BRI Super League: Alasan Rizky Ridho Jadi Satu-satunya Pemain dengan Pita Hitam di Laga Dewa United vs Persija
Asad Arifin | 30 Agustus 2025 04:52
Bola.net - Kapten Persija Jakarta, Rizky Ridho, menjadi satu-satunya pemain inti pada laga BRI Super League melawan Dewa United di Banten International Stadium, Jumat (29/8/2025), yang memakai pita hitam. Gestur tersebut diyakini sebagai bentuk kepeduliannya atas insiden tragis yang menimpa Affan Kurniawan.
Affan Kurniawan adalah seorang pengemudi ojek online (ojol) yang meninggal dunia ketika ikut menyuarakan aspirasi dalam aksi demonstrasi di Jakarta, Kamis (28/9/2025) malam. Ia wafat setelah tertabrak dan terlindas mobil polisi.
Meski sempat mendapat perawatan medis di rumah sakit, nyawa Affan tak tertolong. Ia menghembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat.
Tragedi ini meninggalkan duka mendalam bagi banyak pihak, termasuk Rizky Ridho. Sebelum laga, ia sempat mengunggah instastory sebagai wujud keprihatinan atas kondisi yang terjadi di tanah air. Sikap itu kemudian ia tunjukkan di lapangan dengan memakai pita hitam, meski tidak ada pemain lain, baik dari Persija maupun Dewa United, yang melakukan hal serupa.
Rizky Ridho Diliputi Kesedihan
Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, membenarkan bahwa alasan Rizky Ridho mengenakan pita hitam berkaitan langsung dengan meninggalnya Affan Kurniawan. Menurutnya, sang kapten benar-benar terpukul dengan situasi tersebut.
"Jadi itu mungkin dia sedang tidak enak dengan yang terjadi saat ini di Indonesia. Ridho sangat sedih dengan apa yang terjadi di Indonesia," kata Mauricio Souza.
Meski tengah berduka, Ridho tetap tampil solid memimpin lini belakang Persija. Hasilnya, Macan Kemayoran sukses mengalahkan Dewa United dengan skor 3-1. Kemenangan ini mengantar Persija ke puncak klasemen sementara BRI Super League.
Persis Solo Ikut Menunjukkan Solidaritas
Di pertandingan lain, Persis Solo juga memperlihatkan kepedulian terhadap tragedi yang menimpa Affan Kurniawan. Saat bertandang ke markas Bhayangkara FC, seluruh pemain Persis mengenakan pita hitam sebagai simbol belasungkawa.
Namun, hal serupa tidak terlihat di kubu Bhayangkara FC. Tim tuan rumah tampil tanpa atribut duka, meski mereka akhirnya berhasil memetik kemenangan 2-0 lewat gol Ilija Spasojevic dan Fareed Sadat. Itu menjadi kemenangan pertama The Guardian di musim ini.
Disadur dari Bola.com: Gregah Nurikhsani, 29 Agustus 2025
Klasemen BRI Super League 2025/2026
Baca Ini Juga:
- Pelatih Persija Beri Perhatian pada Kondisi Indonesia usai Kalahkan Dewa United di BRI Super League: Stay Safe, Jakarta!
- Hasil Dewa United vs Persija Jakarta: Macan Kemayoran Menang dan ke Puncak Klasemen BRI Super League
- Prediksi Persijap Jepara vs Arema FC di BRI Super League 30 Agustus 2025
- Prediksi Bali United vs Madura United di BRI Super League 30 Agustus 2025
- Prediksi Malut United vs PSIM Yogyakarta di BRI Super League 30 Agustus 2025
- Hasil Bhayangkara vs Persis: The Guardians Raih Kemenangan Perdana di BRI Super League
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tempat Menonton Borneo vs Persib: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Bola Indonesia 15 Maret 2026, 16:46
LATEST UPDATE
-
Prediksi Sporting vs Bodo/Glimt 18 Maret 2026
Liga Champions 16 Maret 2026, 19:00
-
Prediksi Man City vs Real Madrid 18 Maret 2026
Liga Champions 16 Maret 2026, 18:15
-
Prediksi Chelsea vs PSG 18 Maret 2026
Liga Champions 16 Maret 2026, 17:30
-
Rumor Xabi Alonso ke Liverpool Makin Panas, Agen Akhirnya Buka Suara
Liga Inggris 16 Maret 2026, 16:38
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di MOJI, 18-19 Maret 2026
Liga Champions 16 Maret 2026, 16:23
-
Pavlovic Terpukul Usai Milan Tumbang dari Lazio
Liga Italia 16 Maret 2026, 16:02
-
Prediksi Arsenal vs Leverkusen 18 Maret 2026
Liga Champions 16 Maret 2026, 16:00
-
Man City Ditahan West Ham, Pep Guardiola Akui Salah Pilih Pemain
Liga Inggris 16 Maret 2026, 15:25
LATEST EDITORIAL
-
5 Wonderkid Italia yang Bisa Selamatkan Azzurri dari Kutukan Piala Dunia
Editorial 14 Maret 2026, 06:06
-
Starting XI Gabungan PSG dan Chelsea Sepanjang Masa, Siapa Saja Masuk?
Editorial 11 Maret 2026, 21:05












