BOPI Tegaskan Pentingnya Pemeriksaan Rutin Kepada Atlet
Editor Bolanet | 30 Juli 2013 18:49
- Ketua Harian Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) Haryo Yuniarto menilai perlu pemeriksaan terkait kesehatan atlet untuk mencegah musibah meninggalnya olahragawan profesional.
Diperlukan pemeriksaan kesehatan rutin serta pemeriksaan khusus menyangkut kerentanan atlet tersebut terhadap penyakit tertentu. Sebenarnya BOPI ingin memfasilitasi pemeriksaan kesehatan itu bagi klub, namun butuh dana yang besar untuk melakukannya, ujar Haryo Yuniarto seperti dilansir Antara.
Hal tersebut dinyatakan Haryo Yuniarto untuk menanggapi meninggalnya penyerang Pelita Bandung Raya asal Mali, Abdulaye Sekou Camara.
Sejatinya BOPI pernah melakukan hal serupa terhadap olahraga tinju, ia berharap bukan hanya tinju, tapi semua olahraga profesional juga melakukan hal serupa. Namun dikatakannya, keterbatasan dana dari pemerintah menjadi salah satu kendala untuk mewujudkan hal tersebut.
Saya ingin sekali melakukan itu karena kita harus berlaku profesional, tapi khan anggaran dari pemerintah itu terbatas, tandasnya.
Seperti diketahui, publik olahraga Indonesia baru saja berduka setelah Sekou Camara dinyatakan meninggal dunia akibat serangan jantung saat menjalani latihan malam bersama klubnya Pelita Bandung Raya, Sabtu (27/7) malam lalu. (ant/dzi)
Diperlukan pemeriksaan kesehatan rutin serta pemeriksaan khusus menyangkut kerentanan atlet tersebut terhadap penyakit tertentu. Sebenarnya BOPI ingin memfasilitasi pemeriksaan kesehatan itu bagi klub, namun butuh dana yang besar untuk melakukannya, ujar Haryo Yuniarto seperti dilansir Antara.
Hal tersebut dinyatakan Haryo Yuniarto untuk menanggapi meninggalnya penyerang Pelita Bandung Raya asal Mali, Abdulaye Sekou Camara.
Sejatinya BOPI pernah melakukan hal serupa terhadap olahraga tinju, ia berharap bukan hanya tinju, tapi semua olahraga profesional juga melakukan hal serupa. Namun dikatakannya, keterbatasan dana dari pemerintah menjadi salah satu kendala untuk mewujudkan hal tersebut.
Saya ingin sekali melakukan itu karena kita harus berlaku profesional, tapi khan anggaran dari pemerintah itu terbatas, tandasnya.
Seperti diketahui, publik olahraga Indonesia baru saja berduka setelah Sekou Camara dinyatakan meninggal dunia akibat serangan jantung saat menjalani latihan malam bersama klubnya Pelita Bandung Raya, Sabtu (27/7) malam lalu. (ant/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gresik United Ingin Ulangi Sukses ISL 2015
Bola Indonesia 18 Maret 2016, 13:03
-
Tangani Gresik United, Listiadi Mengaku Didukung Widodo
Bola Indonesia 18 Maret 2016, 11:24
-
Modal Pemain Senior, Gresik United Yakin Berprestasi
Bola Indonesia 18 Maret 2016, 11:20
-
Surabaya United: Jika ISL Digelar April, Klub Sulit Gaet Sponsot
Bola Indonesia 16 Maret 2016, 15:00
-
Surabaya United Keberatan ISL Digelar April
Bola Indonesia 16 Maret 2016, 14:32
LATEST UPDATE
-
Alamak! Fermin Lopez Alami Retak Tulang, Batal ke Piala Dunia 2026!
Piala Dunia 18 Mei 2026, 21:46
-
Samai Rekor De Bruyne dan Henry, Ini Kata Bruno Fernandes
Liga Inggris 18 Mei 2026, 21:36
-
Video Perpisahan Haru Manchester United untuk Casemiro, Bikin Mewek
Liga Inggris 18 Mei 2026, 20:52
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV dan Vidio, 16-20 Mei 2026
Liga Inggris 18 Mei 2026, 20:35
-
Resmi! Hansi Flick Teken Kontrak Baru di Barcelona
Liga Spanyol 18 Mei 2026, 20:17
-
Musim Benjamin Sesko Berakhir Lebih Cepat di MU!
Liga Inggris 18 Mei 2026, 19:33
-
Kala Elliot Anderson Menggoda Manchester United di Old Trafford
Liga Inggris 18 Mei 2026, 19:07
-
Dani Carvajal Resmi Berpisah dengan Real Madrid di Pengujung Musim
Liga Spanyol 18 Mei 2026, 18:35
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25
-
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di Bawah Xabi Alonso
Editorial 18 Mei 2026, 12:13







