BRI Liga 1: Jelang Hadapi Bhayangkara, Arema FC Dapat Pelajaran Berharga dari Laga Kontra Madura United
Serafin Unus Pasi | 22 Desember 2022 20:29
Bola.net - Javier Roca mengaku anak asuhnya mendapat pelajaran berharga jelang laga lanjutan BRI Liga 1 2022/2023, kontra Bhayangkara FC. Pelajaran ini, menurut pelatih Arema FC tersebut, mereka dapatkan pada laga sebelumnya, kontra Madura United.
Menurut Roca, ada sejumlah pelajaran yang bisa dituai anak asuhnya dari laga kontra Madura United, yang bisa menjadi modal berharga mereka kontra Bhayangkara FC. Salah satunya, sambung pelatih asal Chile tersebut, adalah menjaga fokus kendati merasa dirugikan keputusan wasit.
"Banyak yang harus kita pelajari. Terutama setelah penalti, yang seharusnya bukan penalti, kami harus belajar untuk tetap konsentrasi," kata Roca.
"Kami harus tetap kuat dan fokus, apa pun keputusan wasit. Kami tidak boleh lengah dan harus terima keputusan tersebut," sambungnya.
Arema FC akan menghadapi Bhayangkara FC pada laga pekan ke-17 BRI Liga 1 2022/2023. Laga ini akan dihelat di Stadion Manahan Solo, Jumat (23/12).
Sebelumnya, Arema FC harus menelan kekalahan kala menghadapi Madura United pada pekan ke-16 BRI Liga 1 2022. Dalam laga yang dihelat di Stadion Sultan Agung Bantul, Selasa (20/12), mereka kalah dua gol tanpa balas.
Salah satu gol yang bersarang ke gawang Arema pada laga tersebut hadir dari titik penalti. Penalti ini diberikan wasit, yang menganggap pemain Arema FC melakukan pelanggaran di dalam kotak penalti. Namun, dalam sejumlah tayangan ulang tampak bahwa pelanggaran tersebut terjadi di luar kotak penalti Arema.
Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Jaga Mental
Roca mengaku, ada banyak hal yang bisa berdampak terhadap mental anak asuhnya. Ia berharap agar ke depannya, mental anak asuhnya tak lagi terdampak akibat hal-hal tersebut.
"Jangan lagi ke depannya mental kita kena karena ada keputusan yang menurut kita tidak fair," tutur Roca.
"Inilah pelajaran bagi kami," sambungnya.
Pertahankan Jati Diri Permainan
Selain soal mental, menurut Roca, ada lagi pelajaran bagi anak asuhnya. Pelajaran tersebut adalah konsistensi terhadap jati diri permainan mereka.
"Kita tetap harus konsisten dengan permainan kita," tegas Roca.
"Apa pun hasilnya, kita nggak boleh keluar dari apa yang kita sepakati. Apa pun hasilnya, kita harus bermain seperti Arema yang sesungguhnya," ia menandaskan.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
BRI Super League 2025/2026: Arema FC dan Ian Puleio Resmi Berpisah
Bola Indonesia 16 Januari 2026, 21:44
-
BRI Super League: Persita Tangerang yang Rendah Hati, tapi Ambisius
Bola Indonesia 15 Januari 2026, 19:18
LATEST UPDATE
-
Conte Puji Hojlund Setinggi Langit, Tapi Emosi Jiwa Soal Jadwal Liga Champions
Liga Champions 20 Januari 2026, 12:11
-
Daftar Transfer Resmi Premier League Januari 2026
Liga Inggris 20 Januari 2026, 12:09
-
Ingat 2 Trofi UCL! Arbeloa Semprot Fans Madrid yang Hobi Cemooh Vinicius Jr
Liga Champions 20 Januari 2026, 11:17
-
Siulan Suporter di Bernabeu Cuma Bikin Real Madrid Lemah
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 11:03
-
Bersama Michael Carrick, MU Diyakino Sanggup Tembus Liga Champions
Liga Inggris 20 Januari 2026, 10:40
-
Rahasia Carrick Bisa Bawa MU Kalahkan Manchester City: Ubah Pola Latihan Setan Merah
Liga Inggris 20 Januari 2026, 10:30
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06
-
5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey Abad Ini
Editorial 16 Januari 2026, 10:19
-
5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane, Klopp, Siapa Lagi?
Editorial 15 Januari 2026, 07:26












