Buntut Tekanan PSSI, Manajer PSIS Mengundurkan Diri
Editor Bolanet | 26 Oktober 2010 20:15
"Saya mendapat tekanan dari PSSI untuk memilih salah satu, yaitu kompetisi yang digelar PSSI atau LPI. Akhirnya saya putuskan untuk mengundurkan diri dari PSIS," kata Novel Albakri di sela-sela pertandingan sepak bola Liga Super antara Pelita Jaya melawan PSPS Pekanbaru di Stadion Jatidiri Semarang, Selasa petang.
Ia mengatakan, dalam pekan ini dirinya akan menghadap pengurus harian PSIS untuk mempertanggungjawabkan yang telah dilakukannya dengan tim ini dan mengajukan pengunduran diri.
"Saya dipilih dan diangkat secara baik-baik dan juga mundur pun harus dengan cara yang baik," kata Novel Albakri yang juga seorang pengacara tersebut.
Ia mengatakan, sekarang ini dirinya telah membawa PSIS untuk bersiap tampil pada Kompetisi Sepak Bola Divisi Utama yang dijadwalkan digelar 15 November mendatang. "Saat ini kesiapan PSIS tampil pada musim kompetisi mendatang sudah 99 persen," katanya menegaskan.
Menurut dia, pada saat dirinya mundur ingin mempersiapkan tim asuhan pelatih Bonggo Pribadi tersebut 100 persen.
Ia menambahkan, dirinya terjun ke dunia sepak bola karena ingin adanya perubahan ke arah kebaikan sepak bola di Indonesia sehingga dirinya memilih LPI. "Saya tidak ingin PSIS atau pengurus lain yang jadi korban, biar saya saja," katanya.
"Saya sebagai salah satu deklarator LPI tidak bisa lepas dari itu. Saya ingin di Semarang ada tim yang ikut LPI dan kompetisi di bawah naungan PSSI," katanya menegaskan.
Seperti diketahui deklarasi Liga Primer Indonesia (LPI) digelar di Semarang, Minggu (24/10), ditandai dengan penandatanganan bola raksasa oleh perwakilan klub yang hadir pada deklarasi tersebut.
Sebanyak 17 klub hadir pada deklarasi tersebut dan siap mengikuti kompetisi yang dijadwalkan digelar 8 Januari 2011. Mereka adalah Semen Padang, PSPS Pekanbaru, PSMS Medan, Medan Chief Football, Persebaya Surabaya, Arema Indonesia, Persema Malang, Persibo Bojonegoro.
Kemudian Persis Solo, Semarang United, Maung Bandung Raya, Bogor Raya, Batavia United, Jakarta FC, PSM Makassar, Manado United, dan Bali FC. (ant/row)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Jerman Menang 7-1, Skor yang Sama Saat Lumat Brasil 12 Tahun Lalu
Piala Dunia 15 Juni 2026, 06:33
-
Jepang Tahan Belanda 2-2, Laga Terbaik Piala Dunia 2026 Sejauh Ini!
Piala Dunia 15 Juni 2026, 06:16
-
Man of the Match Belanda vs Jepang: Virgil van Dijk
Piala Dunia 15 Juni 2026, 05:24
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Spanyol vs Tanjung Verde
Piala Dunia 15 Juni 2026, 05:21
-
Hasil Belanda vs Jepang: Cetak Gol Menit 89, Samurai Biru Menolak Kalah!
Piala Dunia 15 Juni 2026, 04:55
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Swedia vs Tunisia
Piala Dunia 15 Juni 2026, 04:21
-
Tempat Menonton Piala Dunia 2026: Pantai Gading vs Ekuador
Piala Dunia 15 Juni 2026, 03:41
LATEST EDITORIAL
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28










