BRI Super League: Misi Persijap Hindari 8 Kekalahan Beruntun
Gia Yuda Pradana | 27 November 2025 17:46
Bola.net - Persijap Jepara menatap laga pekan ke-14 BRI Super League 2025/26 dengan beban besar sekaligus tekad kuat untuk bangkit. Menghadapi PSBS Biak di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Kamis (27/11) pukul 19.00 WIB, Laskar Kalinyamat datang sebagai tim tamu dengan ambisi menghindari rentetan delapan kekalahan beruntun. Situasi sulit ini membuat Persijap menjadi pusat perhatian dalam duel yang sarat tekanan bagi kedua tim.
Tekanan tersebut muncul karena performa Persijap anjlok sejak pekan ke-6. Dalam tujuh pertandingan terakhir di Liga 1, mereka selalu kalah, baik ketika tampil tandang maupun menjadi tuan rumah. Hasil itu turut berdampak pada perpisahan klub dengan pelatih asal Portugal, Mario Lemos, yang dinilai gagal membawa tim menjauh dari papan bawah.
Kini, Persijap berada di peringkat ke-16 dari 18 tim, mengoleksi delapan poin dan terjebak di zona merah. Namun, peluang untuk memperbaiki keadaan tetap terbuka, apalagi lawannya, PSBS Biak, hanya unggul satu poin dan berada satu tingkat di atas Persijap. Pertarungan dua tim papan bawah ini diperkirakan berlangsung ketat karena sama-sama membutuhkan poin untuk memperbaiki posisi di klasemen.
Modal Mental dan Perbaikan Kondisi Tim Persijap

Caretaker Persijap Jepara, Danang Suryadi, menegaskan bahwa pertandingan melawan PSBS akan menjadi ujian berat sekaligus kesempatan bagi timnya untuk bangkit. Ia menyadari betul bahwa tekanan mental para pemain meningkat seiring hasil buruk yang beruntun. Oleh karena itu, fokus utama tim pelatih dalam persiapan singkat tiga hari terakhir adalah memulihkan motivasi dan kebugaran skuad.
“Persiapan Persijap berjalan dengan sangat baik walaupun hanya berlangsung cukup singkat, sekitar tiga hari. Yang pasti, kami fokus penuh mengembalikan kondisi kebugaran para pemain,” ujar Danang, dikutip dari ileague.id. Ia menambahkan bahwa aspek psikologis pemain menjadi perhatian penting. “Kami masih memiliki peluang untuk mendapatkan poin dan selama ini kami masih terus berusaha untuk mendapatkan poin,” katanya menegaskan.
Situasi ini membuat Danang harus bekerja cepat dan tepat. Ia memahami bahwa skuadnya membutuhkan lebih dari sekadar taktik untuk keluar dari tekanan. Kebangkitan mental menjadi fondasi utama agar Persijap bisa tampil lebih percaya diri dalam laga nanti. Dengan lawan yang hanya berjarak satu poin di klasemen, setiap detail persiapan menjadi sangat krusial.
Disiplin Jadi Kunci Persijap, Hindari Kesalahan yang Berulang

Dalam tiga pertandingan terakhir, Persijap selalu menerima kartu merah. Catatan ini menjadi salah satu alasan mereka kesulitan mengembangkan permainan dan kehilangan peluang untuk bersaing. Danang mengakui bahwa masalah disiplin tersebut menjadi pekerjaan rumah yang harus segera diperbaiki.
Ia menegaskan para pemain harus lebih tenang dan fokus saat menghadapi tekanan lawan. “Kami telah menyampaikan kepada para pemain, harus bisa tetap menjaga fokus ke pertandingan,” ucapnya. Kekurangan jumlah pemain di tengah laga membuat ritme permainan kacau dan memengaruhi hasil akhir. Oleh karena itu, pesan disiplin menjadi instruksi utama dari staf pelatih.
Danang juga menegaskan bahwa laga melawan PSBS adalah pertandingan krusial. Ia berharap persiapan yang baik tidak berujung sia-sia hanya karena kesalahan dasar yang seharusnya dapat dihindari. “Harapannya, jangan sampai persiapan yang sudah bagus dalam tiga hari ini menjadi sia-sia karena kehilangan fokus di lapangan,” ujarnya.
Dengan segala tekanan, Persijap tetap memiliki peluang untuk bangkit jika mampu menjaga disiplin, fokus, serta memaksimalkan motivasi yang telah dipompa kembali. Laga di Maguwoharjo akan menentukan apakah Laskar Kalinyamat mampu memutus rangkaian hasil buruk atau justru semakin terperosok di papan bawah. Modal mental, ketenangan, dan disiplin bakal sangat menentukan jalan cerita mereka musim ini.
Sumber: ileague.id
Klasemen
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
Prediksi BRI Super League: Persija Jakarta vs PSIM Yogyakarta 28 November 2025
Prediksi BRI Super League: Bhayangkara vs Persebaya 28 November 2025
Rumor Ivar Jenner Gabung PSIM Yogyakarta di BRI Super League
Dries Mertens Nongol di Bali United: Liburan Biasa, Harapan Luar Biasa dari Fans Serdadu Tridatu
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Belgia vs Iran 22 Juni 2026
Piala Dunia 19 Juni 2026, 21:55
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Spanyol vs Arab Saudi 21 Juni 2026
Piala Dunia 19 Juni 2026, 21:15
-
Dengan Peran Lebih Tepat, Cristiano Ronaldo Masih Bisa Sangat Berbahaya
Piala Dunia 19 Juni 2026, 20:56
-
Amerika Serikat vs Australia: 5 Kunci Penentu Laga Krusial
Piala Dunia 19 Juni 2026, 19:58
-
Julen Lopetegui Murka Usai Qatar Dibantai Kanada 0-6, Ini Penyebabnya
Piala Dunia 19 Juni 2026, 19:25
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Turki vs Paraguay: Matias Galarza
Piala Dunia 20 Juni 2026, 15:45
-
Jadwal Lengkap Piala Dunia 2026
Piala Dunia 20 Juni 2026, 12:57
-
Hasil, Jadwal, Klasemen, dan Top Skor Piala Dunia 2026
Piala Dunia 20 Juni 2026, 10:59
-
Man of the Match Brasil vs Haiti: Vinicius Junior
Piala Dunia 20 Juni 2026, 10:47
-
Gelar Kejuaraan MMA, Pertacami Incar Medali Emas Asian Games 2026
Olahraga Lain-Lain 20 Juni 2026, 10:10
-
Klasemen Grup C Piala Dunia 2026 Usai Brasil dan Maroko Menang
Piala Dunia 20 Juni 2026, 10:03
-
Hasil Brasil vs Haiti: Matheus Cunha dan Vinicius Bersinar, Samba Menang
Piala Dunia 20 Juni 2026, 09:36
-
Man of the Match Skotlandia vs Maroko: Ismael Saibari
Piala Dunia 20 Juni 2026, 07:06
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28








