontra Sriwijaya FC, Bonek FC melakukan aksi mogok. Walhasil, pada laga yang dihelat di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang, Minggu (27/09) sore ini, skuat besutan Ibnu Graham tersebut dinyatakan kalah.
Bonek FC melakukan aksi mogok tanding setelah wasit Jerry Eli dianggap mengeluarkan keputusan kontroversial. Pengadil asal Bali ini menunjuk titik putih pada menit ke-13 setelah Firly Apriansyah dianggap melakukan handball. Padahal, bola mengenai bahu Firly.
Sementara itu, BOPI menilai bahwa Bonek FC salah karena meninggalkan arena pertandingan. Namun, mereka menyebut hal ini tak lepas dari Mahaka Sports -sebagai penyelenggara gelaran ini- yang tak bisa mengendalikan situasi sepenuhnya.
Kata pihak Bonek FC, mereka sudah mengkomunikasikan soal kapasitas wasit. Sementara, Mahaka tidak segera ambil tindakan cepat dan tepat, hingga Bonek FC melakukan aksi WO, tandasnya. [initial]
(den/asa)
BOPI menyayangkan kejadian ini, ujar Sekretaris Jenderal BOPI, Heru Nugroho. Kejadian ini mencederai reputasi Piala Presiden, yang sebenarnya telah berjalan cukup baik, sambungnya.
Sebelumnya, pada laga leg kedua Delapan Besar Piala Presiden kontra Sriwijaya FC, Bonek FC melakukan aksi mogok. Walhasil, pada laga yang dihelat di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang, Minggu (27/09) sore ini, skuat besutan Ibnu Graham tersebut dinyatakan kalah.
Bonek FC melakukan aksi mogok tanding setelah wasit Jerry Eli dianggap mengeluarkan keputusan kontroversial. Pengadil asal Bali ini menunjuk titik putih pada menit ke-13 setelah Firly Apriansyah dianggap melakukan handball. Padahal, bola mengenai bahu Firly.
Sementara itu, BOPI menilai bahwa Bonek FC salah karena meninggalkan arena pertandingan. Namun, mereka menyebut hal ini tak lepas dari Mahaka Sports -sebagai penyelenggara gelaran ini- yang tak bisa mengendalikan situasi sepenuhnya.
Kata pihak Bonek FC, mereka sudah mengkomunikasikan soal kapasitas wasit. Sementara, Mahaka tidak segera ambil tindakan cepat dan tepat, hingga Bonek FC melakukan aksi WO, tandasnya. [initial]
Baca Juga
- Pulihkan Kondisi Fisik, Penggawa Arema Dapat Jatah Libur
- Jelang Semifinal, Arema Cronus Cari Pengganti Samsul Arif dan FAS
- Target Lain Arema Cronus di Semifinal
- Hasil Drawing Semifinal Piala Presiden 2015
- Pusamania Borneo Dibubarkan, Victor Pae Kembali Kerja di Papua
- Persib dan PSM Dapat Denda dari Mahaka Sports
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
3 Hal Penting Jelang Athletic Club vs Barcelona di La Liga
Liga Spanyol 7 Maret 2026, 18:25
-
Prediksi Susunan Pemain Newcastle vs Man City, Tim Tamu Tanpa Haalad
Liga Inggris 7 Maret 2026, 18:01
-
Tempat Menonton Wrexham vs Chelsea: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Inggris 7 Maret 2026, 18:00
-
Live Streaming Wrexham vs Chelsea - Link Nonton Piala FA/FA Cup di Vidio
Liga Inggris 7 Maret 2026, 17:45
-
Prediksi Susunan Pemain Juventus Kontra Pisa, Bianconeri Wajib Menang
Liga Italia 7 Maret 2026, 17:31
-
Prediksi BRI Super League: PSBS Biak vs Semen Padang 8 Maret 2026
Bola Indonesia 7 Maret 2026, 14:54















